Dear All,
 
Sambil menunggu keputusan Pak Didit tentang nama dari wadah kita, kenapa
saya pilih dia. 
Karena saya tahu beliau orangnya berwawasan dan bijaksana. he..he..he..
 
Memang juga terpikirkan, konsep arisan seperti apa ya nantinya. 
Memang jika nilai yang ditarik adalah pada jumlah yang sama. 
Adalah nilai yang terkesan adil, tetapi jika dicermati sepertinya tidak
adil. 
Silahkan dicermati... 
 
Begini, 
Nilai 5 juta saat ini (sekarang), tentulah tidak sama dengan nilai 5
juta disaat 3-4 tahun lagi. 
Gambaran mudahnya gini : 
5 Juta Sekarang      = beras 1 ton, maka 
5 juta (3-4 th lagi) = beras 600Kg 
Kesemuanya sangat terkait dengan faktor inflasi ...(seperti dalam dunia
keuangan) 
 
Makanya : 
Jika sebuah RAPBN negara kita disusun dengan nilai yang sama dgn APBN
pada tahun lalu,  
maka yang sebenarnya terjadi adalah proses negara yang berpuasa.  
Jika sebuah RAPBN negara kita disusun dengan nilai  20% > daripada APBN
tahun lalu,  
maka yang sebenarnya terjadi adalah proses negara sedang berkembang dan
maju.  
 
Jadi, kira-kira gambaran usulan saya tentang regulasi arisan seperti ini
: 
(misalkan 100rb per bulan, 100 Orang Anggota, 1 periode ada 2 orang
penarik) 
Maka: 
Periode 1 : Penarik Andi & Antok,  memperoleh nilai tunai @5.000.000,- 
Periode 2 : Penarik Budi & Badu,   memperoleh nilai tunai @5.002.000,- 
Periode 3 : Penarik Cinta & Catur, memperoleh nilai tunai @5.006.000,- 
Periode 4 : Penarik Dani & Doni,   memperoleh nilai tunai @5.012.000,- 
Periode 5 : Penarik Edi & Endang,  memperoleh nilai tunai @5.020.000,- 
... 
... 
... 
Periode 49: Penarik Yani & Yudi,   memperoleh nilai tunai @7.352.000,- 
Periode 50: Penarik Zusi & Zaskia, memperoleh nilai tunai @7.450.000,- 
 
Gambarannya dijelaskan : 
Pada periode 2 : Andi & Antok masing2 membayar iuran sebesar @102.000 
Pada periode 3 : Andi & Antok masing2 membayar iuran sebesar @104.000 
                 Budi & Badu  masing2 membayar iuran sebesar @102.000 
Pada periode 4 : Andi & Antok masing2 membayar iuran sebesar @106.000 
                 Budi & Badu  masing2 membayar iuran sebesar @104.000 
                 Cinta & Catur masing2 membayar iuran sebesar @102.000 
.... 
.... 
begitu seterusnya hingga akhir periode. 
 
Maaf rekan, Ini adalah sekedar usulan teknis. Menurut subyektif saya,
cukup adil & transparan. 
 
Sebenarnya usulan saya ini terinspirasi setelah membaca sebuah buku
"KUNCI EMAS" kurang lebih ceritanya begini : 
 
"Dikisahkan dari sebuah kisah nyata tentang 7 orang sahabat di
pertengahan tahun 1980-an.  
Mereka yang sama2 menimba ilmu di salah satu perguruan tinggi di
Bandung. 
Setelah lulus kuliah ada yang sudah bekerja, belum bekerja dan ada yang
sudah punya usaha sendiri. 
Dari acara kumpul2 akhirnya, tercetus ide untuk membentuk sebuah arisan
dgn model seperti berikut : 
1. Penarik pertama (Si A), berhak menentukan dia akan merintis usaha
apa.  
   Maka disusunlah anggaran dan perkiraan biaya hingga dihasilkan sebuah
nominal (Mis. 20 Jt) 
   Diputuskan, Penarik Pertama akan membayar 40% (8Jt) dan lainnya
masing2 10% (2Jt). 
   Selanjutnya usaha dijalankan dan diawasi oleh masing2 anggota.
Diputuskan juga masalah komposisi 
   profit sharing sebanding dengan modal di Tiap tahunnya. Penarik
pertama berhak atas 40% profit,  
   sedangkan lainnya hanya 10%.  
2. 6 Bulan berikutnya.  
   Penarik kedua (Si B), berhak menentukan dia akan merintis usaha apa.

   Maka disusunlah anggaran dan perkiraan biaya hingga dihasilkan sebuah
nominal (Mis. 30 Jt) 
   Diputuskan, Si B akan membayar 40% (12Jt) dan lainnya masing2 10%
(3Jt). 
   Selanjutnya usaha dijalankan dan diawasi oleh masing2 anggota.
Diputuskan juga masalah komposisi 
   profit sharing sebanding dengan modal di tiap tahunnya. Si B berhak
atas 40% profit, sedangkan lainnya hanya 10%.  
3. Begitu seterusnya... 
 
Kini, 
Setelah hampir 20 tahunan. Ke-7 sekawan tersebut telah mencatatkan diri
sebagai orang-orang sukses di Metropolis. 
Masing-masing dari mereka adalah pemilik dan pemegang saham terbesar di
7 perusahaan yang berbeda. 
Dan ke-4 dari perusahaan mereka kini telah berstatus Go Public / BEJ
Listing / Tbk. " 

Saya juga punya kesan tentang sebuah pertanyaan dari seorang teman
menjelang subuh hari sepulang Temu Alumni.  
Begini kira-kira pertanyaannya : 
D: Sambil dengan mimik serius dia bertanya, persis seperti ekspresi
wajahnya waktu kuliah dulu. 
   "Pak Amir, sampeyan punya target di umur berapa akan dalam kondisi
kemandirian karir dan usaha?" 
A: Daku berpikir sejenak, "Aku pikir 40 pak" 
(Jadi jika sekarang saya masih berpikir, maka sudah 2 bulan yang lalu
Pak Madhi (rekan kita) sudah memulainya.  
 OK Pak Madhi, anda inspirator saya) 
 
Bagaimana menurut rekan-rekan, tentang kisah2 diatas? 
Saya tunggu jawabannya. 
 
Thanks,
 
Amir  

 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives
http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/x3XolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

================> HAPUS IKLAN DIATAS DAN FOOTER INI JIKA ME-REPLY 
<================
Posting   : [email protected]
Archive   : http://www.mail-archive.com/[email protected]/
                www.mitek.unibraw.ac.id || himamitek.brawijaya.ac.id
************************************************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mitek/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke