At 20:53 27/07/99 +0800, **[EMAIL PROTECTED]**, has written a message,
and here is the reply :
>Saya kira itu relatif, nama samaran dengan email address asli adalah beda
>dengan nama yg 'kelihatan' asli dgn email address gratisan dan bisa
>diganti kapan saja. No offense ... cuma suka komentar aja.
Umumnya sih orang yang pakai forwarder itu yang tidak punya akses ke smtp
servernya dia, sehingga seandainya ada yang ngiseng ngerjain addressnya
dia, dia akan sulit untuk menghadangnya di smtpnya dia, misalnya dibomb,
kan sulit kalau tidak ada akses shell ke smtpnya sehingga mau nggak mau
didownload atau difilter.
Tapi bisa juga nama providernya yang kurang bagus atau kepanjangan, jadi
kadang males untuk ditulis dan lebih enak menggunakan domain yang sudah
dikenal banyak orang misalnya @yahoo.com , tapi ada juga yang menggunakan
forwarder karena suka pindah pindah email address.
Ini semua sih terpulang ke orangnya masing masing.
BTW biar bagaimanapun menggunakan nama asli tetap lebih gimana gitu deh
kalau bagi saya, karena sebetulnya kan nama kita diberikan oleh ortu juga
nggak main main, bahkan ada ortu yang sampai nanya ke dukun, nama buat
anaknya yang bagus, biar anaknya sesuai dengan keinginan dia, misalnya baik
, pinter, hebat, dsb. dsb. jadi apa salahnya kalau dipakai, atau mungkin
kitanya merasa nama kita kurang bagus, sehingga ditutup tutupin, nah kalau
ini sih kembali ke si orangnya juga.
Terus meskipun dia pakai forwarder, tapi kalau dia pakai nama asli kan di
archive milis nantinya ada nama aslinya, jadi siapa tahu ini orang pernah
menulis artikel yang menarik beberapa waktu y.l, dan kita ingin minta
referensi ke dia, tapi email forwarder yang digunakan sudah ditutup, kan
masih bisa teriak ke milis, "woi yang namanya anu ada nggak ?" gitu...
kalau itu orang pakai nick name, masa kita di milis teriak teriak "woi yang
nick namenya xyz ada nggak?" ... meskipun ini bisa saja, tapi siapa tahu
yang kita maksud sudah lupa nick namenya dia, jadilah dia tidak nanggapin.
Atau mungkin kita bisa cari orang yang kita maksud dengan whowhere atau
four11 , ya nggak ?
BTW lagi, ini sih hanya perasaan saya saja , dan kebenarannya mungkin hanya
0,001%, makanya kalau salah tolong dikoreksi tapi kelihatannya banyak para
"pemain-pemain baru" di dunia internet (maksudnya yang baru banget akses
internet dan masih sangat "hijau" dalam masalah nuke, worm, virus, beda
crack dan hack), itu yang paling suka pakai nick name.
Tapi ini hanya berlaku di milis milis yang membahas soal komputer dan
turunannya, misalnya seperti hackerlink ini, tapi kalau di milis milis lain
seperti milis gosip politik , bisnisnet, permias, yang sama sekali tidak
ada hubungannya dengan dunia komputer jarang sekali yang pakai nick name.
Makanya (menurut pemikiran saya yah, makanya kalau salah dikoreksi saja),
di milis komputer dan turunannya , UMUMNYA kita bisa dengan cepat
membedakan orang orang yang sudah sangat pakar di bidang komputer itu
dengan pengalaman >5 tahun dari yang mungkin baru berkecimpung di dalamnya
dari imelnya , misalnya (maaf yang sebesar besarnya kalau saya mencatut
nama tanpa bilang bilang yang empunya), Mas RMS46, Mas Budi Rahardjo, Mas
Priyadi , Mas Paulus,Mas Dedhi dan juga beberapa admin provider seperti Mas
Engelhard (CBN), Deden (UniNet), dan siapa lagi deh, nggak pernah tuh pakai
nick name.
Tapi memang beberapa ada juga yang pakai nick name meskipun sudah
pengalaman cukup lama, misalnya Mas C-Bug ini nih, atau Mas BigD .
Jadi ibaratnya seperti pohon kelapa, ada yang sudah jadi pohon, dan berbuah
banyak, ada yang masih tunas, ada yang masih remaja, dan ada yang masih
berbentuk buah kelapa. Bahkan ada yang busuk pula, hehehehehehe.
Gimana tuh ?
-------
AFLHI 058009990407128029/089802
http://www.securitysearch.net/cgi-bin/search/vote.cgi?ID=928555811
-------------------------------------------------------------------
untuk berhenti kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
untuk melihat peraturan kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
arsip berada di http://www.mail-archive.com/[email protected]