----- Forwarded by Fathul Rahman/BCT on 06/16/2005 10:30 AM -----
                                                                                
                  
                    "Agus S"                                                    
                  
                    <[EMAIL PROTECTED]>        To:     [EMAIL PROTECTED]        
     
                    Sent by:                   cc:                              
                  
                    [EMAIL PROTECTED]       Subject:     [daarut-tauhiid] Fwd:  
Memoar         
                    groups.com                  Allahuyarham Ust. Rahmat 
Abdullah                 
                                                                                
                  
                                                                                
                  
                    06/16/2005 09:40 AM                                         
                  
                                                                                
                  
                                                                                
                  





" Hai Jiwa yang tenang, kembalilah kepada TuhanMu dengan hati yang puas
lagi
diridhoi-Nya,maka masuklah kedalam jama'ah hamba- hambaKu, masuklah ke
dalam
Syurga-Ku"





--- In [EMAIL PROTECTED], "arief.w" <[EMAIL PROTECTED]>

wrote:

Assalamu'alaikum wr wb



    Alhamdulillah, ana termasuk yang diberi kesempatan oleh Allah SWT

untuk menyaksikan secara langsung Prosesi pemakaman Ust. Rahmat

Abdullah.Acara dimulai jam 11. 00 yang dibuka dengan pembacaan Memoar

almarhum oleh Ust. Mahfudz Shiddiq.



Dalam memoarnya beliau menceritakan bahwa sekitar 2 pekan sebelum

beliau wafat, beliau sempat menghadiri pemakaman muridnya. Di salah

satu makam terdapat makam almarhum Ust. Ahmad Madani, namun beliau

melihat di tempat yang kosong disebelah makam Ust. Madani tanpa

berkata apa-apa , dan ditempat kosong itulah sekarang beliau

dimakamkan. Pagi hari sebelum rapat DPR, beliau menyempatkan diri

untuk mendatangi satu persatu ruangan anggota Dewan PKS dan

mengucapkan salam. Pada sore harinya sepulang rapat dewan, beliau

menghadiri rapat Lembaga Tinggi Partai dan sempat memberikan taujih,

salah satu taujihnya adalah agar para qiyadah dapat menjaga lisannya,

terutama kepada para kader, karena hal ini memiliki pengaruh sangat

besar terutama jika para kader mendapati kondisi yang sangat berat.

Setelah berwudlu, beliau merasakan pusing yang sangat luar biasa dan

mengatakan sepertinya ada gempa & pada saat itu beliau mengatakan Laa

ilaha illa Anta. Setelah itu sempat dipanggilkan ambulans dari tim

medis Bulan Sabit merah dan dibawa ke RS Islam Cempaka Putih, namun

pada jam 19.30 beliau menghembuskan nafas terakhir.



Salah satu sambutan yang berkesan adalah dari Ust. Tifatul S, beliau

mengatakan bahwa pada awalnya beliau hanyalah tukang bengkel biasa,

namun karena dengan pendekatan cinta dari Ust. Rahmat, beliau bisa

menjadi sekarang ini. Ust Rahmat adalah sosok yang memberikan cintanya

kepada umat dan dakwah ini. Ada suatu kisah dimana beliau diminta

untuk menegur keras seorang al akh yang lalai, namun beliau justru

mengatakan tidak ingin menyakiti hati seorang saudara yang sudah

sekian lama berdakwah dan ingin menasehati akh tersebut dengan cara

yang lain. Di akhir pernyataannya Ust. Tifatul mengajak kita untuk

mengantar Ust. Rahmat dengan cinta karena beliau selama ini

mengajarkan kepada kita akan cinta.Itulah sosok beliau yang begitu

lembut, dan mudah-mudahan Allah SWT yang Maha Lembut dapat

memperlakukan jasad dan ruhnya dengan lembut dan penuh cinta.



Pada saat jenazah diangkat dan di gotong ke liang lahat, maka

teriakkan takbir " Allaahu Akbar!!" menggema seakan memberikan salam

perpisahan terakhir kepada syaikhut Tarbiyah kita. Di akhir kata,

benih-benih dan bibit-bibit dakwah yang ditaburkan di dalam kebun

dakwah ini Insya Allah sudah tumbuh mekar dan berbuah, dan kita-kita

inilah tanaman dan buah yang telah beliau perjuangkan selama ini.....

        " Hai Jiwa yang tenang, kembalilah kepada TuhanMu dengan hati

yang puas lagi diridhoi-Nya,maka masuklah kedalam jama'ah hamba-

hambaKu, masuklah ke dalam Syurga-Ku"

--- End forwarded message ---

===================================================================
        Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================================
http://blog.boleh.com/fathulrahman/
FS : [EMAIL PROTECTED]



________________________________________
Website: http://www.m3-community.org
Milis: http://milis.m3-community.org
Info: [EMAIL PROTECTED]
Feedback: [EMAIL PROTECTED]

---
Supported by:
INDOSAT
Support: [EMAIL PROTECTED]

DutaHost: http://www.dutahost.net

Kirim email ke