> 3. Pake bootdisk + rescuedisk. > -gunakan kedua disket itu untuk masuk ke prompt > -edit /etc/fstab supaya partisi linux bisa di mount, atau langsung > "# mount /dev/hdxxx /mnt/hdxxx" > -copy /etc/lilo.conf-nya hdxxx ke /etc/lilo.conf-nya disket > (cp /mnt/hdxxx/etc/lilo.conf /etc/lilo.conf). Di overwrite juga ga' apa-apa. > -/sbin/lilo atau /mnt/hdxxx/sbin/lilo > > 4. Pake bootdisk + rescuedisk (chroot) > -gunakan kedua disket itu untuk masuk ke prompt > -edit /etc/fstab supaya partisi linux bisa di mount, atau langsung > "# mount /dev/hdxxx /mnt/hdxxx" > -"# chroot /mnt/hdxxx/ /sbin/lilo" Maaf, nanya lagi nih. Kalo bootdisk saya bisa bikinnya. Tapi kalo rescuedisk, bikinnya gimana ? Apa bootdisk = rescuedisk ? Dan bedanya yang pake chroot dengan yang nggak, kira-kira apa yah ? Terimkasih. -IceMan > salam, > EF > === > Visits our sites at http://www.prj.co.id * Gunadarma Mailing List ----------------------------------------------- * Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id * Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED] * Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED] * Administrator: [EMAIL PROTECTED]
