"tri.h" wrote: > Bagaimana dengan PAD apakah di indonesia di tahun-tahun mendatang akan berkembang > pesat seperti pengguna HP, adakan statistik perkembangan pengguna PAD di indonesia? >
Dikoreksi dulu, seharusnya PDA dan bukan PAD, betulkah??? > Lonjalan ini akan dipicu keluarnya sejumlah produk seperti PDA dan laptop yang > akan dilengkapi dengan fasilitas LAN umum . Monika Paolini, pemimpin penelitian > ini memperkirakan, jumlah lokasi akses wireless LAN akan naik menjadi 41 ribu > pada 2007 dibanding 3.700 tahun ini. PDA kan memiliki bidang layar yang (jauh) lebih besar dari HP sehingga memiliki potensi yang lebih besar namun diperkirakan untuk PDA yang memiliki wireless untuk LAN dan bukan sebagai HP (GPRS,WAP). Namun demikian, mengingat harga Notebook juga makin murah dalam perkembangannya persentase naiknya penjualan notebook akan lebih besar dari kenaikan penjualan PDA karena fungsionalitasnya lebih tinggi. > Dari mana anda tahu bahwa penggunaan internet hanya untuk sekedar FUN saja, > Apakah ini dilihat dari sisi pemakai pribadi yg mengaksek dari rumah, atau > pengguna yg mengakses internet melalui kantor?. Dari rumah. > Kalo penggunaan internet di kantor hanya untuk FUN saja, saya rasa akan > banyak perusahaan-perusahaan yg akan memutuskan koneksi internetnya ke ISP. > Ini bertolak belakang dengan semakin bertambahnya ISP-ISP baru, meskipun > perusahaan dotcom di indonesia banyak yang tutup. ini menandakan masih adanya > kebutuhan akan koneksi ke internet. Pengguna internet di kantor pada dasarnya dapat dibagi dua (walaupun orangnya sama) yaitu: untuk keperluan bisnis dan satu lagi untuk keperluan dia pribadi. Sebagian besar masih didominasi oleh keperluan bisnis dan untuk keperluan pribadinya inilah yang masih sebagai FUN. Hal ini sangat berbeda dengan HP yang dimiliki oleh banyak orang yang sudah merupakan KEBUTUHAN dan KEMUDAHAN AKSES, termasuk juga gengsi dan bisa dilihat oleh orang sekitar bahwa dia punya HP. Para pengguna internet di kantor pada umumnya hanya mengakses internet di kantor mengingat dia nggak usah bayar sendiri. Di rumah, walaupun punya komputer dan mampu beli modem tidak mau mengakses internet karena harus keluar biaya sendiri. Ini bukan berlaku bagi semua orang lho, tetapi sebagian besar orang, karena sebagian orang Internet sudah merupakan kebutuhan. -- Stefanus A Wartono mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] * Gunadarma Mailing List ----------------------------------------------- * Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id * Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED] * Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED] * Administrator: [EMAIL PROTECTED]
