dan ini  tidak kita sadari,  dan dimanfaatkan oleh Barat terutama USA,
sehingga banyak perangkat (keras/lunak) yang sebenernya tidak perlu di
upgrade tapi karena kekhawatiran yang berlebihan harus diupgrade. tentunya
karena negara kita itu hanya sebatas pemakai, maka kita harus membelinya
dari negara-negara maju. Nah itu kan pengeluaran devisa negara. Di berita
beberapa waktu yang lalu salah satu BUMN kita mengeluarkan dana US$ 60 juta
hanya untuk upgrade system supaya Y2K compliant. Kapan Indonesia terbebas
dari utang kalo seperti ini trus?.



----- Original Message -----
From: Ade Junaedi Ahmad <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, November 25, 1999 8:36 AM
Subject: Re: [GUNADARMA] ANJURAN UNTUK PERGANTIAN TAHUN 1999 ke 2000


>
> HDT-Hudiantoro wrote:
>
> > Assalamu'alaikum Wr. Wb.
> >
> > <deleted>>
>
> > 1. Sediakan uang tunai dan barang-barang keperluan rumah tangga untuk
> > beberapa hari sebelum dan beberapa hari sesudah pergantian tahun.
> > <<deleted>>
>
> Sebenarnya ada beberapa kekhawatiran yg saya pikir berlebihan, setahu
> saya pompa
> bahan bakar di pom bensi tidak menggunakan waktu cuma meteran pengukur
> volume.
> Juga PLN, juga telepon, yg mungkin akan salah adalah pengukur pulsa
> telp, tapi
> pun demikian kalo pengukur waktu antara sistem jam dan kalender terpisah
> seharusnya tidak akan terjadi masalah yg cukup serius , toh alat2
> pengukur waktu
> itu bisa di by pass, seperti kita menyalakan generator listrik. Saya
> agak
> melihat bahwa pergantian abad ini banyak diwarnai oleh kesempatan org2
> yg akan
> mengambil kesempatan untuk berbisnis yg momennya sangat terbatas.
> Seperti pernah
> terjadi issue yg dihembuskan org s'pore dan sekitanya bahwa waktu bukan
> agustus
> 98 akan terjadi kerusuhan yg ternyata tidak terbukti, itu hanya satu
> cara untuk
> meningkatkan hunian hotel yyg telah kosng dalam waktu yg cukup lama.
> Tapi anyway
> info ini cukup banyak yg bermanfaat
>
>
>
>


* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke