Maaf, agak sedikit berlawanan arus nih...
Kalau menurut saya yang namanya web developer itu cenderung mengikuti perkembangan
internet yang sekarang ini terjadi. Kalau di Indonesia ini lucunya banyak
perusahaan yang ikut-ikutan latah untuk membuat web site. Bukan cuma perusahaan
besar, bahkan perusahaan kecilpun ikut-ikutan buat web site. Dengan adanya 'sifat'
yang latahan ini saya kira untuk jangka waktu empat sampai lima tahun yang akan
datang web developer masih sangat dibutuhkan.
Saya sendiri memprediksikan akan banyak web site yang tumbang dalam jangka waktu
tiga atau empat tahun lagi, karena hanya sekedar 'latah' dan tidak memiliki tujuan
atau konsep web site yang jelas. Nah, pada saat web site itu bertumbangan maka
yang namanya web developer yang profesional-lah yang akan tetap exist.
Kalau mau jujur nih..
Berapa banyak sih web developer di Indonesia ini yang memiliki ikatan kerja
(semacam projek) dengan perusahaan luar negeri ?? Saya kira ini kembali lagi pada
citra negara kita yang sekarang ini sedang jelek di mata manca negara.
Tambahan lagi nih...
Yang namanya portal internet (misalnya www.detik.com) jika kita mau jujur,
seberapa efektikkah daya jangkaunya sampai kepada masyarakat lapisan bawah jika
dibandingkan dengan berita yang menggunakan media tradisional seperti Koran atau
Surat Kabar ?????
regards,
sonny
Analisa Web Berhadiah total Rp.500.000 + Tshirt & Topi :
http://www.master.web.id/cgi-bin/webkritik/oktober.cgi
-------[ Master Web Indonesia - www.master.web.id ] -------
Moderator : [EMAIL PROTECTED]
Berlangganan : [EMAIL PROTECTED]
Stop Berlangganan : [EMAIL PROTECTED]
-----------------------------------------------------------