Di koran Surya terbitan 9/10/1999, halaman 12, Telkom mengeluarkan
statement pembelaan dirinya dengan membanding-bandingkan 'harga' yang
harus kita bayar dengan beberapa negara tetangga, terutama di wilayah
Asia, Amerika Latin, dan Afrika. Disana dijabarkan betapa sengsaranya
Telkom waktu ingin menaikkan pulsa telpon yang digambarkan bagai menelan
buah simalakama. Juga tidak ketinggalan dilampirkan pula tabel harga
perbandingan yang intinya duit yang harus kita keluarkan untuk Telkom
adalah yang PALING MURAH dibandingkan dengan negara sahabat lain yang juga
terkena imbas KRISMON. Yang jadi pertanyaan saya adalah : Apa pihak Telkom
nggak mikir, tingkat pendapatan per kapita kita ini berapa ? Apa wajar
bila kita dibandingin dengan Malaysia, Filipina, Korsel, Thailand, dll ???
MIKIR donk ! Masalah kurs uang aja kita yang terendah ! Belum lagi kita
juga yang ngirim TKI (Tenaga Kerja Indonesia) ke negara tetangga. Masa ada
negara tetangga yang ngirim Tenaga Kerja disini ? Khan banyak dimuat di
berita kalo banyaknya orang sini yang rela untuk sekedar jadi PRT
(Pembantu Rumah Tangga)->(nggak ada maksud jelek) di negara seperti
Malaysia. Mengapa ? Karena ringgit Malaysia lebih berharga daripada Rupiah
kita ! Sering saya lihat di koran2, bahwa begitu banyak TKW yang bilang
"Enak kerja di Malaysia karena dapet uang banyak". Lalu apa yang kayak
beginian yang dijadikan alasan bahwa pulsa Indonesia adalah yang paling
murah ? Mugkin yang benar itu adalah bahwa PERALATAN TELKOM milik
Indonesia adalah yang TERMURAH sehingga berakibat pulsa menjadi MAHAL !
Itu yang bener ! Makanya saya sarankan pada rekan2 sekalian, DUKUNG AKSI
MOGOK TELEPON 2 ! TOLAK TELKOM !
Regards,

N1C0
-=-[ Dukung Aksi Mogok Telepon 2 ! ]-=-
[http://if.ubaya.ac.id/freestuff]


 http://www.hackerlink.or.id  -  question reality  -  be paranoid (?)
======================================================================
 berhenti  dari milis hackerlink : [EMAIL PROTECTED]
 peraturan pada milis hackerlink :         [EMAIL PROTECTED]
 arsip milis ini : http://www.mail-archive.com/[email protected]
    

Kirim email ke