*********** REPLY SEPARATOR ***********
On 11/02/00 at 16:12 I Made Wiryana wrote:
>Ternyata KITA memang belum berubah
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
<-- deleted -->
Berubah.. ?
KITA sudah berubah !
yang belum berubah ? GUNADARMANYA ! (maaf saya bukan menjelek2xan Gunadarma)
proses adanya LABTI sendiri pun sampai seperti sekarang tidak lepas dari kerja keras
dan "tebal muka" dan "tebal kuping"
dari para pendahulu2x LABTI.
Fasilitas ? internet ? tidak ada tuh yg ngasih ...
adanya juga kuping merah karena diomelin tagihan telepon dirumah membengkak.
malah ada beberapa dari kita yang rela meminjamkan peripheral komputenya untuk
digunakan dalam LAB.
Satu dari kita malah pernah meminjamkan komputer pribadinya sebagai server untuk LABTI
karena keterbatasan alat
Pulang malem ? dikunciin ? lompat jendela ? SERING !!!!
Harddisk, Memori, TV Tuner, MPEG Card, CD, Buku2x, banyak tuh yang disumbangin untuk
LAB.
Mendanai LAB ?
Banyak cara yang sebenarnya kita ingin lakukan. Dari ingin menjadi software house
sampai ingin menjadi training house.
TAPIIIIII...... tau khan tapinya..... Dan dari kita2x tidak ada tuh rencana mendanai
LAB dari para praktikannya sendiri. Itukan
kebijaksanaan dari GUNADARMAnya.
Modul ? materi praktikum ?
Banyak yg kita ingin tambah, seperti yg bapak sebutkan, TAPIIII... balik lagi ada
tapinya kita(LABTI) hanya praktikum penunjang
kalau tidak ada dalam kurikulum ya tidak akan jalan.
Toh sudah ada (pernah) niat baik dari LABTI untuk bikin semacam workshop di luar
materi yg ada.
Akses internet ?
Kalau saja seandainya dulu boleh memasang line telpon sendiri, dibiayai sendiri, pasti
akan lain ceritanya.
maaf juga kalau jawabannya agak "kasar"
Cuman disini kalau berbicara mengenai Asisten LABTI berarti berbicara seluruh angkatan
asisten LABTI. Termasuk Alumninya
Dan KAMI bukannya tidak pernah melakukan seperti yang pak Made bilang.
KAMI bukannya minta fasilitas, tapi berharap Gunadarmanya pun turut mensupport
keinginan dari para mahasiswanya yang ingin berkembang.
KITA juga harus sadar.. banyak keterbatasan2x yg dimiliki oleh para mahasiswanya.
Bukan berarti semua mahasiswa hanya mau fasilitas saja.
Para asisten LABTI yg sekarang pun mungkin banyak ide2x yg ingin dikembangkan tetapi
mentok oleh kebijaksanaan dari pihak kampus.
Dan mungkin banyak juga yg tidak ingin menjawab/menulis pertanyaan bapak, ya karena
hal yg sama.
kalau saya sudah mendengar dan kalau bapak bisa menjadikan LABTI sebagaimana LAB yang
seperti bapak inginkan/impikan..
saya SALUT pak... bener.. SALUT.. sumpah SALUT !!!!!!!!
please... no offense.
nb: mungkin KAMI membutuhkan tindakan nyata, "penglihatan" yg nyata, bukan hanya
konsep2x..
Ady Permadi
UIN: 1733329
e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Web Support & Development Departement
PT. Sarana Webindo Netrada
email:[EMAIL PROTECTED]
http://www.netrada.co.id
* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]