Buat yg seneng senam/fitness and renang pake baju bahan sintetis.. ati2
aja..

________________________________________________________________



"Handphone" Infra Merah Tembus Pandang Beredar

SEORANG wanita cantik telanjang keluar dari kolam berenang. Ia
melenggang santai, tanpa terlihat risih berjalan mengitari kolam
menuju kursi yang berjejer di tepian. Tidak lama berselang, gadis
remaja berwajah lugu dengan postur bugil sedikit berlari melintas
menuju kamar ganti usai berenang.

Wanita-wanita yang tampak 'bugil' tersebut bukan orang gila. Mereka
juga bukan kaum ekshibisionis yang gemar memperlihatkan tubuh
telanjang. Sesungguhnya mereka mengenakan pakaian renang. Namun, tubuh
mereka jadi tampak telanjang hanya korban dari kecanggihan teknologi
kamera tembus pandang yang terpasang di handphone (HP). Baju renang
yang mereka pakai justru menjadi bahan sempurna yang dapat ditembus
sinar infra merah.

Handphone dengan kamera xray built-in itu memungkinkan para perempuan
terlihat sia-sia menutupi tubuhnya dengan pakaian renang atau senam
yang umumnya terbuat dari bahan sintetis. Kamera tembus pandang itu
bekerja pada tinta, bahan-bahan sintetis seperti baju renang, baju
senam, original silk (sutera asli). Tapi tidak berfungsi pada bahan
lain seperti nilon, katun dan jins. Tidak ada sistem on/off untuk
Xray, jadi HP tembus pandang akan selalu keadaan on, tetapi hanya
berefek pada bahan sintetis. Target banyak terdapat di kolam renang,
gym/fitness, pesta, dancer.

Tidak sulit mendapatkan perangkat 'nakal' tersebut. Bahkan dalam satu
iklan yang terpampang jelas di sebuah situs internet. Dilengkapi
dengan tarif modifikasi yang dibutuhkan untuk setiap HP. Biayanya,
minimal satu juta rupiah untuk jenis Nokia 3660 dan Sonny Ericson
K500. Untuk spesifikasi HP yang lebih canggih seperti Nokia 9500 atau
XDA O2, diperlukan biaya sebesar dua juta rupiah. HP akan dirombak
total, karenanya lupakan garansi jika kelak HP bermasalah.

Peminatnya tidak sedikit. Menurut Edu, penjual peranti tersebut,
peminat HP tembus pandang berasal dari berbagai kalangan. "Harganya
kan tidak terlalu mahal, tetapi yang beli memang punya niat jahil
betul. Tiap hari ada saja yang beli," tambahnya sambil tertawa.
Menurutnya, kebanyakan peminat HP jenis itu memang laki-laki. Target
mereka jelas, meneropong para perempuan yang di kolam renang umum dan
tempat senam atau fitness. Karena di tempat itu, para kaum hawa memang
menggunakan bahan pakaian yang memungkinkan untuk ditembus hingga ke
permukaan kulit.

"Teknologi sih memang gila kalau dikuasai orang-orang yang tidak
berakhlak," komentar pengamat teknologi informasi, Ono W Purbo
blak-blakan, Jumat (10/06). Padahal, tadinya teknologi inframerah yang
digunakan untuk menembus lapisan penghalang kulit hanya digunakan
dalam teknologi militer. "Teknologi itu biasanya dipakai dalam
pengintaian malam hari. Secara sederhana, sinar infra red akan
menangkap panas dari tubuh. Jadi, tubuh akan terlihat jelas meski
dalam keadaan gelap," paparnya. Namun yang berkembang, teknologi
semacam ini digunakan untuk hal-hal yang menjadikan kaum perempuan
sebagai korban.

Adalah Kaya Spesial Optic, Inc, sebuah perusahaan asal Jepang yang
mengenalkan produk yang disebut "Infrared See Through Filter PF".
Perusahaan yang mengkhususkan diri pada alat optik selama 30 tahun itu
memproduksi sebuah alat yang dapat menembus pandangan dibalik
permukaan objek.

