Maxell Adiguna wrote:

> Bagaimana nih tanggapan teman-teman ?  Lama-lama kasihan kita-kita yang
> belum lulus, tapi sudah terlanjur di cap lulusan Gunadarma kualitasnya
> rendah.

Tinggi/rendahnya kualitas lulusan Gunadarma tidak dipengaruhi UM, tapi
karena mhs-nya.

Permasalahannya mungkin bisa dipersempit: Mengapa Gunadarma
"menyediakan"/"membiarkan" jalur seperti Ujian Mandiri (UM)? Salah satu
jawabnya adalah spy mahasiswa (mhs) bisa selesai dalam waktu yg lebih
cepat. (mempermudah keluarnya mhs)...CMIIW.

Namun semuanya kembali ke mhs-nya, apakah mhs itu sendiri mau belajar,
mau maju atau tidak. Nilai itu tidak penting, yang penting adalah ilmu.
Untuk apa nilai itu? Untuk cari kerja? Untuk dapat beasiswa? Keduanya
ngak akan berguna bila ndak berilmu. Untuk apa ilmu itu? Untuk
dinikmati, dan terutama UNTUK DIBAGIKAN (ingat Tridarma Perguruan
Tinggi, oh ya, ingat juga Open Source). Dengan nilai, seseorg ngak akan
dapat ilmu, tapi dengan ilmu seseorg bisa (bukan pasti lho) dapat
"nilai" (nilai di sini bukan angka statik, tapi predikat).

Setahun lalu saya termasuk yg kompori mhs2 utk publish ke masyarakat
luas betapa tidak baiknya menempuh jalur UM, dsb, termasuk juga melalui
milis ini. Silakan liat arsip milis ini bln juni 99 - agustus 99 bila
ingin info lebih lanjut ttg hal2 apa saja yg pernah kita diskusikan.

Memang tak bisa dipungkiri bahwa UM sering dimanfaatkan sbg sesuatu yang
kurang baik oleh berbagai pihak, antara lain mhs itu sendiri.

Btw, kalau dilihat, UM itu sendiri cenderung tidak mementingkan
nilai...paling tidak berpeluang membuat "si pelaku" kurang menghargai
nilainya (bila ia ber-UM ria khan...)....bahkan syukur2 dari ber-UM-ria
dia sadar pentingnya ilmu...bukan nilai.

Mark.

* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke