At 3/6/00 10:45 PM, I Made Wiryana wrote:
>>On Mon, 6 Mar 2000 [EMAIL PROTECTED] wrote:
>> - Mahasiswa BUKAN anak SMU yang harus disuapi ilmu !!, harus di beri
>> rumus-rumus yang lengkap
>> - Mahasiswa = terdiri dari dua kata Maha dan Siswa , kalo yang namanya
>> Maha berarti "lebih" seharusnya siswa yang lebih berfikir dewasa, kreatif,
>> mandiri (bukan ujian mandiri, red) dan disiplin.
>> - Mahasiswa HARUS memiliki tujuan dari hidupnya dia sendiri ( contoh : saya
>
> Saya sepakat dg Bung Warsono (gile... pakai Bung aja biar terkesan
> egaliter..) Jadi :
>
> Kondisi mahasiswa yang diharapkan "maha" dan kenyataannya ada yang tetap
> "siswa" sering kali membuat para dosen menjadi "kagok".
> Tetapi repotnya kadang banyaknya mahasiswa yang belum merasa "maha"
> (terutama kalau sampai pada kewajiban... he.h.e beda kalau berkaitan
> dengan hak... semuanya pengen jadi "maha").. seringkali lebih membuat
> repot pihak sekolah (misal dalam hal penyediaan fasilitas dsb).
setuju 100%. Saya hanya menyinggung implementasinya aja yang kurang baik..
> Tapi banyak juga yang "patah" semangat karena respon yang diberikan oleh
> para mahasiswa. Jadi banyak para dosen yang "awalnya" begitu bersemangat
> ingin mengajar.. dg materi tambahan. Akan tetapi ketika melihat
> "response" mahasiswa misal (saling ngobrol), diberi tugas malas-malasan.
> Semangat yang tadinya berkobar-kobar itu menjadi hilang terbawa angin
> malam..he.he.he.
hmm..kesannya jadi salah mahasiswanya semata yah..padahal seperti yang Pak
Made bilang: di Jerman satu ruangan 200-an orang itu wajar, si dosen "tak
peduli" mahasiswanya mau mendengarkan .or. tidak
> Menurut pengalaman saya... Gunadarma termasuk institusi yang paling bisa
> menerima "perbedaan pendapat bawahan"... 8-). Saya tergolong yang sering
> berbeda pendapat.. baik sejak "mahasiswa" hingga jadi staff.
staff2 "idealis" sekarang: hayo ngakuuu :)
Namun meski demikian belum tentu benar semua persepsi mereka
> Betul... saya setuju. kalau ada yang seperti itu laporkan saja...!!!!!!
> Tapi dengan BUKTI....
siap!!! :D
At 3/6/00 11:25 PM, I Made Wiryana wrote:
> Biasanya kalau memang kondisi sudah buruk "langkah ekstreem"
> diperlukan...8-)
rasanya langkah2 berikut tidak ekstrem, namun bisa dilakukan karena kondisi
sudah buruk:
- maksimum tiga kali UM per mahasiswa
- adakan semester pendek
- tingkatkan kualitas ujian yang ada, mis dengan assignment seperti kata
Pak Made.
- ada lagi yang menambahkan?
Mark.
* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]