Rosiana SCTV Polisikan Revrisond Gara-gara Milis
Bagus Kurniawan - detikcom


Yogyakarta - Satu lagi posting di maling list (milis)
berujung di kantor polisi. Setelah Satria Kepencet,
kini Rosiana Silalahi dan Revrisond Baswir berseteru
juga gara-gara milis.

Cerita itu bermula pada Selasa 1 Maret 2005 silam.
Saat itu Rosiana sedang memandu talk show andalan
SCTV, Topik Minggu Ini. Bertindak sebagai fasilitator
acara adalah Bayu Sutiyono, dan Zainal Bakti bertugas
sebagai produser. Acara itu menghadirkan Kepala
Bappenas Sri Mulyani dari unsur pemerintah dan
Revrisond Baswir sebagai pengamat ekonomi. Tema
diskusi adalah 'Pro dan Kontra Kenaikan BBM'.

Dalam diskusi itu, Revrisond merasa jengkel karena
sebagai orang yang kontra kenaikan harga BBM, dia
tidak mendapat porsi bicara sebanyak Sri Mulyani.
Saking kesalnya, di akhir diskusi, ekonom yang beken
disapa Soni ini menuduh acara tersebut telah
direkayasa dan tidak pada tempatnya orang yang kontra
untuk bicara.

Bayu maupun Rosi langsung mengklarifikasi ucapan Soni
itu. Setelah itu, masalah dianggap selesai. Pada Rabu
malam 2 Maret, talk show Topik Minggu Ini disiarkan.

Soni kian kebakaran jenggot karena dalam acara itu
banyak omongannya yang diedit. Tentu saja termasuk
tuduhan acara itu telah direkayasa. Dia merasa
pernyataannya yang ditayangkan hanya dapat 'jatah' 20
persen, jelas porsi yang jauh lebih sedikit
dibandingkan Sri Mulyani. Soni pun menulis
unek-uneknya ke milis. Salah satu isinya, menuduh
acara itu blocking time dengan imbalan Rp 350 juta.

Dari hari ke hari, posting Soni itu terus menyebar ke
milis-milis lainnya. Dan akhirnya hinggap ke Rosiana
dkk di SCTV.

Berikut tanya jawab wartawan dengan Bambang
Widjojanto, pengacara Rosiana dkk, di sela-sela
menemani kliennya melaporkan Soni ke Polda Yogyakarta,
Jl Ringroad Utara, Sleman, Jumat (13/5/2005):

Bagaimana awal mula kasus ini?

Kasus ini berupa laporan soal pencemaran nama baik
SCTV oleh Revrisond Baswir. Awalnya, dari acara SCTV
Topik Minggu Ini episode Pro dan Kontra Kenaikan BBM
dengan pembicara dari pemerintah Kepala Bappenas Sri
Mulyani dan pengamat Revrisond Baswir.

Acara ini off air pada hari Selasa 1 Maret dan
ditayangkan pada hari Rabu 2 Maret. Pada saat acara
itu, di ujung acara, ada kesimpulan dari Revrisond
ternyata paket ini didasari untuk kepentingan
pemerintah. Setelah itu, acara ditutup. Karena ada
pernyataan tersebut, kemudian Bayu Sutiono sebagai
fasilitator menanyakan kepada Revrisond.

Hal serupa juga dilakukan Rosiana dengan
mengklarifikasi ke Soni saat itu juga. Soni
menyatakan, tidak ke arah itu maksudnya, tapi ini soal
budaya Indonesia yang selalu tunduk pada pemerintah
asing.

Pendeknya, Soni menyatakan, tidak demikian maksudnya.
Dan setelah itu selesai. Pernyataan Soni itu di akhir
acara off air oleh SCTV diedit.

Namun keesokan harinya, muncul di berbagai milis,
bahwa SCTV melakukan blocking time tidak fair dan
dibayar Rp 350 juta. Dan milis tersebut terus
menyebar. Bahkan sempat muncul di beberapa media
ibukota. Akhirnya, milis itu juga sampai ke tangan
SCTV.

Oleh in house lawyer SCTV, mereka kemudian membuat
tanggapan, jangan sampai melakukan tuduhan seperti
itu. Dan SCTV berjanji akan menyelesaikan. Selain itu,
SCTV juga mengirim somasi kepada Soni, namun tidak ada
respons.

Bahkan beberapa kali dilakukan komunikasi, namun tidak
berhasil. Sehingga SCTV memutuskan harus diselesaikan
secara hukum.

Karena media itu kehormatannya pada kredibilitas,
karena kredibilitasnya telah diciderai, maka jalur
hukumlah yang ditempuh. Dan ini sebagai bagian dari
upaya memulihkan bahwa pernyataan-pernyataan di milis,
tidak betul.

Kalau blocking time dibayar Rp 350 juta di televisi,
itu kekecilan. Yang resmi saja Rp 700 juta hingga Rp 1
miliar.

Anda yakin penulis/penyebar milis itu Soni?

Dalam milis itu secara jelas disebutkan nama Revrisond
Baswir. Dan ada petunjuk lain bahwa dia yang
menyebarkan.

Anda sudah menghubungi Soni sebelum menggugatnya?

SCTV juga sudah berkomunikasi dan saya juga mencoba
berkomunikasi dengan Mas Soni, baik lewat SMS,
telepon, dan lewat jaringan teman-teman, ternyata juga
tidak berhasil.

Target terakhir pengaduan ini apa?

Ini adalah the last option atau the final option.
Kalau pun Mas Revrisond menyatakan bahwa ini memang
ada kesalahan, maka klien kami akan berpikir ulang.
Karena untuk apa kita hanya melakukan begini-beginian.
Namun kalau citra dan kewibawaan terganggu, kan juga
tidak baik. Dan ini sebagai upaya pemulihan saja.

Mengapa dilaporkan ke Polda DIY?

Karena petunjuk dari milis dilakukan dari Yogya meski
awal mulanya dari acara di Jakarta. Dan kita laporkan
karena itu ditulis dari Yogya, yang berawal dari
milis. Kalau soal rekaman off air itu sudah selesai,
namun kenapa kemudian muncul di berbagai milis?

Bambang yang tetap memelihara cambang lebatnya itu
juga menunjukkan kopian tulisan Soni di berbagai milis
kepada wartawan. Hingga pukul 12.00 WIB, Rosi dkk
masih diperiksa polisi di beberapa ruangan terpisah.
Selain Bambang, Rosi dkk juga didampingi pengacara
Iskandar Sonhaji.

Sayang, dua nomor handphone Soni tidak aktif saat
detikcom mencoba mengkonfirmasi pengaduan Rosi dkk
tersebut. (nrl)


________________________________________
Website  : http://www.m3-community.org
Forum    : http://board.m3-community.org
Milis    : http://milis.m3-community.org
Info     : [EMAIL PROTECTED]
Feedback : [EMAIL PROTECTED]
Admins   : [EMAIL PROTECTED]

---
Supported by:
Indosat  : http://www.indosat.com
Support  : [EMAIL PROTECTED]

DutaHost : http://www.dutahost.net

Kirim email ke