*********** BEGIN FORWARDED MESSAGE  ***********

On 10/11/00 at 4:25 PM santika <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>> *********** BEGIN FORWARDED MESSAGE  ***********
>>
>> On 10/10/2000 at 15:45 Free York <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> ~ANAK KECIL PENJAJA KUE
>> ~Seorang pemuda yang sedang lapar pergi menuju restoran jalanan dan iapun
>> ~menyantap makanan yang telah dipesan. Saat pemuda itu makan datanglah
>> ~seorang anak kecil laki-laki menjajakan kue kepada pemuda tersebut,
>> ~"Pak, mau beli kue, Pak?"
>> ~
>> ~Dengan ramah pemuda yang sedang makan menjawab "Tidak, saya sedang
>> ~makan".
>> ~Anak kecil tersebut tidaklah berputus asa dengan tawaran pertama. Ia
>> ~tawarkan lagi kue setelah pemuda itu selesai makan, pemuda tersebut
>> ~menjawab "tidak dek saya sudah kenyang".
>> ~
>> ~Setelah pemuda itu membayar kekasir dan beranjak pergi dari warung kaki
>> ~lima, anak kecil penjaja kue tidak menyerah dengan usahanya yang sudah
>> ~hampir seharian menjajakan kue buatan bunda. Mungkin anak kecil ini
>> ~berpikir "Saya coba lagi tawarkan kue ini kepada bapak itu, siapa tahu
>> ~kue ini dijadikan oleh-oleh buat orang dirumah".
>> ~
>> ~Ini adalah sebuah usaha yang gigih membantu ibunda untuk menyambung
>> ~kehidupan yang serba pas-pasan ini. Saat pemuda tadi beranjak pergi dari
>> ~warung tersebut anak kecil penjaja kue menawarkan ketiga kali kue
>> ~dagangan.
>> ~
>> ~"Pak mau beli kue saya?", pemuda yang ditawarkan jadi risih juga untuk
>> ~menolak yang ketiga kalinya, kemudian ia keluarkan uang Rp. 1.500,00
>> ~dari dompet dan ia berikan sebagai sedekah saja.
>> ~"Dik ini uang saya kasih, kuenya nggak usah saya ambil, anggap saja ini
>> ~sedekahan dari saya buat adik".
>> ~Lalu uang yang diberikan pemuda itu ia ambil dan diberikan kepada
>> ~pengemis yang sedang meminta-minta. Pemuda tadi jadi bingung, lho ini
>> ~anak dikasih uang kok malah dikasih kepada orang lain.
>> ~
>> ~"Kenapa kamu berikan uang tersebut, kenapa tidak kamu ambil?" Anak kecil
>> ~penjaja kue tersenyum lugu menjawab, "Saya sudah berjanji sama ibu
>> ~dirumah ingin menjualkan kue buatan ibu, bukan jadi pengemis, dan saya
>> ~akan bangga pulang kerumah bertemu ibu kalau kue buatan ibu terjual
>> ~habis. Dan uang yang saya berikan kepada ibu hasil usaha kerja keras
>> ~saya. Ibu saya tidak suka saya jadi pengemis".
>> ~
>> ~Pemuda tadi jadi terkagum dengan kata-kata yang diucapkan anak kecil
>> ~penjaja kue yang masih sangat kecil buat ukuran seorang anak yang sudah
>> ~punya etos kerja bahwa "kerja itu adalah sebuah kehormatan", kalau dia
>> ~tidak sukses bekerja menjajakan kue, ia berpikir kehormatan kerja
>> ~dihadapan ibunya mempunyai nilai yang kurang, dan suatu pantangan bagi
>> ~ibunya, anaknya menjadi pengemis, ia ingin setiap ia pulang kerumah ibu
>> ~tersenyum menyambut kedatangannya dan senyuman bunda yang tulus ia balas
>> ~dengan kerja yang terbaik dan menghasilkan uang.
>> ~
>> ~Kemudian pemuda tadi memborong semua kue yang dijajakan lelaki kecil,
>> ~bukan karena ia kasihan, bukan karena ia lapar tapi karena prinsip yang
>> ~dimiliki oleh anak kecil itu "kerja adalah sebuah kehormatan" ia akan
>> ~mendapatkan uang kalau ia sudah bekerja dengan baik.
>> ~
>> ~CATATAN DARI PENULIS :
>> ~Semoga cerita di atas bisa menyadarkan kita tentang arti pentingnya
>> ~kerja. Bukan sekadar untuk uang semata.... Jangan sampai mata kita
>> ~menjadi "hijau" karena uang sampai akhirnya melupakan apa arti
>> ~pentingnya kebanggaan profesi yg kita miliki. Sekecil apapun profesi
>> ~itu, kalo kita kerjakan dengan sungguh-sungguh, pastilah akan berarti
>> ~besar.....
>> ~
>> ~
>> ~-------------------------- eGroups Sponsor -------------------------~-~>
>> ~eLerts
>> ~It's Easy. It's Fun. Best of All, it's Free!
>> ~http://click.egroups.com/1/9699/5/_/74180/_/971167170/
>> ~---------------------------------------------------------------------_->
>> ~
>> ~
>> ~
>>
>> *********** END FORWARDED MESSAGE  ***********
>>
>

*********** END FORWARDED MESSAGE  ***********



Ikutilah lomba banner flash berhadiah :
http://www.master.web.id/kreasi-banner-berhadiah.htm

-------[ Master Web Indonesia - www.master.web.id ] -------
Moderator         : [EMAIL PROTECTED]
Berlangganan      : [EMAIL PROTECTED]
Stop Berlangganan : [EMAIL PROTECTED]
-----------------------------------------------------------

Kirim email ke