Quoting M. Sovan Hadibowo at 09:31 AM 2/18/99 -0000 :
//Aku sendiri bukan orang signalling... Tapi memang pernyataan tsb
//menggelikan, dan memang kami merasa sudah ada yang memanfaatkannya
//untuk mendapatkan free of charge.... !!!!!
//
//Menurut teman yang sedikit tahu signalling, sinyal ANSWER adalah
//dikirimkan pada segera pada saat terbentuk close circuitry (low impedance)...
//Nah, berarti kelanjutannya tahu kan... gimana agar tidak pernah ada low
//impedance... atau paling tidak sistem mendeteksi low impedance-nya telat...
//:)
//Nah, sedikit game bagi teman yang tahu loop signalling & R2 signalling... :). //Pak
Neko pasti tahu banyak tentang ini... aku sendiri nggak.
Punten yah. Sekali lagi, aku cuman maen di transpor, nggak pegang ujung
jaringan akses. Jadi aku bayangin, seandainya impedansi di terminal
pelanggan dimainin, entah dengan cara apa, sehingga sinyal ANSWER bisa
dibikin hilang, apa terus koneksi bisa terjadi. I mean, kalau belum
ada sinyal ASNWER, apa sentral originating mengakui bahwa sambungan sudah
boleh dibuka ?
Coba kalau ada yang bisa nyeritain cara mengubah impedansi itu, aku
bikin percobaan dengan PCM Call Analyzer untuk nguji sinyal dan koneksi
yang dibentuk.
Salam :),
Kuncoro Wastuwibowo
-------------------
[ [EMAIL PROTECTED] | http://kuncoro.citeweb.net/ ]
[ my other email is [EMAIL PROTECTED] ]
http://www.hackerlink.or.id - question reality - be paranoid (?)
======================================================================
berhenti dari milis hackerlink : [EMAIL PROTECTED]
peraturan pada milis hackerlink : [EMAIL PROTECTED]
arsip milis ini : http://www.mail-archive.com/[email protected]