Pada dasarnya listrik 3 fase terdiri 2 type (tergantung pada jenis trafo
distribusi), sbb:
1. Type Y => saluran 1 disebut  fase R, saluran 2 = fase S, dan fase 3 =
fase T (kalo di Amrik disebut A, B, C), dan saluran Netral (N). Untuk
Type Y ini tentu memerlukan 4 kabel dalam distribusi arusnya.
2. Type Delta => hanya ada R, S, T...gak punya N. Untuk type ini
tentunya hanya perlu 3 kabel.

Catatan: Untuk rumah GEDONGAN biasanya pake 3 fase type Y

Tegangan yang ada pada saluran sbb:
1. Tegangan antara fasa vs N = X volt, dimana X = 110 Volt, 127 Volt
atau 220 Volt (sekarang ini kebanyakan 220 Volt)
Jadi jika 220 Volt artinya: tegangan antara fase R vs N = 220 Volt, fase
S vs N = 220 Volt, fase T vs N = 220 Volt, 
Disamping itu dikenal juga istilah TEGANGAN ANTAR FASA yaitu tegangan
antara R vs S, S vs T, T vs R, dimana besarnya tegangan ini adalah X
volt kali akar 3 (hitungan matematis). Jadi untuk kasus ini tegangan
antar fasenya adalah 220 kali akar 3 sama dengan 380 Volt.

Catatan lagi : jika dilihat pake osciloscop, gambar gelombang dari
ketiga fase ini (R, S, T) mempunyai beda fase sebesar 120 derajat
(ingat...satu putaran/cycle = 360 derajat)

Nah pertanyaannya : apa beda 3 fase dengan 1 fase ? Jika listrik kita
dirumah "dikatakan" satu fase artinya listrik kita adalah salah satu
dari 3 kemungkinan sbb:
1. R vs N = 220 Volt
2. S vs N = 220 Volt
3. T vs N = 220 Volt
Siapa yang menentukan kita dapet kombinasi 1 2 ataukah 3 tsb? Ya...orang
BTL (biro teknik Listrik) tentunya.

Catatan lagi : Adakalanya dalam suatu distribusi listrik , beban yang
di-PIKUL oleh fasa R tidak seimbang dengan beban yang diterima oleh S
atau T (ingat...banyak rumah yang pakai 1 fase, sementara pembagian
seseorang dapat R, S, atau T adalah sesuka BTL). Jika demikian halnya
maka beban fasa dikatakan tidak seimbang. Sehingga kawat N yang
seharusnya bertegangan Nol terhadap Ground menjadi tidak Nol lagi.
Sehingga lagi...N bisa nyetrum...jadi jangan sekali-kali menempelkan N
kepada casing, karena tak ada satu orangpun bisa menjamin N adalah Nol
Volt (atrinya gak ada yang bisa menjamin beban fase seimbang). 

OK untuk sementara itu saja...CMIIW

Catatan lagi : Saya bukan mahasiswa/sarjana Elektro, Fisika atau teknik
fisika...Jadi tolong dikoreksi jika ada salah. Untuk para pakar...buka
maksudku untuk menggurui.
TnX

> -----Original Message-----
> From: Angka [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Wednesday, October 13, 1999 6:01 AM
> 
> Maaf saya cuma mau mempertegas saja tentang listrik 3 phase yang
> disebutkan
> apa benar listrik 3 phase itu ada +,-, dan gnd
        [<bw>]  ---cut---- 

> Menurut saya itu beda antara listrik 3 phase dan 1 phase mohon
> penjelasan
> dari teman-teman yang lebih berpengalaman
> Terima kasih
> 
> -----Original Message-----
> From: mas tato <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
        [<bw>]  ---cut---



    milis ini didukung oleh :
 >> http://www.indolinux.com - dunia linux indonesia
 -------------------------------------------------------------------
 untuk berhenti kirim  email  ke  [EMAIL PROTECTED]
 untuk melihat peraturan kirim email  ke  [EMAIL PROTECTED]
 arsip berada di  http://www.mail-archive.com/[email protected]
 

Kirim email ke