--- pranata-yudha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Maaf sebelumnya ... 
> 
> tengoklah dengan adanya peristiwa bom di
> Legian-Bali, 
> Hardrock Bali langsung ngadain discount 50% begitu..
> Bukannya apa-apa, sebelum peristiwa ini kita OI
> (Orang 
> Indonesia) melihat Bali seperti bukan milik kita
> sendiri, 
> lihat saja adanya istilah Little Australia untuk
> Bali, dan 
> salah satu cafe yang jadi korban yang mengkhususkan 
> pengunjung orang-orang bule saja.. dan sekarang
> setelah 
> kejadian itu, dengan adanya discount2 yang
> ditawarkan 
> hotel2 dan tempat2 lain seolah-olah mengundang para 
> wisatawan terutama domestik di tanah air yang
> mungkin 
> sebelumnya hanya mampu mendengar/melihat di TV  saja
> 
> keindahan Bali Island, karena tdk mampu/terlalu
> mahal dsb.

datang.. sih datang aja, jangan ke tempat yg mahal2..
:)
saya pernah juga kok mengundang temen2 kost-an utk
liburan dan temen2 seangkatan dulu utk menghadiri
upacara saya dibali, nginepnya ya.. nggak di hotel
berbintang, kita cari yg sesuai dgn ukuran kantong mhs
(pada saat itu..)
kalau kita katakan mahal mungkin karena ukurannya $US,
dan nilai mata uang kita kan jauh.. di bawah $US
makanya kita rasa mahal. kalau harganya disesuaikan
rupiah.. ya rugi kita dong.. (kita dalam artian
pendapatan utk negara). kita kasi harga satu baju 1$US
aja sdh murah banget (dari nilai uang mereka), tapi
kalau untk domestik sdh kemahalan....(he.. biasa
jualan nih di kampung.. :)), jadi masalah makanan,
penginapan, souvenir bisa diatur dan ada tersedia utk
kalangan atas sampai bawah..., don't worry be happy

dan orang2 kita juga kalau liburan 'gengsinya' ke luar
negeri (singapore, malaysia, amrik... dll), ya jadinya
lama kelamaan bali terkesan milik 'bule'.

datang2 aja ke Bali... mau bule, mau pribumi, mau
cina.. mau apa dan siapa dia kalau mau liburan dan ada
kocek lebih monggo mampir...

> 
> btw.. kita berduka tentang kejadian 12 oktober lalu,
> tapi 
> disisi lain ada sebuah pelajaran berharga yang bisa
> kita 
> petik.   
> Ingat lagu Yopie Latul "kembalikan Baliku Padaku"

pelajaran yg kita petik:'pemerintah musti lebih
waspada, jangan sampai Bali yg nggak pernah
memusingkan masalah politik jadi ajang kekerasan
politik dunia..." (hal ini tdk menutup kemungkinan
trjadi di daerah lainnya)

thx
kade


__________________________________________________
Do you Yahoo!?
Y! Web Hosting - Let the expert host your web site
http://webhosting.yahoo.com/

* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke