*********** BEGIN FORWARDED MESSAGE ***********
On 5/24/99 at 12:16 AM Ida A. Murti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>fyi guys and girl...
>---------------------
>Ini ada analisis dari rekan wartawan .... (ada di saya) mengenai
>partai-partai yang "katanya" pro status quo. Tulisan ini memang tidak
>dimuat di korannya karena alasan susahnya klarifikasi. Kriteria yang
>digunakan ada disebutkan.
>Bahkan beberapa teman wartawan telah membentuk sebuah tim khusus untuk
>melakukan investigasi mengenai partai-partai tersebut. Hasilnya, 24
>buah partai politik dari 48 ternyata positif pendukung status-quo dan
>didanai oleh klan Cendana.
>Siapa saja parpol-parpol itu?
>
>Ini dia daftar 24 partai pro-status quo sesuai dengan urutan nomor
>parpolnya :
>
>01. PARTAI INDONESIA BARU (PIB)
>Ini merupakan koalisi sembilan partai baru, diantaranya PARMI (Partai
>Aliansi Rakyat Miskin Indonesia). Ketua Parmi H Tengku Muhammad Idris
>Amir Chalid pernah terang-terangan menantang duel Amien Rais jika yang
>bersangkutan terus menghujat Soeharto dan keluarga. Sikap PIB jelas
>sekali yaitu menentang mereka yang menghujat Soeharto, dan tidak
>menolak
>seandainya Soeharto dipilih lagi sebagai Presiden periode mendatang
>oleh MPR
>hasil Pemilu 1999. Salah satu pendiri PIB adalah H Asnawi Mangkualam,
>bekas
>Gubernur Sumatera selatan. Kebanyakan aktivisnya pensiunan Pegawai
>Negeri.
>
>05. PARTAI KEBANGKITAN MUSLIM INDONESIA (KAMI)
>Para pendukung Partai KAMI ini adalah Majelis Dakwah Islamiyah (MDI),
>GUPPI dan Satkar Ulama. Ketiga ormas ini sejak lama_ menyalurkan
>aspirasinya
>lewat Golkar. Beberapa eksponennya kemudian memisahkan diri dan
>membentuk Partai KAMI untuk membendung massa Islam Golkar terutama dari
>kelompok
>tradisional pedesaan meluber ke partai-partai bentukan NU.
>
>13. PARTAI KEBANGSAAN MERDEKA (PKM)
>Partai ini diketuai oleh KH Zaini Achmad Noeh, pensiunan pegawai
>tinggi Departemen Agama yang pernah menjadi juru kampanye Golkar.
>Beberapa
>pilar pendukung PKM juga dikenal sebagai pendukung Golkar atau
>setidaknya
>bukan orang-orang yang dikenal secara politis. PKM dibentuk untuk
>menampung
>para nasionalis yang dulu berlindung di Golkar.
>
>14. PARTAI DEMOKRASI KASIH BANGSA (PDKB)
>Ini partai yang dibentuk beberapa aktivis Kristen dan Katolik yang
>pernah menjadi eksponen pendukung Golkar dan diharapkan bisa menyaingi
>kekuatan PDI Perjuangan di provinsi-provinsi berbasis Kristen dan
>Katolik.
>
>17. PARTAI SYARIKAT ISLAM INDONESIA 1905 (PSII 1905)
>Pecahan PSII yang dibentuk untuk memperlemah PSII pimpinan Taufiq
>Tjokroaminoto. Beberapa pertemuan rahasia dengan Ibnu Hartomo kabarnya
>diikuti beberapa utusan partai ini.
>
>20. PARTAI RAKYAT INDONESIA (PARI)
>Ini jelas partai status-quo, karena Ketua Umumnya Agus Miftach sejak
>lama dikenal sebagai petualang politik. Tadinya Agus dikenal sebagai
>Ketua
>Umum BLHI, sebuah LSM lingkungan plat merah yang didanai oleh Bob
>Hasan.
>Jaringan BLHI inilah yang disulapnya menjadi PARI. PARI juga mengikuti
>forum partai di Condet yang diadakan oleh Ibnu Hartomo. Agus juga
>kabarnya masih sering bertemu dengan Bob Hasan. Mobil Mercy dan BMW
>miliknya
>adalah hadiah dari Bob Hasan.
