Termasuk lah yip.
HaHaha
Octavia sent from Ranah Minang

-----Original Message-----
From: "A. Yahya Sjarifuddin" <[email protected]>
Date: Thu, 08 Jul 2010 16:47:37 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: -=+OPJA-7546+=- Kalo Opja itu, termasuk Punggawa bukan? :)
Rabu, 07/07/2010 13:56 WIB  
 
  Indosat Kembali Ditinggal Punggawa  
  Achmad Rouzni Noor II - detikinet
 
 
 
 Gedung Indosat (Ist.) 
 
 Jakarta - Indosat kembali ditinggal oleh para punggawa yang punya peranan 
penting di posisinya masing-masing. Apa penyebab hengkangnya petinggi operator 
telekomunikasi dengan pelanggan terbanyak kedua di negeri ini?
 
 Sejak Johnny Swandi Sjam digantikan oleh Harry Sasongko sebagai Direktur Utama 
Indosat yang baru, sejumlah petinggi yang jadi figur di perusahaan itu perlahan 
mulai angkat kaki. Sebut saja Syakieb Ahmad Sungkar, Guntur Siboro, Adita 
Irawati, dan Dewi Pelitawati.
 
 Syakieb sebelumnya sempat memegang jabatan Regional Sales Director di Indosat 
-- sebelum digeser jadi Chief Sales Officer. Kini ia telah keluar dari Indosat 
dan bergabung dengan Natrindo Telepon Seluler (Axis).
 
 Sementara Guntur, yang dulunya Direktur Marketing -- sebelum akhirnya juga 
digeser jadi Chief Marketing Officer, juga telah resmi resign dari Indosat. Ia 
mengaku ingin terjun ke dunia pendidikan menjadi akademisi. "Itu sudah 
cita-cita lama saya," jelasnya kepada detikINET, setelah ia mengundurkan diri 
beberapa waktu lalu.
 
 Sedangkan Adita yang biasa berhubungan dengan media sebagai Group Head of 
Corporate Communication Indosat juga telah keluar dan berpindah haluan tak lagi 
di industri telekomunikasi. Kemudian, posisi Group Head Legal di Indosat juga 
ditinggalkan oleh Dewi Pelitawati.
 
 Kabar terbaru, Indosat kembali ditinggal oleh dua sosok penting. Andy Jobs, 
Vice President Marketing Communication, dan Agung Widjanarko, Division Head 
BlackBerry Solutions, juga akan beranjak pergi untuk meninggalkan Indosat. Andy 
punya peran besar dalam komunikasi pemasaran Indosat. Sedangkan Agung pegang 
peran penting dalam ekspansi BlackBerry Indosat.
 
 "Semua yang keluar itu termasuk orang-orang terbaik Indosat," sesal orang 
dalam Indosat yang tak mau disebut namanya, kepada detikINET di Jakarta, Rabu 
(7/7/2010).
 
 Menurut penuturan dia, Andy telah mengajukan surat resign, efektif per 1 
Agustus 2010. Sedangkan Agung, katanya, sudah exit interview kemarin. "Kalau 
mau resign di Indosat musti exit interview dulu. Ditanya alasan dan lainnya, 
termasuk hitung-hitungan kompensasi. Juga kalau ada pinjaman dan lain-lain."
 
 "Banyak alasan untuk keluar dari Indosat sekarang. Mulai dari top manajemen 
yang tidak menyenangkan dan terlalu menekan, wewenang yang dipangkas, 
remunerasi yang sudah tak seseksi dulu karena bonus-bonus yang jauh berkurang. 
Sementara gaji sebetulnya sangat kecil kalau dibandingkan dengan perusahaan 
lain di industri telekomunikasi. Malah lebih banyak alasan untuk keluar 
daripada bertahan di Indosat," papar sang sumber terpercaya panjang lebar.
 
 Selain level petinggi, jumlah pegawai yang keluar dari Indosat kabarnya lebih 
banyak lagi jika termasuk dihitung hingga ke level manajer. Namun jumlah 
pastinya belum diketahui.
 
 Harry Sasongko, sang Dirut dan CEO Indosat, dalam beberapa kesempatan sempat 
dimintai komentarnya tentang fenomena banyaknya pegawai Indosat yang memilih 
untuk hengkang. Menurutnya, hal itu wajar terjadi di perusahaan sebesar Indosat.
 
 "Di perusahaan sebesar Indosat, perpindahan pegawai itu hal yang wajar dan 
biasa terjadi. Tolong jangan dikaitkan ke hal yang aneh-aneh. Siapa tahu ada 
kesempatan yang lebih baik di tempat lain," ujarnya.
 
 Harry juga mengaku tidak terjadi keretakkan di manajemen yang dipimpinnya. 
"Tidak ada hubungannya dengan kinerja atau kekompakkan manajemen. Jika ada yang 
mundur, baiknya ditanya ke pihak bersangkutan," tandasnya. ( rou / ash )
 
 

<<attachment: gdgindosat150.jpg>>

Kirim email ke