Mas Ade,
Saya kira tidak hanya W2K yang dibajak, tetapi saat ini Linux banyak
sekali yang dibajak di glodok.
Saya cukup prihatin tetapi gimana yach???
Salam
Richky
Ade Junaedi Ahmad wrote:
>
> Windows 2000 dibajak, ada kommentar IMW di bawah ini
>
> Ade
>
> http://www.detik.com/net/200001/2000121-165839.html
>
> Windows 2000 Dibajak
> Microsoft Hanya Bisa Pasrah
>
> Reporter: Donny BU
>
> detikcom - Jakarta,
> Microsoft agaknya tidak berdaya
> menghadapi
> pembajak-pembajak-pembajak software di
> Indonesia. Mereka hanya
> bisa pasrah. "Dibajak, ya sudah", ujar
> Cynthia Iskandar, Marketing
> Communication Executive Microsoft
> Indonesia saat dihubungi
> detikcom Jumat (21/1/2000).
>
> Menurut Cyntia, lepas dari
> dampak makin maraknya pembajakan
> produk Microsoft Windows
> 2000, yang perlu ditekankan adalah
> fenomena tersebut merupakan
> indikator animo masyarakat
> Indonesia yang masih besar
> terhadap produk-produk keluaran
> Microsoft.
>
> Namun menurut Cyntia, bukan
> berarti Microsoft lepas tangan
> terhadap aksi-aksi
> pembajakan tersebut. "Tapi memang pangsa
> pasar yang kini sedang
> dituju adalah perusahaan-perusahaan
> yang menggunakan produk
> Microsoft yang mendapatkan profit
> baik secara langsung maupun
> tidak langsung dari penggunaan
> produk tersebut," ujar dia.
>
> Ternyata Minggu (16/1/2000)
> pihak Microsoft telah menemukan
> CD-CD Windows 2000 full
> version seperti yang diberitakan oleh
> detikcom pada artikel
> sebelumnya. Untuk versi Compaq kuat
> diduga itu adalah Windows
> 2000 versi final. "Microsoft memang
> memberikan CD corporate
> evaluation copy kepada
> perusahaan-perusahaan
> tertentu untuk di evaluasi
> kekurangan-kekurangannya."
> ujar Chynthia.
>
> Menurut MCE Microsoft
> Indonesia itu bisa jadi CD tersebut
> memang di-copy secara
> diam-diam. Seperti diketahui, Compaq
> berkerja sama dengan
> Microsoft untuk meluncurkan
> produk-produk komputer
> keluaran Compaq di dalamnya sudah
> termasuk Windows 2000.
>
> Jadi apakah kebocoran
> tersebut berasal dari perusahaan
> Compaq ? Nampaknya Cynthia
> tidak dapat memberikan
> konfirmasi peri hal
> tersebut. Pun ketika detikcom
> mengkonfirmasikan informasi
> bahwa produsen CD program
> bajakan adalah produsen CD
> musik di Indonesia, Microsoft
> Indonesia nampaknya juga
> tidak dapat memberikan komentar.
>
> Pada kesempatan lain, RM
> Roy Suryo, seorang pemerhati
> multimedia dan pengamat
> teknologi komunikasi UGM
> menyatakan bahwa fenomena
> pembajakan tersebut sebenarnya
> berawal dari kesalahan
> pengguna komputer pada awal-awalnya.
> "Orang-orang dulu membeli
> komputer seperti membeli radio atau
> televisi, beli alatnya saja
> sudah bisa menikmati suara atau
> gambarnya," ujar dia.
>
> Menurut Roy, mereka tidak
> sadar bahwa isi dari komputer itu
> juga seharusnya mereka
> beli.
> "Memang benar, dari dulu
> sampai sekarang setiap kita hendak
> membeli komputer, selalu
> minta di-install program-program
> pilihan.
>
> Jadi setiap ada alokasi
> dana untuk pembelian komputer, selalu
> yang tercantum adalah
> hardware-hardware, sama sekali tidak
> masuk biaya software," ujar
> Roy. "Sebenarnya produk software
> sebuah vendor, Windowsnya
> Microsoft misalnya, tidak mahal
> kalau dari awal pemakainya
> membeli produk resminya. Toh
> mereka tinggal
> upgrade-upgrade saja dengan potongan biaya
> yang besar", tambah dia
> lagi.
>
> Sementara itu I Made
> Wiryana, seorang pemerhati Internet dan
> pakar TI Gunadarma, kepada
> detikcom mengatakan yang
> terbaik adalah menggunakan
> operating system yang open
> source. "Dengan konsep open
> source tersebut, sebuah o/s tidak
> akan menjadi mahal harganya
> dan cenderung gratis," ujar dia.
>
> Selain bisa mengembangkan
> potensi masyarakat Indonesia
> dalam bidang IT, budaya
> bajak membajak pun dapat ditekan
> sedemikian rupa. "Salah
> satu o/s yang ditawarkan oleh I Made
> adalah Linux, sebuah
> operating system yang berbasis pada Unix
> dan dikembangkan oleh Linus
> sebagai sebuah o/s yang open
> source. "Siapapun dapat
> menggunakan Linux dan
> mengembangkannya secara
> cuma-cuma," kata I Made.
>
> Memang fenomena CD bajakan
> ini menarik. Salah satu aktifis
> Hackerlink yang menyebut
> dirinya sebagai system tidak dapat
> berkomentar banyak mengenai
> pembajakan tersebut. Mana
> ujung mana pangkal fenomena
> pembajakan tersebut sudah
> terlalu ruwet, ungkap dia.
> "Saya sendiri menggunakan dua buah
> operating system. Windows
> 98 dan Linux. Windows nya yang
> versi asli lho", ujar
> System.
>
> Windows 98 digunakan dia
> untuk games dan mengerjakan
> proyek, sedangkan Linux
> digunakannya untuk mengutak-atik Perl
> dan PHP. "Saya penasaran
> dengan sistem keamanan di
> Windows 2000" ujar dia.
> System pun mengungkapkan niatnya
> untuk mendapatkan Windows
> 2000 Professional aslinya, bukan
> karena gengsi kalau membeli
> bajakan, tetapi karena di versi
> aslinya dia bisa
> mendapatkan manualnya.
>
> Memang tampaknya sudah
> menjadi rahasia umum, setiap produk
> Microsoft yang menjadi buah
> bibir di kalangan pelaku TI, akan
> menjadi incaran
> pembajak-pembajak yang ntah karena apa
> selalu sulit dan nyaris
> tidak mungkin untuk di atasi. Bajakan atau
> yang asli, pilihan tersebut
> kembali kepada diri anda.
>
> * Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
> * Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
> * Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
> * Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
> * Administrator: [EMAIL PROTECTED]
* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]