st SABRI wrote:
cak phi wrote:
install software windows di linux, pake crossover doong, atau wine yg free..
terus terang, memang tidak semua sofware ada di linux, dan software di
linux juga nggak sebagus yg di windows, misalnya Autocad, software2
engineering, dll, masih jarang yng ada versi linux.
solusinya ya pake wine atau crossover tadi..
open office memang mirip2 dengan microsoft office,
hampir semua file powerpoint saya amburadul kalo di baca di open office..
kalau file excell, ya oke lah, toh formula yg saya pake gak aneh2 dan ga
ribet..
word, jarang pake sih, tapi kadang amburadul juga tampilan dan format nya..
Hingga saat ini kami tidak memiliki masalah dengan hal2 yang berkenaan
dengan OpenOffice [3.?] ke Office [2003] or sebaliknya. Accounting kami
ada yg memiliki 1file dgn 20-30 Sheet saling berkaitan pake OO, setiap
2x sebln kirim keHolding yg pake Off2003 bgtu sebaliknya. Pivotnyapun
berjalan dengan baik namun "hanya" warnanya saja yg agak berbeda [ diOO
merah ati diOff Merah Cabe]. Awalnya amburadul namun dengan sedikit
TRIKY hanya 2x Error dan seterusnya Luancar...
Untuk Powerpoint demikian juga, hanya warna yg berbeda, namun semua
berjalan Normal asalkan tidak ada ADDON yg aneh2 dr Off_nya. Dan klo
WORD vs Writer sih so far 100% gak ada masalah...
So.... What do you have a real problem...??
itu makanya saya masih pake windows,
bukan berarti ga suka linux..
saya juga bukan berarti gak suka windows, file spreadsheet saya gak bisa
dibuka kalo pakai ms office, karena ms office tidak mengenal open
(universal) format. Karena sejak lama saya pakai openOffice. Saya tidak
membutuhkan autocad, karena kalo menggambar paling menggambar ayam, kebo
atau celeng (tidak pernah dan tidak bisa menggambar gedung) jadi saya
tidak membeli dan tidak membutuhkan autocad, gimp dan inkscape sudah
cukup :=))
Saya pernah datang ke sebuah pabrik meubel dengan hasil produk sangat
indah, mereka menggunakan q-cad untuk menggambar kata manajemennya,
dengan linux + q-cad sudah cukup, buat apa membayar USD 3,000 untuk
lisensi autocad produksi autodesk.
Mbah SABRI... klo ada Autocad yg US$3000 plus ADDON maka kami mau beli
tuh...!!!
Kami adalah SubAccount dr AHM dan Engineer kami ada sekitar 40an orang
dan hingga kini gak da masalah pake QCAD krn Product Autodesk itu
ADDONnya muahal sekaleeeeeeeee.... sementara diQCAD gretong booooo......
Akhirnya dengan segala pertimbangan kami DONATE sebesar US$500 dan minta
tambahan ADDON yg kami inginkan. Dalam 2 minggu ADDON tersebut telah
terkirim dengan LISENSI, PT Dharma Polimetal.... RUAR BIASAAAAAAAA......
So.... I thing we have a same thing...
aplikasi software dibeli sesuai kebutuhan, dipergunakan sesuai
keperluan. Seorang Film Director tidak akan melepaskan MacBook nya dan
membeli lisensi berbagai aplikasi dengan nilai hampir usd 10,000 secara
total, dan itu sangat layal untuk menghasilkan produk bermutu.
mayoritas linuxer tidak menentang ms windows, yg mereka tentang adalah
kebiasaan membajak dari bangsa Indonesia.
silahkan pakai aplikasi yg dibutuhkan selama semuanya legal.
salam
./sts
_______________________________________________
milis mailing list
[email protected]
http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org