Kalau memang seperti itu tanggapan dari Pak warsono , saya rasa jiwa
profesional kita akan tumbuh kalau iklim itu tumbuh dari lingkungan kita
sehari - hari , sekarang kita sudah memenuhi kewajiban kita sebagai seorang
Mahasiswa
seperti memenuhi segala peraturaan yang ada di UGD , suatu ketika kita
komplain karena ada suatu hal contoh : nilai kita yang tidak muncul di
daftar nilai sedang kita sudah mengikuti Kuliah , bayar SPP, SKS , ikut
ujian dan segala tetek bengek yang ada pas kita komplain kita di suruh
kesana - kesini dengan dalih ohhhh ini kesalahaan bagiaan ini coba kesini
dan nada yang menyepelekan kita , apakah anda di saat seperti itu anda
memikirkan juga bagaimana apa yang dirasakan mahasiswa .
Saya rasa jika anda merasakan Kuliah Sambil kerja dimana anda hanya punya
waktu untuk mengurus itu pada hari sabtu atau pada saat libur kerja tapi
pada saat itu anda di buat seperti diatas , apakah anda akan bersikap
propesional di saat orang yang anda hadapi sudah berpikiran apriori
terhadap anda .




[EMAIL PROTECTED] on 02/21/2000 09:24:16 AM

Please respond to [EMAIL PROTECTED]

To:   [EMAIL PROTECTED]
cc:    (bcc: Tri Maryono/HMD/OPG/SDD)

Subject:  Re: [GUNADARMA] Tantangan Ke dua..




Bukan masalah bayar atau nggaknya mas :) seandainya anda jadi orang BAAK
saya fikir akan berbuat yang sama :) kenapa ?
bukan saya belain mereka, karena saya pernah mengalami hal yang sama denga
orang BAAK :)

saya ambil contoh :) Coba anda bayangkan, di Gunadarma itu ada banyak
peraturan atau pun rule, misalnya tentang pengambilan cuti, pengulangan
mata kuliah, jadwal, bentrok ujian dsb.  Petugas UG (Univ. Gunadarma :red)
:) itu berapa orang ? BAAK berapa orang ? sedangkan mahasiswa berapa ribu ?
jadi 1 orang petugas bisa jadi melayani 1000 - 2000 mahasiswa persemester ?
apakah itu sebanding??

Sementara mahasiswa kadang-kadang nggak mau mengambil inisiatif misalnya
"Rajin Membaca Pengumuman", coba kalo siap mahasiswa menanyakan pertanyaan
yang sama bergantian, padahal sudah ada dalam pengumuman ? sebagi manusia
normal saya akan bilang "silahkan baca pengumuman" :)
Lama-kelaman jadi "emosi juga" karena keterbatas manusia itu sendiri :)

Jadi saya juga menghimbau kepada rekan mahasiswa, kalau anda menyebut kata
"propesional" coba tengok apakah diri kita juga sudah propesional ?
jangan sampai menyalahkan orang lain,  apalagi yang sudah bekerja tentunya
tahu dong arti propesionalisme itu hehehehehe... :)
Jadi saya juga mengharapkan, kepada rekan-2 yang masih mahasiswa cobalah
kreatif membaca rule yang ada ataupun peraturan-2  :)

Seharusnya apabila kita menjadi mahasiswa ssudah bisa berfikir kritis :),
jangan sampai "ikut demo" tapi nggak tahu apa yang didemo hehehehehee...
kan lucu :)

salam
/home/war$ _







Please respond to [EMAIL PROTECTED]

From: "Tri Maryono" <"tri_maryono" @ swadharma.com> on 02/21/2000 01:00:46
      AM GMT
To:   milis @ gunadarma.ac.id
cc:    (bcc: WARSONO/MIS/UNITED_TRACTORS)
Subject:  Re: [GUNADARMA] Tantangan Ke dua..






Saya pengen tau kenapa yaaa petugas - petugas pelayanan di gunadarma tidak
kompetibel dan open mind , kelihatannya seperti tidak propesional banget
kayak orang tidak berpendidikan terutama orang - orang BAAK ,
jadi saya pikir dimana letak pelayanan gunadarma itu yaaaaaaaaa , apa
mereka orang - orang pinter jadi nggak mau melayani kita mahasiswa yang
masih bloonnnnnnnnnn kali yaaaaaaaaaa padahallll kan kita bayar khan
bukanya gratis lhooooooooo jadi wajar aja kalau ada mahasiswa yang
melalukan pemukulan terhadap petugas pelayanan








* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]








* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke