Tempo hari ada yang nanya.
Apakah ext4 sudah cukup stabil untuk dipakai atau belum.
Ya, sejak kernel 2.6.30 yang lahir beberapa bulan yang lalu, ext4 sudah layak 
pakai. Tidak mudah crash seperti setengah tahun yang lalu.

Alhasil, opensuse 11.2 yang dipersenjatai kernel 2.6.31 akan menggunakan ext4 
by default.

Tapi itu bukan berita.
Berita besarnya adalah.... Opensuse 11.2 akan mendukung filesystem baru yang 
akan membuat ext4 menjadi amat-sangat-ketinggalan-sekali.
Namanya BTRFS.

Lebih nikmat lagi, kita bisa mengkonfigurnya secara grafis, mudah dan cepat 
lewat yast.

First of all, sesuai namanya, B-Tree File system, maka nama nama file dan 
direktory diindex dengan b-tree, yang banyak digunakan oleh produk database. 
Alhasil, sistem operasi akan cepat sekali menemukan file yang dicari.

Berikutnya....
Btrfs sudah mendukung raid 0 dan raid 1 by default, di level filesystem.
Jadi tidak perlu bikin volume raid, dan memasang filesystem di atasnya.
Mantap.
Aku menantikan sampai raid 5 didukung juga.

beriktnya....
Pernah gak, kita pakai komputer, atau server, dan satu ketika satu partisi 
kepenuhan.
Nah, btrfs karena mendukung copy-onrite, maka dia bisa mengubah ukuran partisi 
secara online.
Mantap.
Bahkan, kita bisa menambahkan harddisk tambahan ke volume yang ada. Huhui....

Lagi...
Rindu sama program defrag-nya windows?
Ya, walau extfs sulit terfragmentasi, tapi fragmentasi adalah hal yang tak 
terhindarkan.
Nah, btrfs mendukung defragmentasi secara online.

Masih banyak kelebihan lain.
Bisa dilihat di wikipedia.

Nah, satu fasilitas pamungkas yang paling aku tunggu tunggu....

Btrfs mendukung kompresi harddisk secara online.
Jadi harddisk kita bisa diisi jauuuhhh lebih banyak.
Ini teoritis akan meninkatkan kecepatan komputer kita.
Di manual booknya software 'stacker' yang bisa mengkompres disket 20 tahun yang 
lalu, dijelaskan begini....
Untuk komputer dengan kecepatan komputasi rendah (processor lambat) dan media 
penyimpanan cepat, maka kompresi akan membuat sistem menjadi lambat, karena 
adanya proses kompresi-dekompresi.
Tapi untuk system dengan kecepatan komputasi tinggi (processor gegas) dan media 
lambat, maka kompresi aakan mempercepat sistem, karena yang harus dibaca dari 
harddisk lebih sedikit.

Nah, mengingat komputer komputer sekarang sudah cepat sekali, dan bottleneck 
kecepatan komputer kita biasanya ada di harddisk, maka besar kemungkinan, 
kompresi harddisk akan membuat komputer kita berlari lebih kencang. Apalagi 
yang bermedia ssd.
Jadi kita untung dua kali.
* kapasitas penyimpanan berlipat
* kecepatan komputer meningkat.

Wah, gak sabar nih, heehehe...


Salam,

Adi Nugroho



______________________________________________
---
Info Milis : http://opensuse.or.id/milis
Keluar dari Milis : Kirim email ke [email protected]
Manajemen Keanggotaan : 
http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org

Kirim email ke