Saduran dari salah satu BLOG:
http://adinoto.blogspot.com/


Hare Gene Masih Ngaku Jadi Pakar??? Plis Deh Roy!!! 

Posting saya beberapa hari ini berkenaan dengan kritik pedas kepada saudara Roy 
Suryo memang beralasan. Alasan paling kuat datang dari kesadaran diri sendiri 
betapa publik selama ini disuguhkan pertunjukan oleh sosok yang mengaku dirinya 
seorang pakar multimedia dan internet.

Publik Indonesia memang seakan haus karena terhitung awam dalam sektor 
teknologi, internet, dan/atau multimedia. Tapi pakar-pakar sebenarnya 
kelihatannya tidak berminat (dan/atau sibuk?) untuk mau menampilkan dirinya ke 
publik. Karena itu keberadaan seorang Roy Suryo dirasa tepat mengisi sejuknya 
akan kebutuhan atas seorang yang dikatakan pakar.

Pertanyaannya sejauh mana sih kepakaran seorang Roy Suryo? Menilik tulisan 
beliau pada mediaindo.co.id membuat hati saya semakin mantap untuk meluruskan 
kepada masyarakat, siapakah seorang Roy Suryo sebenarnya.

Berikut kutipan dari tulisan beliau tersebut:
Di level masyarakat, kini populer pula standar MiniDV yang kasetnya seukuran 
dengan DVCam di dunia broadcast. Hanya teknologi kameranya yang masih berbeda, 
karena rata-rata kamera standar broadcast memiliki teknologi lensa 3-CCD 
(Charge Couple Devices) yang kualitas hasil optiknya lebih baik dibandingkan 
kamera-kamera MiniDV, meski kini beberapa ada juga yang sudah dijual 
menggunakan Lensa Carl-Seizz, Leica Dicomar, 3-CCD, dan resolusi di atas 4 
megapixel.

Apabila kita perhatikan dengan seksama kalimat diatas RANCU dan murni ditulis 
oleh orang yang sama sekali bukan pakar. Kenapa? Di bagian atas sang Diva 
membahas soal motion camera (MiniDV) dan broadcasting, namun tiba-tiba 
dibawahnya menulis resolusi diatas 4 megapixel??? 4 Megapixel??? come on Roy... 
are you kidding me?? Kamera motion (camcorders digital) itu masih dalam orde 
satu koma mega pixels (untuk ukuran consumers camera), tapi diatas 4 Mega 
pixels?? Anda ngomongin Camera motion ato Digital Camera (Still Picture???) 
Rancu apa ga ngerti Roy????

Hari ini komunitas online disibukkan dengan berita konfirmasi email Roy Suryo 
kepada surat pembaca majalah Tempo sehubungan dengan pernyataannya bahwa saat 
ini banyak upaya untuk character-assasination (yang dirasakan terjadi pada 
dirinya) sehingga beliau merasa tidak perlu untuk turut serta pada beberapa 
layanan di internet yang (disebut-sebut oleh beliau sebagai trends saja, dan 
dipandang sudah norak untuk ukuran masyarakat lainnya) :D Email ini sore-sore 
saya peroleh dari forward-an rekan Jay.

Berikut kutipannya:
Selama ini saya selalu menggunakan email [EMAIL PROTECTED] dan [EMAIL 
PROTECTED] (meski dahulu sempat memakai [EMAIL PROTECTED] dan kini masih dalam 
proses reaktivasi). Saya sengaja tidak membuat Blog atau homepage pribadi 
karena memang tidak merasa perlu ikut
beberapa model layanan yang mungkin masih dianggap tren bagi seseorang, tetapi 
sudah dianggap norak oleh masyarakat lainnya.

Semoga dunia Internet kembali seperti sediakala dan tidak ada yang menjadi 
korban oknum-oknum yang (mungkin) tidak menginginkan masyarakat Indonesia 
menjadi lebih maju dengan kecanggihan teknologi komunikasi dan informasi 
Internet tersebut.

KRMT Roy Suryo Notodiprojo
Jalan Magelang Km. 5 No. 8
Yogya
==================

Is this Roy something or really off?
Blog saat ini bukan hanya merupakan trends ato istilah beliau kartasis saja, 
tapi hampir semua masyarakat embrace mempergunakan sebagai sarana komunikasi, 
visi dan sharing informasi. Bahkan para CEO embrace (berlomba-lomba) 
mempergunakan blogs sebagai sarana sharing informasi seperti Jonathan Schwartz 
dari Sun Microsystems, Nicholas Carrs dari Red Hat, seperti pernah saya bahas 
di blog saya sebelumnya pada medio September 2004 (Hey anyway gue juga CEO, and 
I still have time to blog myself :D)

So anda hare gene masih ngaku jadi pakar Roy? Plis deh...

