At 11:18 PM 6/5/99 +0700, you wrote:
>Hahahaha, akhirnya ada yang ngebomb mail gua juga, hehehehhehe.
>Sayang, masih kurang banyak tuh. Belajar lagi ya, cuma segitu buat gua nggak
>ada artinya, hehehehehe, keki deh sana, hehehehehehe.
>
Nah yang begini nih bukannya malah meluruskan masalah tapi malah meruncing
masalah yang akhirnya, orang yang ngebom panas, dan semakin gencar melakukan
lagi? Kapan Dia bisa sadar kalo tanggapannya begini ? Kirim imel ke dia,
bilang 'terima kasih', terus selesaikan apa yang perlu diselesaikan, kalo
perlu yang kena BOM minta maaf, aneh ?
Minta maaf bukan berarti anda bersalah tapi minta maaf karena anda bisa
memaafkan orang tersebut yang telah bersalah kepada anda, supaya orang
tersebut dapat anda menangkan, dan akhirnya, dengan kerendahan diri yang
anda punyai, maka si pembom akan mempunyai rasa iba didalam batinnya.
[ AnonymouS ]
--------------------------------------------------------------------------
* Datang satu-satu, duduk satu-satu, tunggu satu-satu, masuk satu-satu dan
coblos satu-satu!
" Bukannya menindak-lanjuti informasi dari TIME, kejagung malah
memburu sumber informasi tersebut " - anonymous
+ Kalau ada maling jangan ngelapor ke polisi yah, nanti ditangkap
---------------------------------------------------------------------
untuk berhenti kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
untuk melihat peraturan kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
untuk menghubungi admin kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
arsip berada di http://www.mail-archive.com/[email protected]