Cyberdrunk wrote:

> -----Original Message-----
> From: Irfan Sukma <[EMAIL PROTECTED]>
>
> >Kenaikan tarif telepon sebesar 24% dipandang paling realistis dan sesuai
> >dengan kondisi masyarakat oleh jajaran Manajemen Telkom, karena
> >sebelumnya kenaikan yang diusulkan yaitu sebesar 40 s/d 50%. Penanaman
> >investasi dalam kurs dollar merupakan salah satu penyebab kenapa
> >kenaikan ini diperlukan. FYI, sebelum krisis moneter biaya investasi
> >untuk 1 satuan sambungan telepon (sst) diperlukan investasi berkisar
> >antara 2 s/d 3 juta rupiah dan masa pengembalian modal (pelanggan aktif)
> >diprediksi dalam jangka waktu 2 s/d 3 tahun. Tentu biaya investasi itu
> >menjadi lebih tinggi untuk situasi moneter saat ini, belum ditambah
> >permasalahan-permasalahan baru yang muncul seperti meningkatnya cabutan
> >pelanggan menunggak dan biaya operasional lain.
> >

tapi perasaan telkom udah naekin tarip pulsa sampe berapa kali ya .... ( gue
sampe lupa, udah keseringan sih)
trus kalo dibandingin sama negara tetangga yg bisa nyediain layanan dengan
biaya yg lebih murah, padahal satelit mereka nyewa
kok bisa ya......makannya orang-orang telkom pada belajar gih sama
orang-orang dari negara tetangga
biar nggak ngebebanin rakyat

>
> >Tetapi bagaimanapun, keputusan ada pada pelanggan sebagai target profit
> >oriented-nya Telkom. Mungkin rekan pernah membaca pesan atau iklan
> >layanan masyarakat, "Tarif pulsa mahal..." atau "Berbicaralah
> >seperlunya..". Setidaknya pesan-pesan itu mengingatkan kita untuk lebih
> >bijak dalam penggunanaan pulsa. Apabila selama ini kita menggunakan 100
> >pulsa per bulan, dalam situasi ini cukup 75 pulsa saja. Kayaknya solusi
> >yang tepat yaitu mari berhemat, sebab keuntungan yang diperoleh Telkom
> >juga pada akhirnya diserahkan kepada Negara dan kepada masyarakat.
> >

kalo buat telpon sih emang nggak ngabisin banyak pulsa, tapi kalo buat
internetan....
yang bener aja masak internetan cuman 5 menit

>
> >Demikian, dan mudah-mudahan kita semua dapat menyikapi hal ini secara
> >dewasa.
> >

demikian juga semoga pihak telkom dapat menyikapi hal ini secara lebih dewasa
lagi



                                           
 http://www.hackerlink.or.id  -  question reality  -  be paranoid (?)
---------------------------------------------------------------------
 berhenti  dari milis hackerlink : [EMAIL PROTECTED]
 peraturan pada milis hackerlink :         [EMAIL PROTECTED]
 arsip milis ini : http://www.mail-archive.com/[email protected]
    

Kirim email ke