Si Eka pengen belajar bikin game (mengajar matematika lewat game)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kalau orang banyak ingin mengajari matematika ke anak-anak dengan cara
menggunakan beragam game, saya mendapatkan idea MENGAJAR MATEMATIKA
PADA ANAK-ANAK DENGAN CARA MEMBUAT GAME.  Idea ini keluar ketika saya
menghadapi cecaran si Eka (anak kecil pemakai Linux yang pernah saya
ceritakan).

Sebagaimana biasanya rata-rata anak kecil tidak suka dengan pelajaran
Matematika (katanya dalam bahasa Jerman.. schei** Mathe .. sorry kata-kata
kurang sopan jadi dikasih bintang..he.he), begitu juga si Eka ini (oh iya
dia kelas 3 SD, baru tahunya operasi tambah, kurang, bagi, dan kali).
Jadi dia bertanya ke saya, kalo mau bikin game harus tahu Matematika..?
saya jawab iya....

Dia tanya lagi buat apa...?? saya jawab,  kalo kamu mau bikin 3D dan
semuanya.. itu tentu butuh.. donk.

Wah.. tapi kalo game yang jelek seperti meriam tembak-tembakan itu khan
nggak butuh ?, dia tanya lagi mencoba menawar.

Saya jawab butuh...  juga.. kemudian saya beri gambaran game paling
sederhana

        --------------------------------------
XX
        -----------!        !-----------------
                   !        !
                   !        !
                       O

Nah misalnya titik 'O' itu adalah mobil.  Nah lalu dengan game itu (dengan
panah atas, kiri, kanan, bawah) si mobil harus digerakkan sampai ketemu
posisi X. Nah gimana caranya.. game itu bisa bekerja.

Jelas untuk menerangkan hal itu, saya mulai menerangkan prinsip koordinat
2 dimensi yaitu (x, y).  Nah misal posisi 

0 = (100,0)

dan tujuannya

X = (0, 100)

Nah mulai saya terangkan ke si EKa "kalau kamu teken TOMBOL_ATAS, maka
artinya"

   posisi = (x, y+1)

Jadi bisa dilakukan penggambaran mobil 0 itu di posisi yang baru.

Begitu juga ketika ditekan TOMBOL_BAWAH maka artinya
  posisi = (x, y-1)

Demikian juga untuk TOMBOL_KIRI dan TOMBOL_KANAN

Si Eka jadi mulai mikir.. dan memahami kenapa dia perlu belajar
matematika.. hanya untuk suatu GAME yang sederhana, Dia lalu tanya.. kalau
game seperti Lara Croft (Tomb Raider) itu gimana 3D-nya.. 

Saya jawab.. wah itu bukan matematika lagi. harus belajar fisika juga,
kalau nggak gimana bisa bikin cahaya.. asap dan lain-lainnnya.  Kebetulan
saya membawa majalah TIMES yang membahas games, dan di salah satu foto
dari si game disainer, dia berdiri di papan tulis yang penuh rumus
Fisika..( ada ROT, DIV , integral dsb).  Nah setelah saya beritahu bahwa
si orang itu adalah game disainer, dan kalau ingin bikin game
mau-nggak-mau belajar seperti itu, dia jadi tertarik mengetahui.  Apa itu
notasi ROT, DIV, Integral.

Mungkin dengan cara menggunakan "jargon yang lebih familiar" untuk "anak
sekarang" maka pelajaran matematika/fisika/analisis numerik/matematika
diskret/ dapat menjadi lebih menarik.

Dengan contoh pencahayaan pada GAME seperti Lara Croft, dapat diterangkan
distribusi panas, formula cahaya.  Dengan contoh, teknis filter suara pada
game, bisa diterangkan FFT dan lain sebagainya.  Sehingga pelajaran 
matematika, Fisika, analisis numerik kepada mahasiswa tidak menjadi suatu 
yang membosankan.. Malah mungkin akan menjadi pelajaran yang
ditunggu-tunggu mahasiswa..

IMW

===========================================================================
I Made Wiryana (0521-106 5328)            Universitas Gunadarma - Indonesia
Rechnernetze und Verteilte Systeme  http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/made
Universitaet Bielelfeld                                   Check my e-zine :
[EMAIL PROTECTED]    http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/majalah
===========================================================================







* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke