|
Optimalisasi Amaliyah Ramadhan (2)
Meskipun ibadah puasa adalah
ibadah yang khusus diperuntukan kepada Allah SWT. yang mempunyai nilai khusus pula di hadapan Allah SWT. namun
Rasulullah SAW. sebagai
suri tauladan juga tetap menjaga
harmoni dan hak-hak keluarga selama Ramadhan. Sebagaimana yang
diriwayatkan oleh Ummu Salamah dan
Berbeda dengan kesan banyak orang
tentang Ramadhan, Rasulullah SAW. Justru menjadikan bulan
Ramadhan sebagai bulan penuh aktifitas
yang positif. Selain katifitas
di atas, beliaupun mengisinya dengan aktifitas da Kitapun saat ini dapat
melakukannya untuk menyemarakkan dakwah dengan melakukan rekruting sebanyak-banyaknya agar
setelah Ramadhan bertambah barisan kader dakwah kita.
Orang mukmin yang sadar, bahwa dirinya merasa
berhajat pada Allah SWT. akan terus memohon ampunan pada Allah SWT. atas
segala kekhilafan dan kedhaifan diri.
Apalagi Ramadhan sebagai bulan ampunan dan
rahmat. Rasulullah
SAW. selama Ramadhan selalu membaca do Ya Allah Engkau pemberi maaf, maka maafkanlah
diriku
Amaliyah Ramadhan yang juga dilakukan beliau adalah ber Dihalalkan bagi kamu pada
malam hari puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu, mereka itu
adalah pakaian, dan kamu pun adalah
pakaian bagi mereka. Allah mengetahui
bahwasanya kamu tidak dapat menahan
nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi
maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah
mereka dan carilah apa
yang telah ditetapkan Allah
untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu
benang putih dari benang hitam,
yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai
malam,(tetapi)
janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu
beri
Selama Ramadhan terdapat satu malam yang sangat populer, yaitu lailatul qadar, malam yang lebih berharga dari seribu bulan. Rasulullah
SAW. tidak pernah melewatkan kesempatan untuk meraih lailatul qadar ini terutama
malam-malam ganjil. Dalam hal ini Rasulullah
SAW. bersabda Barang siapa yang shalat pada malam lailatul
qadar karena iman dan ikhlas
pada Allah maka ia akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
Umrah di bulan Ramadhan nilainya sama
dengan ibadah haji atau haji
bersama Rasulullah SAW. sebagaimana jawaban
Rasul pada Ummu Salamah yang bertanya masalah tersebut. Sabda Rasulullah SAW.: Apabila datang bulan Ramadhan
maka berumrahlah, sebab umrah di
bulan Ramadhan sama nilainya
dengan haji atau sama dengan
ibadah haji bersamaku.
Demikianlah amaliyah
dan aktifitas Ramadhan yang dianjurkan kepada kita untuk
menjadi sarana tazkiyah dan tarqiyah
untuk meraih derajat taqwa. Agar buah Ramadhan ini
tetap terjaga pada diri kita
selama Ramadhan dan sesudahnya bahkan selama kehidupan
kita. Sehingga seakan-akan seluruh
kehidupan kita adalah Ramadhan. Akhirnya kita serahkan pada
Allah SWT. agar selalu
membimbing dan mengarahkan kita pada jalan yang lurus mencapai golongan orang-orang yang bertaqwa. Amin. Indra J { Eng Koh } HRD Makassar Telp.
( 0411 ) 420008
- 425375 HP. 0815 2500
600 - 0856 7122 111 e-mail : [EMAIL PROTECTED]
|
