2010/10/19 Didiet Agus Pambudiono <[email protected]>: > 2010/10/19 Yasma IsraMiraj <[email protected]> > >> FYI, >> >> http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2010/10/18/brk,20101018-285476,id.html >> >> > Suck deh..., sekarang yang dibutuhkan adalah ketegasan pemerintah dalam > pelaksanaan IGOS, disatu sisi mereka kurang mendukung IGOS(CMIIW) dan disisi > lain masih menerima gempuran dari vendor propietary software... > > kalo di sekolah, disatu sisi kurikulum TIK mengajarkan tentang HAKI, tapi > disisi lain pengajar masih belum melek HAKI, masih menggunakan software > bajakan untuk pengajaran... >
Tentu saja saya masih membutuhkan banyak bantuan terutama untuk community development, menggerakkan komunitas guru di Jogja agar mereka bisa saling bahu membahu dengan kemampuannya sendiri untuk mengoptimalkan penggunaan linux. Sebenarnya masalahnya sangat kompleks dan terlihat menjadi mudah di tulisan di web yang sangat singkat. Saya tidak ingin membahasnya di sini. Tapi kalau ada kesempatan tatap muka saya dengan senang hati akan menshare-nya. Pendapat saya top-down approach dengan meletakkan semua kewajiban ini pada pemerintah memang akan sangat sulit. Seringkali di antara mereka juga tidak paham benar dengan situasinya, lha kerjaannya banyak :-) Vendor itu tujuannya mencari profit, dan mereka dengan segala cara akan berusaha mencapainya. Tidak salah memang, tinggal bagaimana user dengan cerdas mensikapinya. salam, -- medwinz http://medwinz.blogsome.com http://en.opensuse.org/User:Medwin [email protected] openSUSE community member ______________________________________________ --- Info Milis : http://opensuse.or.id/milis Keluar dari Milis : Kirim email ke [email protected] Manajemen Keanggotaan : http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org