Pada dasarnya, apa yang dilihat manusia adalah pantulan cahaya yang
merepresentasikan bagian terbatas dari spektrum elektromagnetik. Ada
syarat yang harus dipenuhi sebuah objek agar dapat terlihat mata
manusia normal, yaitu panjang gelombang. Radiasi sinar inframerah
tidak terlihat mata manusia normal karena panjang gelombangnya tidak
memenuhi syarat. Plastik merupakan bahan yang dapat membelokkan
radiasi inframerah masuk ke dalam klasifikasi gelombang terlihat.

Sementara baju renang dan senam terbuat dari bahan sintesis pabrik
yang pada dasarnya adalah plastik. Akibatnya, jika sinar inframerah
dikenakan pada permukaan sintetis, maka ia akan membelokkan gelombang
sesuai dengan prasyarat mata normal. Selanjutnya, pantulan permukaan
kulit dibalik baju berbahan sintetis akan terlihat jelas.

Kebebasan untuk berenang di tempat umum atau berlatih kebugaran di
pusat fitness menjadi terampas. HP yang dilengkapi dengan perangkat
tersebut dapat digunakan kapan saja di tempat umum tanpa terlalu
mencurigakan.

Kegiatan merekam dan kemudian disimpan dalam memory card tidaklah hal
yang rumit. Penyebarannya lebih mudah lagi. Transfer data yang
didukung oleh kemudahan teknologi, dinikmati oleh sebagian besar
pemilik HP. Penikmatnya juga tidak sedikit.

"Gue sih seneng-seneng aja kalau punya file seperti itu. Apalagi
gratisan," ujar Agus, seorang pekerja swasta. Kepemilikan peranti
tersebut tentu legal. Tapi yang menjadi masalah adalah ketika
teknologi tersebut berubah menjadi teror yang mengganggu aktivitas
normal. Sementara mekanisme hukum terlalu jauh di belakang kemajuan
teknologi yang membuka ruang bagi intimidasi.

Kalau modus kamera tersembunyi di toilet umum atau kamar ganti bisa
sedikit diakali. Sikap hati-hati dan waspada akan semua titik-titik
mencurigakan sebelum menggunakan ruang publik tersebut. Namun,
keberadaan HP tembus pandang tidak seperti kamera tersembunyi. HP ini
tidak terlihat mencolok karena modifikasinya tidak akan menghasilkan
perbedaan yang kentara secara fisik. Artinya, kolam renang umum bukan
lagi tempat yang menyenangkan untuk berolahraga atau berekreasi
melepas kepenatan.

Teknologi memang ibarat pisau bermata dua. Kegunaannya dapat
menguntungkan sekaligus mengganggu orang lain. Tapi, saat
pemanfaatannya merugikan sebagian orang, akan ada reaksi yang muncul.
"Bagaimanapun, yang menjadi mekanisme kontrol adalah masyarakat," ujar
Onno. Dengan luasnya informasi yang sampai ke masyarakat, bukannya
tidak mungkin akan timbul reaksi. Perusahaan raksasa asal Jepang,
Sonny, akhirnya menghentikan produksi handycam x-ray dan menarik
kembali produk yang sudah dilepas di pasaran. Kebutuhan akan nama baik
sebuah perusahaan besar membuat Sonny mengambil langkah yang merugi
jika dilihat dari sisi ekonomi sebuah produksi.(CA\M-1)




Isty Melanie











---------------------------------
Yahoo! Sports
 Rekindle the Rivalries. Sign up for Fantasy Football
________________________________________
Website: http://www.m3-community.org
Info: [EMAIL PROTECTED]
Feedback: [EMAIL PROTECTED]
Milis options: http://milis.m3-community.org

---
Supported by:

INDOSAT
Contact center: [EMAIL PROTECTED]

DutaHost: http://www.dutahost.net

Kirim email ke