yach betul itu sekarang kita tunggu tanggapan dari pt. TELKOM bagaimana
reaksi kita pada waktu AMT 1 kalo si TELKOM berkomentar ngak bermasalah kita
lakukan kembali pada AMT 2 atawa berkelanjutan tapi yang penting bagaimana
memberi info AMT 2 ke kantor-kantor karena dari situ TELKOM juga dapat
pemasukan mungkin yang paling banyak kalo dari rumah ke rumah mungkin bisa
kita tekan nach kalo dari kantor bagaimana apa mungkin kita harus
?????????????? di tunggu tanggapannya yech
> -----Original Message-----
> From: admin [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Monday, February 08, 1999 8:21 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [ Hackerlink ] attn : Aksi Mogok Telepon 2
>
>
> Rekan - rekan Hackerlink yang terhormat,
>
> Tanggapan dari pihak DPR dan pt. Telkom sangat tidak memuaskan kita
> semua, mereka tetap pada pendiriannya bahwa kenaikan biaya tarif telepon
> akan tetap dijalankan. Dan ini juga akan diikuti dengan kenaikan sebesar
> 46% pada biaya tarif telepon seluler mulai bulan depan.
>
> Dari informasi yang saya dapatkan, dikatakan bahwa hal ini harus
> dilakukan oleh pihak telkom untuk menjaga agar perusahaan tersebut
> mendapatkan laba terus - menerus, dan dari laba ini nantinya akan
> diberikan kepada pihak pemerintah.
>
> Yang menjadi pertanyaan sekarang, dari sekian banyak fasilitas -
> fasilitas yang diberikan oleh pihak TELKOM, hanya sedikit sekali yang
> dimanfaatkan secara optimal, apabila semua fasilitas ini bisa
> dimanfaatkan secara maksimal dan disertai dengan gerakan pengikatan ikat
> pinggang karyawan pt TELKOM, saya yakin pt TELKOM akan mendapatkan
> keuntungan yang lebih besar daripada sebelumnya tanpa merugikan
> masyarakat.
>
> Dari harian kompas, artikel pada halaman 3, dapat kita simpulkan dari
> artikel tersebut bahwa pihak pt. TELKOM tampaknya tidak memberi simpati
> kepada masyarakat golongan bawah dan menengah, menurutnya dikatakan
> bahwa pihak TELKOM menaikkan tarif guna menjaring pemasukan yang lebih
> banyak dari masyarakat golongan atas. Akan tetapi pihak TELKOM tampaknya
> tidak menyadari bahwa dengan sendirinya pt TELKOM menyengsarakan
> masyarakat golongan bawah dan menengah. Karena kenaikan tarif telepon
> tersebut
> menyeluruh ke seluruh lapisan masyarakat kita.
>
> Dari Liputan 6 Petang, SCTV, hari ini, dapat kita simpulkan bahwa pt.
> TELKOM tampak sangat arogan sekali dengan mengatakan bahwa mereka akan
> mendapatkan pelanggan baru setiap saat, jika ada pelanggan lama yang
> mengundurkan diri. Tampak dari sini bahwa pihak TELKOM tidak
> mempertimbangkan matang - matang rencana yang akan mereka lakukan.
> Apabila kenaikan ini masih terus berlanjut maka dapat dipastikan rasio
> pelanggan lama yang mengundurkan diri akan lebih besar daripada rasio
> pelanggan baru yang memasang telepon.
>
> Oleh karena itu, jika rekan - rekan masih bersedia untuk membantu,
> kiranya kami memerlukan dukungan anda untuk mengadakan Aksi Mogok
> Telepon 2. Mengenai waktu dan kapan akan diadakannya Aksi Mogok Telepon
> ini, dapat kita diskusikan bersama dalam forum ini.
>
> Saya menunggu tanggapan dan respond balik dari rekan - rekan sekalian.
> Atas perhatian dan kerjasama dari rekan - rekan saya ucapkan terima
> kasih
>
> system
> [ http://www.hackerlink.or.id ]
>
> http://www.hackerlink.or.id - question reality - be paranoid (?)
> ======================================================================
> berhenti dari milis hackerlink : [EMAIL PROTECTED]
> peraturan pada milis hackerlink : [EMAIL PROTECTED]
> arsip milis ini : http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
http://www.hackerlink.or.id - question reality - be paranoid (?)
======================================================================
berhenti dari milis hackerlink : [EMAIL PROTECTED]
peraturan pada milis hackerlink : [EMAIL PROTECTED]
arsip milis ini : http://www.mail-archive.com/[email protected]