Setau saya OCR masih terlalu buruk kualitasnya. Memang benar bahwa sekitar
80% kualitasnya bisa terlihat, tapi apalah artinya 80%, jika kita harus
tetap mengedit hasil suntingan tersebut.
Mungkin harus teknologi AI untuk mampu menghasil OCR lebih canggih dari
sekarang.
Salam,
Samuel Surya
----- Original Message -----
From: Riko MS <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, June 28, 2000 10:02 AM
Subject: Re: [GUNADARMA] Re: Umax 2000P
> >Apakah cukup menutupnya dengan tutup bawaannya ? Kalau tidak ada AC,
> >seberapa besar akibat jelek yang ditimbulkan ?
>
> Biasanya kan di kardus produk sering ditulis tempratur yang baik di lokasi
> operasi, kalo tidak ada AC, tapi suhunya masih berada dalam jangkauan yang
> disebutkan itu sih nggak apa-apa. Tapi sebaiknya jangan banyak debu.
>
> >Memangnya pelarik punya pelolaan daya ya ? Mengapa dalam CD-nya tidak ada
> >yang ber'bau' seperti itu ? Yang ada cuma penyunting gambar, Vitascan
> >sendiri serta 2 buah OCR, Recognita dan _apa_lagi_namanya_
>
> Mungkin juga. Tapi saya belum bisa membuktikannya sampe sekarang :-)
>
> >Sumber saya biasanya dari guntingan koran dan majalah. Yang seperti apa
yang
> >disebut jelas bagi si pelarik sendiri ?
>
> Seharusnya itu bisa bekerja dengan baik. Karena OCR bekerja dengan cara
> mengenal bentuk-bentuk karakter, jadi source yang jelas bagi scanner
adalah
> hasil print juga tapi bukan artwork (huruf-huruf yang dimodifikasi)
>
> >Yang mengesalkan, lumayan capek untuk menyunting halaman-halaman yang
sudah
> >dilarik, karena karakternya banyak yang kacau balau. Apakah saya musti
> >mencari OCR yang canggih, sehingga penyuntingan yang membosankan ini
dapat
> >dikurangi ?
>
> Ya. Kan software OCR beda-beda kualitasnya. Malah ada juga yang bisa
> mengubah attribut huruf/font menyamai sourcenya. Tapi lebih enak mana,
> ketik ulang semuanya atau tinggal baca ulang sambil periksa
> kesalahan-kesalahan :) ?
>
> riko ms
>
> -----------------------------------------------------
> Click here for Free Video!!
> http://www.gohip.com/free_video/
>
>
> * Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
> * Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
> * Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
> * Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
> * Administrator: [EMAIL PROTECTED]
>
>
* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]