Cisco cache engine bisa di manage melalui :
1.Command line 
2. SNMP
3. Telnet / TFTP
4. GUI 

yang perlu diperhatikan adalah .. jika kita menggunakan cisco cache engine, maka di 
web browser client tidak perlu di set ( port proxy , name proxy etc ) seperti jika 
kita menggunakan proxy. 

Hanya saja di interface cisco anda harus di nyalakan WCCP ( Web Cahce Communication 
Protocol ) dimana semua traffik port 80 akan dilempar ke cache engine ( atau cache 
cluster ....
beberapa cache engine dapat di cluster ) ..

Perbedaan lain dengan proxy adalah reverse-proxy ... ini biasa digunakan untuki server 
farm yang sangat sibuk untuk meningkatkan performances ....

Saingannya : alteon , network appliance 

mudah-mudahan membantu

rgds.

taufik kurniawan


_____________________________________________________________
Email Powered by Everyone.net

* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke