M. Ridwan wrote:
> 1. waktu komputer di "nyalain" processor yang kebaca adalah Celeron
> 366,tapi pas gue cek dg Sisoft sandra kok kebaca 368 ,kenapa ya???

Itu hal biasa kalau cuma beda -10 s/d 10. nobody's perfect.

> 2. komputer gue kok jalannya agak lambat(memory 32),apa karena
> kebanyakan program.

Setup BIOS/CMOS bisa mempengaruhi. Pilih Optimal belum tentu mendapatkan
hasil terbaik, mesti eksperimen.
Terlalu banyak program di folder Startup juga bisa mempengaruhi.
Terutama yang bawaan dari MS-Office dan Anti virus yang selalu ngecek 
harddisk.
Kalau enggak salah, bawaan dari MS-Plus juga bikin komputer jadi lamban.

> 3. untuk suara speakernya koq jadi rada "ancur" kalau volumenya mo' di
> kencengin (selama ini paling cuma 1/4 dari total level vol)
>     merk speaker genius 6 watt,sound card yamaha.

Yamaha yang mana, YMF719 (OPL3-SAx) atau YMF724 (DS-XG)?
Favorit saya OPL3-SAx, bass-treble-nya mantap.
Sayang sekali kalau pakai speaker demikian.
Bisa pindahin jumper spk out jadi line out?
Tapi mendingan pake speaker pasif yang watt-nya besar (speaker mobil), 
jangan taruh dekat monitor, bisa nongol merah hijau biru  :(

> 4. kalo gue muter film gambarnya ancur juga kalo full screen dan
> rada-rada gambarnya suka agak telmi(putus2x mungkin yaa),
> nah nyang ini, gue nggak tau istilahnya pake 4 mb (AGP kali).

Enggak bisa ngebantu jawab, info software / driver enggak jelas.
Yang pasti video RAM enggak ada hubungannya, pake yang 1 Mb 
juga bisa bagus. AGP atau PCI juga enggak jadi masalah.
Mungkin berkaitan dengan problem sebelumnya, komputer salah setup.
saya biasa pake Link MPEG untuk nonton VCD, bahkan di P75 lancar.
Sekarang pake Celeron 333 oc 415, 
salah setup Link MPEG malah terlalu cepat film-nya.

Alternatif terakhir adalah coba install ulang kalau punya source-nya.
Jangan lupa buatlah dulu disket untuk booting (system disk) 
+ copy FORMAT.COM
+ FDISK.EXE 
+ driver CDROM (panggil dari CONFIG.SYS)
+ MSCDEX.EXE (panggil dari AUTOEXEC.BAT)
Booting dari disket, jalankan FDISK, hapus partisi, create primary 
partition tapi jangan alokasi semua, sisakan sekitar 1 Gb. 
Misal pake HD 3.2 Gb maka alokasikan 2 Gb (2000 Mb). Exit.
Selanjutnya install Windows (95 or 98?), install Office, etc. 
Jangan install yang tidak penting.
Ini berlaku kalau punya source-nya. kalau enggak punya maka bisa coba 
uninstall beberapa aplikasi (yg start lewat startup, mis: antivirus) 
dari control panel atau dari Registry, jalankan regedit, pilih
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
delete yang tidak penting. Atau gunakan program seperti More Properties.

Okay, semoga enggak bingung dengan sisa partisi 1 Gb tsb.... ^_^ 
--



    milis ini didukung oleh :
 >> http://www.indolinux.com - dunia linux indonesia
 -------------------------------------------------------------------
 untuk berhenti kirim  email  ke  [EMAIL PROTECTED]
 untuk melihat peraturan kirim email  ke  [EMAIL PROTECTED]
 arsip berada di  http://www.mail-archive.com/[email protected]
 

Kirim email ke