Mksh kang,
tapi yg gw alami mmg kenyataan gitu kang, tekanan darah pernah 180/110 kepala 
kayak mau pecah, efeknya ke jantung terkena dampak, makanya skrg makan cuma 
rebusan, sayuran gitu aja, santen no way lah...apalagi ruden eh duren



________________________________
 From: ALFIAN JAHUHARI <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Friday, February 3, 2012 10:13 AM
Subject: -=+OPJA-7926+=- artikel bagus nih ttg Darah Tinggi (Faktor U...) jgn 
sampe masuk perangkap
 

Tekanan Darah Tinggi Bukan Penyakit June 5, 2008
Filed under: Family,Kesehatan — mama ethan @ 7:47 am 
Tags: Tekanan Darah Tinggi

Kmaren sore (4 Juni 2008 ) dapet kabar kalo tensi Bapak naik lagi jadi 180, 
padahal kamren sudah turun. Sehingga dokter memindahkan Bapak ke ruang ICU dan 
dievaluasi selama 15 hari.
Padahal dalam pengawasan dokter kenapa tekanan darah bisa naik lagi? Itu yang 
jadi pertanyaan.
Pagi ini iseng2 cari artikel yang make sense untuk menjelaskan kondisi ini 
(paling ga, artikel ini make sense buat aku, tapi aku sendiri ga tau tinjauan 
secara medisnya bener apa ga).
Berikut artikelnya:
Tekanan Darah Tinggi Bukan Penyakit(Erabaru.or.id) – Selama ini seringkali 
penyakit tekanan darah tinggi diobati dengan minum obat penurun darah, 
akibatnya justru sebaliknya bahkan bisa stroke. Sebaliknya pengobatan 
tradisional Tiongkok mengobatnya dengan cara memperlancar saluran darah, 
sehingga hasilnya lebih baik.Tingkat usia sebagai batasan terjadinya tekanan 
darah tinggi kian hari semakin tidak berpengaruh. Ilmu kedokteran Barat 
sekarang mengatakan ada dua kategori tekanan darah tinggi yakni yang terjadi 
dari penyebab langsung dan yang terjadi sebagai efek sampingan. Sesungguhnya 
dalam ilmu pengobatan tradisional Tionghoa, pada zaman dahulu tekanan darah 
tinggi tidak disingung. Tidak menganggap tekanan darah tinggi sebagai sebuah 
penyakit. Namun, ilmu kedokteran sekarang menganggap tekanan darah tinggi 
sebagai sebuah penyakit, padahal semestinya adalah suatu gejala penyakit saja, 
sebuah gejala dari multipenyakit.Pada dasarnya sejumlah penyakit
 tertentu, misalnya penyakit ginjal, hipertiroidis (penyakit fungsi kelenjar 
gondok meningkat) dan lain sebagainya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. 
Sebagian besar, disebabkan sakit sehingga mengakibatkan naiknya tekanan darah, 
dengan demikian ini merupakan efek samping. Asalkan penyakitnya sembuh, tekanan 
darah akan turun dengan sendirinya. Selain itu, ada lagi yang disebut tekanan 
darah tinggi yang terjadi dari penyebab langsung, yaitu bukan disebabkan dari 
sejumlah penyakit, melainkan tekanan darah tinggi yang hanya berhubungan dengan 
pembuluh darah dan jantung saja.
Sebenarnya, cuaca yang dingin juga mungkin dapat menyebabkan tekanan darah 
tinggi, juga minum minuman beralkohol atau perasaan tegang, perasaan risau dan 
lain sebagainya. Semua ini juga mungkin menyebabkan tekanan darah tinggi. Dalam 
lingkup ilmu pengobatan tradisional Tiongkok, menurut Dokter Hu Naiwen dari 
Tong Deiang, Shanghai, China sebenarnya tidak dilakukan pembagian sebab 
penyakit darah tinggi seperti itu.
Kekurangan Oksigen
Ketika pasien mengidap tekanan darah tinggi, dr. Hu Naiwen selalu bertanya, 
apakah ada komplikasi lain? Jika ada beritahu sekaligus gejala penyakit 
lainnya. Tidak perlu khusus menangani tekanan darah tinggi, hasilnya malahan 
lebih baik. Sebab menurut pengamatannya, sebagian besar orang yang bertekanan 
darah tinggi punya kondisi demikian, dijelaskan gejala penyakitnya, dan anda 
sendiri juga bisa menganalisis sejenak penyakit apa sebenarnya?
Ada seseorang yang mukanya tampak merah, lehernya mengeras, detak jantung 
bertambah cepat, dan mengantuk. Jika anda melihat pasien seperti ini, dan anda 
tinjau dari sisi penyakit, bagaimana anda dapat menganalisisnya? Inilah gejala 
kekurangan oksigen. Namun, tahukah anda, penyakit tekanan darah tinggi 
gejalanya juga demikian. Lantas, apa hubungannya? Sesungguhnya satu hal yang 
sama. Kedua hal ini, mana yang merupakan sebab dan mana akibat?
Karena otak kekurangan oksigen, maka menyebabkan gejala tekanan darahnya 
tinggi. Saat kekuranga oksigen, perlu oksigen yang cukup untuk disuplai ke 
dalam otak, dan disaat demikian, untuk mencapai keseimbangan itu, jantung akan 
