Dari dulu emang maunya loket itu di jadiin satu pintu aja :) jadi BAAK,
PSMA, Ujian Negara, dkk semuanya satu tempat biar mahasiswa nggak merasa di
ping-pong :) nggak tahu sampai sekarang kayaknya belum terlaksana
hehehehee.. :)
Memang untuk anak malem ini kasihan sekali hehehehee.. nggak punya akses
Loket pada malam hari, ini karena yang penjaga loket nya itu-itu juga jadi
pemain ganda udah ngajar/nunggu loket/layanin mahasiswa hehehehe.. masa
harus sampai malem juga :) udah setengah hari aja pada "kepanasan"
hhehehehehe.. apalagi kalo sampai malem :)
Kenapa kuliah malem bayarnya lebih mahal, karena nggak ada dosen yang mau
ngajar malem jadi bayar dosennya juga harus agak mahal dan biasanya
kebayakan dosen yang tidak tetap atau bukan staff tetap hehehehehe... ini
pendapat gue lho :P ya mudah-mudahan aja ada yang mau kerja lembur
hehehehehe.. harus om Made tuh sambil buka "loket" biasanya kan pulang
pagi hehehehe.. :)
/home/war$ _
Please respond to [EMAIL PROTECTED]
nach gimana kalau loket pelayanan di gedung 4 lantai satu dibikin juga
pagar untuk antrian
kayak di stasiun gambir, saya rasa ngga besar koq biayanya untuk itu semua.
kemudian kalau bisa semua loket pelayanan di satukan di gedung itu (spt,
sekjur dan ijazah masih ekslusif)
,dan hal yang paling "penting" buat loket pelayanan khusus untuk anak kelas
malam, karena semua loket buka dari pagi sampai petang, repotkan kalau izin
terus dari kantor buat ngurus ini dan itu ke kampus dan harus di ingat anak
malam bayar BPPnya lebih mahal lho dari anak pagi, mbok yaa di buka
pelayanan sampe jam 20.00 malam"
kalau naik kereta api aja yang mahal pelayanannya cukup lumayan, masak
kuliah yang bayarnya mahal
koq tidak ada pengecualian alias podho wae, lhaa kepiye reek.
Adjie
* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]