At 2/10/00 9:39:00 AM, Adi Permadi wrote:
>On 09/02/00 at 0:28 Ida A. Murti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>Heheh.. harap dimaklumi laaahhh.. LAB TI kan nggak sama dengan LEPKOM.
>Asisten LABTI kan nggak punya akses (gratis) ke internet (kecuali kalo
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
>dirumahnya langganan, itu laen lagi!)
>Jadi gimana mo ngasih taqnggepan???
>-ida-
Betul kan, Pak Made??
Mana ada Uni mau ngasih akses gratis....
LEPKOM aja sekarang "dijual"....
Terus kapan Uni mau ngembangin mahasiswanya???
Mungkin anda berpikir.... mahasiswanya
aja yang ngga aktif...
Ini benar-benar ngga terbukti.
Setiap ada kursus LEPKOM (tentunya ini tidak "gratis")
pasti "laku keras"... hehehe
kayak jual koran cepe'an.
Arus bawah ini sebenarnya sudah ingin
berontak... tapi yah... nanti dikira "subversif"...
Saya sekarang berandai-andai....
Jika saja Uni kasih kursus ke mahasiswa itu
free of charge... (perlu anda tahu aja
kursus ini sekarang wajib diikuti....
dan tidak gratis... dan tentu saja tidak murah...
ngga kayak Linux yang "free")
tentu tidak lama lagi bakal
keluar berbagai macam software
dari Uni kita ini.
Jadi menghemat devisa kan???
Terutama menghemat kocek
mahasiswa sendiri....
Sepertinya masih lama kita mau buat
"booming" bahwa software itu
diproduksi dari kampus kita
kalau keadaannya terus begini.
Tidak ada bedanya KAMPUS dengan KURSUS.
* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]