>
>23. PARTAI SOLIDARITAS PEKERJA (PSP)
>PSP secara rutin bertemu, sowan dan kabarnya juga mendapat suntikan
>dana dari Ibnu Hartomo, adik kandung almarhum Ibu Tien. Dan hal
>dilakukan
>PSP karena dijanjikan suara dari sejumlah ormas pekerja yang pembinanya
>adalah Ibnu. Suara kaum pekerja ini biasanya disalurkan ke Golkar, dan
>kini
>dibagi dua yaitu sebagian untuk PSP dan sebagian lagi untuk PSPSI.
>
>25. PARTAI NAHDLATUL UMMAT (Partai NU)
>Pimpinan partai ini yaitu KH Syukron Makmun sejak lama dikenal sebagai
>tokoh NU yang dekat dengan beberapa tokoh teras Golkar. Syukron juga
>punya peran dalam pendirian PDI-nya Golkar.
>
>26. PARTAI NASIONAL INDONESIA - FRONT MARHAENIS_ (PNI - FRONT
>MARHAENIS)
>Ketua Umum Partai ini adalah Probosutedjo yang merupakan adik tiri
>mantan Presiden Soeharto. PNI Front Marhaenis diharapkan bisa mencuri
>seperempat suara kaum nasionalis yang disalurkan lewat PDI Perjuangan
>dan
>PNI-Supeni.
>
>27. PARTAI IKATAN PENDUKUNG KEMERDEKAAN INDONESIA (IPKI)
>Dipimpin oleh Letjen TNI (Purn) R Soeprapto, mantan Gubernur Jakarta
>yang beberapa Pemilu menjadi juru kampanye dan pendukung setia Golkar
>bahkan pada Pemilu 1997 semua eksponen IPKI menyalurkan aspirasinya ke
>Golkar
>padahal pada 1973 IPKI merupakan bagian dari fusi PDI. Sayap Golkar
>pro-Soeharto diperkirakan sebagian akan lari mendukung IPKI.
>
>28. PARTAI REPUBLIK
>Ketua Umumnya Syarifudin Harahap adalah pengusaha yang cukup berhasil
>dan dekat hubungannya dengan Aburizal Bakrie. Pada masa Orba,
>Syarifudin
>sempat menjadi Sekjen PPP di bawah Naro. Partai ini juga anggota forum
>partai
>yang diadakan oleh Ibnu Hartomo. Partai ini juga menolak pengadilan
>atas
>Soeharto dengan alasan mantan Presiden itu besar jasanya bagi negara.
>"Kami Welcome terhadap keluarga Cendana. Mereka kan belum dicabut
>haknya,
>sedangkan bekas PKI saja boleh masuk partai,'' kata Syarifudin enteng.
>
>29. PARTAI ISLAM DEMOKRAT (PID)
>Dipimpin oleh Drs H Andi Rasyid Djalil, PID dikenal sebagai partainya
>Mbak Tutut karena memang jaringan partai ini ke daerah-daerah
>menggunakan
>jaringan Yayasan Kiara yang dipimpin Mbak Tutut. Dana partai ini juga
>berasal dari Mbak Tutut sekeluarga.
>
>30. PARTAI NASIONAL INDONESIA - MASSA MARHAEN (PNI-MASSA MARHAEN)
>Bachtar Oscha Maliki, Ketua Umum partai ini meskipun pernah memimpin
>DPC PDI Jakarta Selatan akan tetapi sesungguhnya banyak aktivis partai
>ini
>sebetulnya berkulit merah tetapi didalamnya kuning. Pernah beberapa
>kali mengirim utusan ke pertemuan bersama Ibnu Hartomo.
>
>32. PARTAI DEMOKRASI INDONESIA (PDI)
>PDI yang dipimpin oleh Budi Hardjono ini merupakan pendukung setia BJ
>Habibie dan ABRI, karena tanpa mereka maka PDI tidak akan bisa aman
>menjalankan aktivitasnya karena sudah dicap pengkhianat oleh kelompok
>Megawati yang ada di PDI Perjuangan. Jalan satu-satunya untuk tetap
>aman
>adalah menjadi pendukung status-quo dengan tujuan menggembosi PDI
>Perjuangan. Di pedesaan banyak orang akan terkecoh dengan lambang PDI
>karena PDI Perjuangan sudah mengganti nama dan simbol.
>
>33. PARTAI GOLONGAN KARYA (Golkar)
>Sudah jelas dan tidak usah dikomentari lagi, meski di dalam partai ini
>bercokol sejumlah demokrat seperti Marzuki Darusman, Din Syamsudin dan
>Adi Sasono. Golkar berkepentingan mempertahankan status-quo justru
>untuk
>kepentingan petinggi partainya dan bukan demi Soeharto. Dan karena itu
>sayap Golkar pendukung Soeharto tidak akan memilih Golkar dalam Pemilu
>nanti.