PS:
Temuan ini dikemukan hasil kongkong-kongkong online dengan rekan-rekan yang 
notabene belum ada yang mau ngaku disebut pakar :D.... big thanks to Idarmadi 
"Chow Yun Fat", Jay Yulian dan Siboro-san.


posted by adinoto @ 4:37 PM 12 comments   
A Reply From Mr.Celebrity (Mine is Banned??? -- Fortunately Not, Thanks Mr. 
Admin!!) 

I got a reply this morning from Mr.Celebrity himself at Genetika mailist

He said that he was questioning the Metro-TV for who Mr. Hasyim really is, 
before making such opinion (which is I doubt it), and make a clear statement 
that "A Professional is known as a Professional once he claimed that he is a 
Professional", which is not Mr. Hasyim case (since he's not claimed he's a Pro).

This is sound pathetics to me, that a public figure like him is making such 
comment to justify what he's done to the public (and other people). :( I try to 
make some smooth argument that a Pro is should be judge by public not by his 
own claim but seems that the mailing list is moderated (and my mail is nowhere 
to found up to this point --- revised: It's posted after several hours pending. 
Due moderated mode perhaps?? Anyway thanks Mr. Admin!!).

So here I am, feeling like having pain in the ass mole and I guess I'll put my 
writing in my own column. Here's the scripts :

From: KRMT Roy Suryo Notodiprojo <[EMAIL PROTECTED]> Date: Sun Jan 30, 2005 
5:44 pm Subject: Re: Media Indonesia 13-01-05 - Belajar dari Video Dede dan I 
cut

Pak Adinoto Yth,

Terimakasih atas komentarnya ...Mohon diingat tulisan saya tersebut dibuat 
sebelum pak Hasyim akhirnya"mengaku" bahwa dia memang sering membantu TVRI 
Banda Aceh dalam liputannya, terus terang saja sebenarnya saya saat juga juga 
sudah sempat mempertanyakan hal tersebut kepada Metro-TV apa profesi sebenarnya 
dari beliau dan memang belum ada "pengakuan" tersebut dari ybs dan sempat 
menulis Opini lanjutan dari yang keluar di Media Indonesia itu.

Setelah semuanya clear bahwa beliau itu memang sudah profesi dan pekerjaannya 
adalah sebagai "kamerawan pocok'an (Jw)" tersebut, saya akhirnya men-drop Opini 
selanjutnya tersebut dan malah sekarang ybs sudah"disejajarkan" dengan 
kamerawan2 (profesional) dari Metro-TV lainnya dalam tayangan di Metro-TV "4 
Pendekar Merekam Tsunami".

Bagaimanapun juga, kita semua juga tidak tahu sebelum ybs "mengaku", bukan?
:-)

Salam hangat dari Jogja,
-----------------------------
KRMT Roy Suryo Notodiprojo
[EMAIL PROTECTED]
YC2VRS
0811-28-2811 / 081-888-28110888-110-2811 /
0815-990-2811081-2828-2811 / 08131-0000-166
Fax : 0274-589440
------------------------------

Here's what I reply then :

Pak Roy Yth,

Sejauh pengetahuan saya, keprofesionalan seseorang itu dinilai oleh 
publik/masyarakat bukan atas dasar pengakuan yang bersangkutan (ybs). Seperti 
contoh kasus anda sendiri, saat ini banyak kalangan masyarakat yang 
mempertanyakan kepakaran anda, apakah klaimnya didasarkan penilaian publik atau 
pengakuan ybs??

Bagaimana pula kasusnya apabila ybs pintar melakukan media spin??

Sudah seharusnya orang-orang yang bertengger di posisi selebriti IT memberikan 
contoh yang baik dan benar, bukan menjustifikasi sesuatu seenaknya saja. 
Tingkat kepakarannya akan semakin dipertanyakan orang, walaupun kaum minoritas 
(yang lebih melek).

Semoga kritik ini dapat menjadi masukan yang membangun.

Salam tempel dari ciumbuleuit,
Macnoto


posted by adinoto @ 1:01 PM 6 comments  


SITUS milik ROY SURYO
http://roysuryowatch.org/


________________________________________
Website: http://www.m3-community.org
Info: [EMAIL PROTECTED]
Feedback: [EMAIL PROTECTED]
Milis options: http://milis.m3-community.org

---
Supported by:

INDOSAT
Contact center: [EMAIL PROTECTED]

DutaHost: http://www.dutahost.net

Kirim email ke