-------------------------------------------------------------------------------- Virus Shockwave Beresiko Tinggi (Sumber: Infokomputer) -------------------------------------------------------------------------------- Virus internet yang menyamar sebagai film Shockwave Flash telah meresahkan berbagai erusahaan di seluruh dunia, dan setidaknya satu vendor antivirus telah memasukkannnya ke level "high risk." Perusahaan antivirus McAfee mengatakan bahwa mereka telah menerima 50 laporan mengenai virus ini dalam waktu 24 jam, yang sebagian besar merupakan perusahaan, termasuk perusahaan yang tercatat di daftar Fortune 500. Laporan yang luar biasa banyaknya inilah yang membuat anak perusahaan Network Associates Inc. meningkatkan kewaspadaaannya. Virus yang pertama kali muncul Kamis lalu, disebar-luaskan dalam bentuk attachment e-mail yang berupa Shockwave Media Player. Ketika pengguna berusaha melihat attachment film palsu tersebut, virus ini mengirimkan salinan dirinya kepada semua orang di buku alamat Microsoft Outlook, dan menutupi jaringan e-mail. Virus ini tidak merusakkan file pada komputer, namun menamai ulang semua file .jpeg dan .zip dan memindahkannya ke direktori root PC tersebut, kata Patrick Nolan dari McAfee Anti-Virus Emergency Response Team (AVERT). Tampaknya virus ini tidak memiliki pola penyerangan terhadap industri tertentu, karena yang diserang termasuk pabrik, bank, pusat kesehatan, serta ritel, kata pejabat McAfee. Walaupun virus ini tidak menghapus file, ia bisa menyumbat jaringan dan membuat server e-mail offline. Membersihkan file-file yang telah dipindahkan dan dinamai ulang ini menghabiskan banyak waktu staff perusahaan, kata Nolan. Vendor antivirus sejak lama telah memperingatkan pengguna agar tidak membuka file attachment berjenis .exe. Salah satu alasan mengapa virus Creative.exe dapat menyebar dengan cepat adalah penggunaan icon Shockwave Flash. Para pengguna cenderung mempercayai icon yang biasa mereka lihat di komputer mereka, dan tampaknya pembuat virus mempermainkan kepercayaan tersebut. "Ini menjadi trend baru dalam pembuatan virus," kata juru bicara McAfee. Virus ini tidak meyebabkan kerusakan separah virus "I Love You", yang mencapai jutaan komputer pada Mei lalu dan melumpuhkan banyak perusahaan di seluruh dunia. Kemampuan virus "I Love You" untuk menghapus file dan daya sebarnya yang sangat cepat, membuat McAfee menempatkannya pada level "high risk - outbreak". Virus Shockwave menempati satu level di bawahnya. Vendor-vendor antivirus mengatakan bahwa pengguna dapat segera meng-upgrade software antivirus mereka, yang sebagian besar tersedia di situs mereka. Untuk Trend Micro http://www.antivirus.com/vinfo/, sedangkan McAfee http://www.avertlabs.com/. (**/idgns)
