Dari Milis Info Haji
Jum'at, 29 Oktober 2004 1:46:58 PM Ulama Besar Mekah Sayyid Muhammad Al-Maliki Wafat Jumat Subuh Mekah (MCH). Ulama besar yang terkenal sebagai ahli hadis dari kota suci Mekah Al-Mukarramah Dr. Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki Al-Hasani wafat hari Jumat, 29 Oktober saat Subuh, sekitar pukul 10.00 WIB hari ini, di Mekah, Arab Saudi. Wafatnya ulama besar yang sangat dekat hubungannya dengan umat Islam Indonesia ini cukup mengagetkan. Ketika namanya disebutkan dalam salat gaib di Masjid Hidayatullah, Blok M, Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, jemaah salat Jumat di masjid itu dibuat terperanjat. "Saya mendapat berita itu sekitar jam 11.00 siang dan langsung saya cek ke Arab Saudi, ternyata benar. Kami kehilangan ulama yang sangat besar perannya dalam pengembangan ilmu agama," kata Dr. Abdul Muhith Abdul Fattah, pimpinan Masjid Hudayatullah yang juga pernah dekat dengan almarhum saat di Mekah itu Sayyid Muhammad termasuk dekat dengan tokoh-tokoh Indonesia. Ketika Wakil Presiden Hamzah Haz menunaikan ibadah haji tahun 2003, ia diterima Sayid Al-Maliki dan diberi sorban hijau kesukaannya. Begitu juga ketika beberapa tokoh Indonesia melaksanakan umrah atau haji selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumahnya di Rushayfah, pinggiran kota Mekah. Tokoh-tokoh tersebut antara lain Dr. Amin Rais, mantan Ketua MPRRI. Sayyid Muhammad termasuk tokoh mazhab Maliki yang bertahan di Arab Saudi dalam dominasi mazhab Hanbali (baca Wahabi). Karya-karya yang akrab dibaca di Indonesia antara lain Mafahim Allati Yajibu an Tushahhah, Syaraful Ummah Muhammadiyah, Abwabul Faraj, dan lain sebagainya. Bahkan Habib Abdurrahman Alatas di Tebet selalu membaca setiap sore karya Sayyid Al-Maliki yang berjudul Sharauful ummah Muhammadiyah. Sayyid memiliki banyak murid dari Indonesa dan beberapa negara Afrka dan Asia Tenggara lainnya. Semua murid yang menimba ilmu kepadanya dibiayai dan bahkan diberi beasiswa dari sakunya sendiri. Ia pernah diundang pemerintah Malaysia dalam sebuah seminar international dan menyampakan makalahnya tentang negara Islam. Dalam sejarahnya Sayyid Al-Maliki memang agak sedikit renggang dengan penguasa dan tokoh agama yang didukung. Namun dengan keterbukaan yang mulai dihembuskan kerajaan Arab Saudi terhadap semua aliran keagamaan, Sayyid Al-Maliki memiliki peluang untuk berkiprah lebih jauh. Ayahnya, Sayyid Alwi tercatat sebagai Mufti Mazhab Maliki yang sangat terkenal di Arab Saudi kala itu. Kini, umat Islam sangat kehilangan tokoh dan ulama besar yang masih keturunan Rasulullah dari garis keturunan Sayyidna Hasan bin Ali/Fathimatuz Zahra. (MH) -------- [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/x3XolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ================> HAPUS IKLAN DIATAS DAN FOOTER INI JIKA ME-REPLY <================ Posting : [EMAIL PROTECTED] Archive : http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/ www.mitek.unibraw.ac.id || www.himamitek.cjb.net ************************************************************************************ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/mitek/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
