Terus terang saya condong ke SuSE sejak awal rilis KDE 1.0. Karena SuSE termasuk distro linux besar yg cepat mengadopsi masa depan GUI linux yg dapat menaikkan daya tawar linux di antara sistem operasi lainnya. Yg lain mungkin masih sibuk dengan interface berbasis teks atau belum sadar tentang pentingnya GUI dalam OS. Di sisi lain, KDE dan SuSE sama2 berbasis di Jerman yg memudahkan koordinasi dan sumbang kode.
Yang saya salut dari distro SuSE adalah: * Meskipun distronya tidak pernah dirilis free, selalu berlabel komersial, tapi dengan cara ini bisa menggaji dan merangkul developer2 KDE, kernel, driver/soundfont AWE32 (Toshi Iwai?) agar tetap produktif berkarya menyumbangkan produl brilian bagi linux yg opensource dan menyempurnakan SuSE satu langkah di depan distro lain. * Membayar desainer (everaldo) untuk membuat icon GUI yg cantik untuk KDE dan linux yg berlabel crystal. Icon umum dirilis free baik oleh everaldo maupun SuSE. Sedangkan SuSE lebih banyak memesan lagi icon yg spesifik semacam YaST. * Di mata komunitas GPL, langkah SuSE memang termasuk nyleneh. Sangat beda dengan distro lain. SuSE tidak pernah memperjelas batasan komersil dan GPL. Redhat sebagai pelopor linux enterprise memiliki batasan yg jelas. Ada produk komersil, ada produk komunitas. SuSE menerapkan langkah ini belakangan lewat label opensuse untuk produk komunitas. Redhat mengembangkan produknya berdasarkan perkembangan linux itu sendiri dan mengupayakan partnership strategis dengan vendor besar semacam Oracle sehingga linux mampu menggantikan OS lain di level pengguna korporat. * Upaya SuSE untuk menerjemahkan ke dalam bahasa lokal patut diacungi jempol. Meskipin dari jumlah bahasa yang diterjemahkan bisa kalah banyak, tapi materinya begitu lengkap. Dulu saya sangat kecewa dengan terjemahan bahasa Indonesia saat instalasi distro Mandrake, dibanding terjemahan pak Made Wiryana untuk instalasi SuSE 5.2 (jebot). Sayangnya karena instalasi distro SuSE dari satu versi ke versi lain selalu inovatif, membuat terjemahan bhs Indonesia di SuSE 5.2 tidak bisa dipakai lagi di versi2 berikutnya. Sementara instruksi instalasi Mandrake memang cukup singkat sehingga terjemahan yg sudah tersedia bisa dipakai untk versi selanjutnya. * Di bidang enterprise, SuSE memang mencari peluang spesifik dan tidak berhadapan langsung dengan Redhat. SuSE membidik pengguna korporat yg butuh memindahkan sistem mainframe kunonya ke platform mainframe baru. SuSE justru memantapkan kompabilitas linux denga mesin mainframe IBM dan vendor aplikasi enterprise semacam SAP yg memang kuat di benua Eropa. Sayangnya dari market share, memang pasar ini tidak seberapa dibanding sinergi Redhat dan Oracle. Karena tren software banyak didominasi dari benua Amerika, maka langkah besar SuSE di pengguna korporat ini gak terlalu diperhitungkan. Pengguna di benua Amerika banyak tertarik memanfaatkan linux sebagai platform utama untuk sistem pendukung seperti fileserver, webserver yg memang jadi keunggulan linux serta sebagian kecil application server. Bandingkan SuSE yg mampu menjadikan linux sebagai core server di enterprise. * Dengan bekal langkah ini SuSE meski kecil tapi cukup kokoh di Eropa. Hingga akhirnya Novell yg sedang megap2 kehilangan pasar melihat peluang untuk mengakuisisi SuSE. Novell pernah merajai networking di saat OS lainnya masih fokus di desktop yg berdiri sendiri. Hingga kemudian Novell dilibas oleh standar terbuka networking dengan TCP/IP, Samba/CIFS, www, ftp, yg diadopsi oleh banyak OS. Dengan basis Novell di benua Amerika, mau gak mau SuSE harus mengakomodasi kebutuhan konsumennya. Yg terutama adalah interoperabilitas dengan Windows. * Di mata komunitas, Windows merupakan barang haram yg diproduksi oleh orang serakah. Karenanya kerjasama dengan Microsot tidak ada di dalam kamus komunitas linux. Linux besar karena komunitas yg tanpa pamrih berjuang menyumbangkan semua hasil olah pikirnya. Justru SuSE yg memberikan imbalan pamrih atas jerih payah sebagian penyumbang dengan menggajinya tanpa membatasi sumbangan mereka terhadap komunitas. Meski langkah Novell ini kontroversial dan tidak muingkin menyenangkan semua pihak, tapi langkah ini adalah langkah paling logis bagi pengguna korporat. Mereka mana mau peduli dengan perang 'agama' OS. Buat mereka adalah produk yg berfungsi sebagaimana mestinya, berbiaya rendah, dan memiliki dukungan yg baik (bukan sekedar komunitas yg tanpa pamrih). Jadi wajar kalo banyak orang meradang dengan SuSE, opensuse yg memasang label linux tapi mengkhianati komunitas dengan menyeberang ke sisi gelap. SuSE adalah masa depan linux. Untuk user biasa, SuSE dan linux lainnya mampu mengunggui windows cukup dengan modal konqueror yg mampu membrowse hampir semuanya (dengan plugin selengkap distro suse) mulai dari filesystem, web, ftp, ssh, samba di satu window jauh sebelum yg lainnya mampu melakukan hal yg sama. Soal drag & drop kalah sama macosx, maka macosx adalah pilihan logis selanjutnya setelah pakai suse hahahahahah ... Karena itulah langkah yg telah saya jalani. -- On 3/11/09, AndiSugandi™ <[email protected]> wrote: > 2009/3/11 riyadh <[email protected]>: > >> yang harus kita benci adalah orang yg banyak omong tapi ga kontribusi > > Jangan, kasian orang seperti itu dibenci, sudah salah, (takut malah) > dibiarkan terus salah. Lebih baik diajak ngobrol, diskusi dengan baik, > dengan tujuan agar hidup kita semua jadi benar. > > *Kecuali memang sudah diksaih tahu, teuteup bandel!* :P > > Rasanya membenci orang biasa kita sendiri juga yang ikut capek. Kalau > memang tidak bisa mengajaknya berdiskusi, ya berusahalah mencari cara > untuk melapangkan dada, salah satunya ikut membaca urainnya Pak Sabri > (di thred ini). Dan Alhamdulillah bagi saya sudah cukup menyejukkan.. > :) tidak jadi membenci beliau yang NGASIH KOMENTAR (memojokan > openSUSE) di tulisan ini*. > > *) > http://www.indragunawan.com/2009/03/pindah-dari-cokelat-ke-hijau-setelah.html > > Regards, > Andi S. > -- > [1] The New KDE 4 Live = > http://andi.opensuse-id.org/2009/03/10/kde-four-421-live-cd-released/ > > [2] ATI Catalyst™ 9.1 on openSUSE 11.1 = > http://andi.opensuse-id.org/2009/02/12/ati-catalyst-91-on-opensuse-111/ > _______________________________________________ > milis mailing list > [email protected] > http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org > -- --jim. _______________________________________________ milis mailing list [email protected] http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org
