On Thu, Apr 29, 2010 at 4:18 PM, Masim "Vavai" Sugianto <[email protected]>wrote:
> 2010/4/29 AGUNG BOTAK <[email protected]>: > > langsung tanpa smart start nya ya pak vavai? > > Ya, tanpa smart start. > > -- > Best Regards, > > Masim "Vavai" Sugianto > /************************************************************/ > Blog (ID) : http://www.vavai.com > Excellent Infotama Kreasindo : http://www.vavai.biz > Training Zimbra 08-09 Mei 2010 : http://bit.ly/bxxjtD > /************************************************************/ > ______________________________________________ > --- > > Mohon maaph, cuma mo nambahin sedikit. Smart start (HP) / Server Guide (IBM) itu tujuannya adalah sebagai driver agar user dapat membuat RAID pada harddisk internal di mesin server dan agar harddisk internal dapat dikenal di OS yang dipakai. Tetapi untuk membuat RAID sendiri tidak harus menggunakan smart start. Di HP Proliant family termasuk HP Blade Server, itu bisa langsung menggunakan CTRL + A / F8 (agak lupa saya tepatnya, tetapi bisa dilihat ketika server booting untuk masuk ke array controller akan dipandu untuk menekan tombol apa saja) untuk membuat RAID ketika server booting. Jika sudah selesai membuat RAID pada harddisk internal, maka selanjutnya pemilihan OS yang sudah memiliki driver array controller, untuk opensuse 10 > kayak nya sudah dapat digunakan di mesin ini dan hanya beberapa distro sekelas Enterprise yang support untuk melakukan hal ini, termasuk ubuntu pun tidak. Kalau OS tsb belum memiliki driver untuk array controller, maka harus menggunakan smart start sebagai first boot (FYI, smart start / server guide based on UNIX platform). Naah.. klo RAID sudah jadi dan OS sudah support untuk driver array controller, silakan install. Klo sebaliknya, harus pake smart start. Sekian. ______________________________________________ --- Info Milis : http://opensuse.or.id/milis Keluar dari Milis : Kirim email ke [email protected] Manajemen Keanggotaan : http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org
