Quoting Widya Latief at 07:17 AM 1/29/99 +0700 :
//gimana kalau yang dicabut kabel telphonenya ajah yang ke pesawat telephone
//karena kalau nggak salah.. salah satu anggota milis ini bilang
//(waktu dulu di thread phreaking)
//kalau ada yang telphone, (sewaktu ring) itu ngabisin voltage yang cukup
//lumayan gede
Kalau bener-bener pingin boikot sih, cara ini paling ideal. Pesawat
nggak akan dikenai status LLO. [Kalau masang 220 V sih, selain
kita bisa diputus permanen sama TELKOM, kita juga bisa diputus sama
PLN. Emang enak ?]
Oh ya, di HP AMT ada kesalahan hitung tentang 'opportunity loss' TELKOM,
soalnya di sana diasumsikan setiap pelanggan bertelepon selama 24 jam
per hari. Whew, biarpun saya hobby dial up, tapi kayaknya nggak pernah
sampai 24 jam per hari :). Paling banyak 2 jam saja. Kayaknya hitungan
di sana harus dibagi 12 dulu.
Terus, kalau selama masa boikot, kita betul-betul perlu bertelepon,
gimana ? [Misalnya yang doinya jauh]. Emang bisa ditunda sampai besoknya.
Apa mau pakai handphone ? Tapi kalau di luar kota, kadang-kadang
dilewatkan network TELKOM juga. Dan konon sebentar lago tarif HP
juga bakal naik lebih dari 24%.
Juga, kalau hari ini kita boikot dialup, jangan-jangan besoknya
kita harus dialup 2 kali lebih lama untuk mengambil e-mail yang
besarnya dua kali lipat. Kecuali kita unsubscribe dulu dari milis-
milis.
Ups, bersambung ......
Kuncoro Wastuwibowo
-------------------
[ mail [EMAIL PROTECTED] | site http://www.home.ch/~spaw1925 ]
[ yang mencintai keindahan asali akan menguasai segalanya. ]
http://www.hackerlink.or.id - question reality - be paranoid (?)
---------------------------------------------------------------------
berhenti dari milis hackerlink : [EMAIL PROTECTED]
peraturan pada milis hackerlink : [EMAIL PROTECTED]
arsip milis ini : http://www.mail-archive.com/[email protected]