Dear Friends...

Ada renungan bagus nih ...  



Kupikir ini bagus untuk di-sharing kan........ 



MENEROBOS LAMPU MERAH 
  
Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. 
Jack segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia 
tahu 
perempatan di situ cukup padat sehingga lampu merah biasanya menyala cukup 
lama. Kebetulan jalan di depannya agak lenggang. Lampu berganti kuning. Hati 
Jack berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter 
menjelang garis jalan, lampu merah menyala. Jack bimbang, haruskah ia 
berhenti atau terus saja. "Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem 
mendadak," pikirnya sambil terus melaju. 
  
Prit! Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya 
berhenti. Jack menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. 
Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing. 
Hey, itu khan Bob, teman mainnya semasa SMA dulu. Hati Jack agak lega. Ia 
melompat keluar sambil membuka kedua lengannya. 
  
"Hai, Bob. Senang sekali ketemu kamu lagi!" 
  
"Hai, Jack." Tanpa senyum. 
  
"Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru. Istri 
saya sedang menunggu di rumah." 
  
"Oh ya?" Tampaknya Bob agak ragu. 
  
Nah, bagus kalau begitu. "Bob, hari ini istriku ulang tahun. Ia dan anak-anak 
sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh 
terlambat, dong." 
  
"Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi lampu 
merah di persimpangan ini." 
  
O-o, sepertinya tidak sesuai dengan harapan. Jack harus ganti strategi. 
"Jadi, kamu hendak menilangku? Sungguh, tadi aku tidak melewati lampu merah. 
Sewaktu aku lewat lampu kuning masih menyala." Aha, terkadang berdusta 
sedikit bisa memperlancar keadaan. 
  
"Ayo dong Jack. Kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIMmu." 
  
Dengan ketus Jack menyerahkan SIM lalu masuk ke dalam kendaraan dan menutup 
kaca jendelanya. Sementara Bob menulis sesuatu di buku tilangnya. Beberapa 
saat kemudian Bob mengetuk kaca jendela. Jack memandangi wajah Bob dengan 
penuh kecewa. Dibukanya kaca jendela itu sedikit. Ah, lima centi sudah cukup 
untuk memasukkan surat tilang. Tanpa berkata-kata Bob kembali ke posnya. 
  
Jack mengambil surat tilang yang diselipkan Bob di sela-sela kaca jendela. 
Tapi, hei apa ini. Ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota. Kenapa 
ia tidak menilangku. Lalu nota ini apa? Semacam guyonan atau apa? Buru-buru 
Jack membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Bob. 
  
"Halo Jack, 
Tahukah kamu Jack, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, Ia 
sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah. 
Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas ia bisa bertemu 
dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami satu-satunya sudah 
tiada. Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan  berkenan 
mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk. 
Ribuan kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Betapa sulitnya. Begitu 
juga kali ini. Maafkan aku Jack. Doakan agar permohonan kami terkabulkan. 
Berhati-hatilah. 
  
-Bob-" 
  
Jack terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bob. Namun, Bob 
sudah meninggalkan pos jaganya entah kemana. Sepanjang jalan pulang ia 
mengemudi perlahan dengan hati tak tentu sambil berharap kesalahannya 
dimaafkan. 
  
Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain. Bisa 
jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita. Hidup ini sangat berharga, 
jalanilah dengan penuh hati-hati. 
  



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
________________________________________________
Website: www.m3-community.org
Milis options: http://milis.m3-community.org
Info: [EMAIL PROTECTED]
Feedback: [EMAIL PROTECTED]

---
Supported by:

INDOSAT
Matrix Portal: www.matrix-centro.com
Mentari Portal: www.klub-mentari.com
IM3 Portal: www.m3-access.com
Contact center: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]

DutaHost: www.dutahost.net

Kirim email ke