berdenyut dengan kekuatan yang lebih besar untuk memompakan darah ke otak. 
Sebelum memasukkan darah secukupnya, tekanan darah yang terukur sepertinya agak 
naik. Sebentar kemudian darah bisa mengalir masuk ke dalam otak, dan jika darah 
yang disuplai ke otak terpenuhi, oksigen dan zat lainnya terpenuhi, dengan 
sendirinya tekanan darah akan turun. Ini adalah konsep keseimbangan.
Jika otak atau organ lainnya kekurangan oksigen, maka jantung dengan kekuatan 
yang lebih besar, akan memompa darah ke dalam otak atau memompanya ke hati atau 
ke bagian organ lainnya. Ketika darah tidak dapat tersalur ke organ-organ, 
ditilik dari ilmu pengobatan tradisional Tiongkok adalah dikarenakan darah yang 
membeku, terhambat mengalirnya.
Misalnya, leher adalah sebuah saluran, leher mempunyai sebuah pembuluh nadi, 
dan darah disalurkan ke otak melalui pembuluh nadi leher. Tetapi, pada saluran 
yang naik ke pembuluh nadi leher, jika ada bagian yang tersumbat itulah yang 
dimaksud darah membeku dan tidak dapat mengalir, darah yang masuk terhambat, 
dengan begitu otak bisa kekurangan oksigen. Dengan demikian, diperlukan 
kekuatan yang lebih besar untuk memompanya sehingga kelihatan tekanan darah 
menjadi tinggi.
Cara Salah Menangani
Umumnya orang yang mengidap tekanan darah tinggi selalu mengkonsumsi obat 
penurun tekanan darah. Namun, ketika darah anda terhambat, lalu anda 
mengkonsumsi obat penurun tekanan darah, lantas apa darah itu sudah pasti bisa 
melewatinya? Tentu saja tidak! Itu juga yang menjadi alasan, mengapa 
mengonsumsi obat penurun tekanan darah, hasilnya justru sebaliknya malah 
membuat tekanan darah semakin tinggi. Sebab dengan menurunkan tekanan darah, 
darah di dalam otak malah semakin berkurang. Saat demikian, otak tetap saja 
tidak memiliki oksigen dan zat yang cukup, karena itu, jantung terpaksa 
menggunakan kekuatan yang lebih besar untuk menekannya. Meski jantung anda 
telah berupaya semaksimal mungkin, tetap saja tidak bisa mendukung darah masuk 
ke otak untuk memperkuat otot jantung mengalirkan darah ke organ yang 
ditujunya. Akibatnya, otot jantung akan menjadi semakin besar, sehingga 
terjadilah apa yang disebut pembesaran otot
 jantung.
Kalau otot jantung menjadi besar, lebih mudah menyebabkan tekanan darah tinggi 
menajdi bersifat permanen. Jika ada sedikit kerapuhan pada pembuluh darah otak 
(sisi dalam dinding pembuluh darah menghimpun sejumlah besar kolesterol 
sehingga dinding berubah menjadi lebih rapuh), maka lebih mudah pecah dan 
mengakibatkan perdarahan otak. Kaitan tekanan darah tinggi dengan stroke 
terletak di sini. Begitulah pengertian salah terhadap tekanan darah.
Para dokter menganggap, bila tekanan darah naik harus diturunkan. Begitu pula 
dengan pasien sekarang selalu menganggap, bila tekanan darah naik, harus 
diturunkan. Bila berobat ke dokter, dan tidak diberi resep obat penurun tekanan 
darah, pasti merasa tidak puas. Umumnya orang akan merasa, jika tekanan darah 
tidak turun, mungkin dapat menyebabkan stroke. Akibatnya, demi menurunkan 
tekanan darah malah mengakibatkan kekurangan oksigen pada otak, sehingga 
akhirnya sistem keseimbangan tubuh membuat tekanan darah semakin tinggi dan 
semakin mudah membuat penderita terkena stroke.
Cara Pengobatan Tradisional
Pengobatan tradisional Tiongkok terhadap penderita tekanan darah tinggi berbeda 
dengan pengobatan modern. Adalah menggunakan obat untuk memperbaiki peredaran 
darah dalam organ atau otak, supaya rongga pembuluh darah di sana sedikit 
membesar, dan menghilangkan darah beku yang tidak mengalir dalam perjalanan 
aliran darah sehingga dengan sendirinya darah akan lebih mudah lewat Bila darah 
sudah mengalir, maka secara otomatis tekanan darah akan menjadi normal secara 
permanen, bukannya menurunkan tekanan darah.
Sebenarnya sangatlah tepat jika ditinjau dari sudut pengobatan tradisional 
Tiongkok, saat ini seharusnya kita renungkan sejenak, sinshe sekarang juga 
kerap berdasarkan pandangan kedokteran Barat, yaitu menggunakan obat menurunkan 
tekanan darah. Kalau begitu, bukankah itu berarti manfaat dari pengobatan 
tradisional Tiongkok malah tidak berguna?
http://saintchristi.wordpress.com/2008/06/05/tekanan-darah-tinggi-bukan-penyakit/

jawab personal. “

Kirim email ke