2010/12/14 Andi Sugandi <[email protected]>:
> On Tue, Dec 14, 2010 at 8:01 PM, Gimson Ahmed <[email protected]> wrote:
>> Tapi KDE project jadi bergajulan. masak KMail musti pake MySQL hik hik
>> hik ... user loyal 8 taun pun jadi minggat.
>
> Saya tidak menemukan hubungan langsung antara KMail-MySQL dengan isu
> Novell-Attachmate di therad ini. Soal KMail ini mestinya sangat
> berhubungan erat dengan proyek KDE (upstream), dan tentu topiknya jadi
> lintas distribusi Linux, tidak hanya openSUSE saja.
>

hehehe ... tepat sekali. tapi secara tidak langsung, SUSE (sebelum
openSuse lahir) selalu mendukung 1000% kemajuan linux. saya senang
sekali project KDE yg banyak berbasis di jerman didukung oleh SuSE
Linux. artinya subsidi silang diterapkan dengan tepat oleh SuSE.
Untung dari enterprise market, kembali ke komunitas.

Dibandingkan dengan Redhat yg kelihatannya lebih banyak memanfaatkan
sumbangan komunitas untuk dijual kembali, saya lebih suka strategi
SuSE.

KDE yg tadinya cuman begitu2 aja, tiba2 dapat boost dan bisa matang,
bahkan kecantikannya mengalahkan Windows (hingga kini). Bahkan SuSE
juga membuat enhancement distronya berbasis KDE/Qt yang tidak dirilis
atau dirilis belakangan untuk upstreamnya. Misalnya YaST yg hingga
kini saya anggap sebagai tools system management paling mantap dari
seluruh distro Linux.

Hubungan erat distro SuSE dan KDE ini yg membuat saya terjerumus ke dalam Linux.

Meskipun hal mirip juga dilakukan antara Redhat dan Gnome, tapi saya
rasa SuSE/KDE lebih sukses.

> Tapi jika ada isu bahwa KMail membutuhkan paket MySQL Server itu benar
> karena alasan yang sangat logis (& teknis) dan tujuan awalnya pasti
> untuk memenuhi dan menyenangkan penggunanya.
>

pastinya begitu. tapi pasti banyak geek yg punya preferensi berbeda.
apalagi penggunaan linux pasti didasarkan pada keragaman preferensi
yang disukai para geek. kalo ada geek yg sampe 'putus asa' dengan
KMail, saya pun ikut trenyuh.

tapi kan belakangan setelah SuSE dibeli Novell, memang ada sedikit
pergeseran. Mail client preferensi SuSE adalah Evolution yg berbasis
Ximian dan Gnome. begitu juga dengan kemunculan opensuse dalam rangka
independensi dengan Novell dan Suse sebagai korporat, apalagi berita
mutakhir tentang penjualan Novell.

saya sih terus berharap bahwa SuSE dan segala distro turunannya
seperti opensuse tetap mempertahankan keunggulannya di antara distro
yg lain. meskipun saya juga merasakan penurunan kualitas dari versi ke
versi hingga kini.

ya KDE juga berbeda. dulu kebanyakan dimatangkan sekumpulan kecil
programmer. bahkan satu nama seperti lars knoll muncul di berbagai
aplikasi utama KDE. sekarang kan lebih ramai.

> Di KDE 4, ada fitur baru bernama Akonadi[0], fungsi utamanya agar data
> PIM (contacts, calendars, emails,..)[1] dapat dimanfaatkan oleh banyak
> aplikasi lain (misal oleh KMail[2]) tanpa harus menulis ulang
> baris-baris kode yang mirip di banyak lokasi (path, di setiap program
> aplikasi), mestinya keseluruhan sistem jadi lebih ramping, dan
> efisien[3].
>
> Magically, Akonadi *hanya* membutuhkan paket (binary) MySQL-Server nya
> saja, tanpa harus server mysql tersebut berjalan (run)[4]. Jadi
> seharusnya user tidak perlu dipusingkan dengan kondisi ini, begitu
> install desktop KDE 4 (dan KMail 2 otomatis ter-install), maka user
> *tidak perlu repot* untuk meng-instal MySQL-Server dengan manual,
> semua sudah dibuat otomatis dan memudahkan penggunanya.
>
> Mestinya, jika banyak fitur baru di KDE 4 yang dapat membantu pengguna
> jadi lebih produktif karena kemudahan dan kekayaan fiturnya, pengguna
> bisa tambah lebih senang menggunakannya..  =)
>

tapi jangan terlena fitur baru lalu fitur lama dihapus begitu saja dan
performanya menurun. dari 10.3 ke 11.1 aja kok ribet VNC servicenya
heheheh gara2 ganti X servernya.

-- 

--jim.
______________________________________________
---
Info Milis : http://opensuse.or.id/milis
Keluar dari Milis : Kirim email ke [email protected]
Manajemen Keanggotaan : 
http://lists.opensuse-id.org/listinfo.cgi/milis-opensuse-id.org

Kirim email ke