setahu gue di Gunadarma dosen tidak dapat dibeli hehehehee.. percuma, soalnya
yang menentukan nilai A, B, C, D dan E itu bukan dosen :) tapi Sistem
hehehehee.. :)
Perkara ujian mandiri no comment lah :) soalnya gue dulu kuliah aja pas-pas
untuk kos aja susah apalagi untuk ujian mandiri :P hehehhee... , makanya
menurut gue mendingan nggak "ngulang" terus ikut jadi asisten terus dapet
beasiswa ini baru siip sekalian persiapan untuk kerja :)
Mhs Tingkat satu itu baru masa peralihan dari masa tanggung SMA/SMU terus
ngalamin kuliah, jadi sifat masa SMU-nya masih suka kebawa, nah disini tugas
dosen yang harus mendidik bukan hanya mengajar :)
Mengenai lulusan tergantung kepada mahasiswa itu sendiri :) kan ada pepatah
"Masa depan Anda ditentukan oleh banyak hal, TETAPI terutama oleh Anda Sendiri".
BTW : Wisuda kemarin katanya sampai 3 shift ya hehehehee... kalo 1 shift = 1500
mhs wisuda berarti 1500 * 3 = ..... :) masa sih dari sekiran ribu mhs nggak ada
yang berhasil :) kalo yang berhasilnya 1000 mhs aja berarti sudah lebih banyak
dari mhs lulusan PTN :) hehehehehee.. :)
regards
/home/war$ _
Please respond to [EMAIL PROTECTED]
From: "Maxell Adiguna" <[EMAIL PROTECTED]> on 12/14/2000 08:29:45 AM GMT
To: [EMAIL PROTECTED]
cc: (bcc: WARSONO/MIS/UNITED_TRACTORS)
Subject: [GUNADARMA] Ujian Mandiri
Saya agak prihatin nih dengan yang namanya ujian mandiri. Karena pada
akhirnya disalahgunakan untuk mendongkrak IPK dalam waktu singkat.
Yang biayanya kalau dihitung-hitung sih memang lebih murah daripada menyogok
dosen (sudah gitu kan nggak perlu malu minta nilai).
Yang parah, anak tingkat satu yang masuk Gunadarma malah menganggap itu
sebagai cara mudah untuk dapat nilai.
Bagaimana nih tanggapan teman-teman ? Lama-lama kasihan kita-kita yang
belum lulus, tapi sudah terlanjur di cap lulusan Gunadarma kualitasnya
rendah.
_____________________________________________________________________________________
* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]