>
>34. PARTAI PERSATUAN (PP)
>Dibentuk untuk menggembosi PPP yang memang kembali galak dalam
>berpolitik.
>PP memanfaatkan banyaknya luberan suara akibat salah nyoblos karena
>PPP yang asli berganti gambar dari bintang ke Ka'bah. Ketua umumnya
>yaitu
>HJ Naro sudah lama dikenal sebagai musuh umat Islam karena kelakuan
>politiknya yang tidak terpuji di masa lalu.
>
>38. PARTAI MUSYAWARAH KEKELUARGAAN GOTONG ROYONG (PARTAI MKGR)
>Pecahan partai Golkar dan dipimpin oleh mantan Menteri UPW Ny Mien
>Sugandhi. Mengklaim didukung oleh 10 juta suara anggota MKGR, sebagian
>pendukung Soeharto terutama dari kalangan menengah dan pengusaha akan
>menyalurkan aspirasinya ke partai ini.
>
>40. PARTAI CINTA DAMAI (PCD)
>Partai ini dipimpin oleh Drs Iskandar Zulkarnain yang sebetulnya tidak
>dikenal sebagai orang politik. PCD memanfaatkan jaringan kalangan
>Ahmadiyah Indonesia yang dulu menyalurkan aspirasinya ke Golkar.
>
>41. PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN (PKP)
>Dipimpin oleh Edi Sudradjat, mantan Menhankam yang sakit hati karena
>tidak berhasil mengalahkan Akbar_ Tandjung dalam perebutan kursi Ketua
>Umum
>Golkar. Orang-orang kritis di Golkar dan rata-rata dari ormas Kosgoro
>ditarik ke PKP. Kalangan veteran dan purnawirawan adalah ujung tombak
>PKP.Tujuan PKP sendiri sebenarnya cuma satu yaitu menggembosi suara
>Golkar
>habis-habisan.
>
>
>42. PARTAI SOLIDARITAS PEKERJA SELURUH INDONESIA (PSPSI)
>Peserta forum partai Ibnu Hartomo di Condet, dan didirikan oleh
>eksponen ormas FSPSI yang selama ini menyalurkan suaranya ke Golkar.
>
>43. PARTAI NASIONAL BANGSA INDONESIA (PNBI)
>Sebagian besar pengurusnya adalah orang-orang AMPI, ormas Pemuda
>Golkar dan didirikan untuk menampung rembesan suara dari kalangan muda
>Golkar dan
>juga pemuda Panca Marga.
>
>44. PARTAI BHINNEKA TUNGGAL IKA INDONESIA (PBI)
>Sejumlah kalangan etnis Tionghoa yang selama ini menyalurkan suara ke
>Golkar mendirikan partai ini.
>
>45. PARTAI SOLIDARITAS UNI NASIONAL INDONESIA (SUNI)
>Dipimpin oleh Abu Hasan, pesaing Gus Dur di Muktamar NU di Cipasung.
>Jaringan politik yang dipakai adalah jaringan politik ormas KPP-NU,
>pesaing NU yang kuat di luar Jawa. Tujuannya menggembosi perolehan
>suara PKB,
>partai yang dibentuk Gus Dur.
>
>47. PARTAI UMMAT MUSLIMIN INDONESIA (PUMI)
>Sebagian eksponen PPP dan Golkar bersama-sama mendirikan PUMI. Partai
>ini untuk menampung massa Islam_ modernis yang selama ini menyalurkan
>aspirasi ke Golkar
>
>
>48. PARTAI PEKERJA INDONESIA (PPI)
>Peserta forum partai politik pimpinan Ibnu Hartomo, orang Cendana asli
>(semua sudah pada tahu).
>
>_____________________________________________________________
>Do You Yahoo!?
>Free instant messaging and more at http://messenger.yahoo.com
>
>------------------------------------------------------------------------
>Why are most stock sites so slow and annoying to use? StockMaster.com
>is fast, easy, powerful, and free! Use company names, not ticker
>symbols. Track your portfolio. Visit: http://clickhere.egroups.com/click/65
>
>
>eGroups.com home: http://www.egroups.com/group/ti04
>http://www.egroups.com - Simplifying group communications
>
>
>
>
>
*********** END FORWARDED MESSAGE ***********
* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]