Ya, memang benar bahwa kebanyakan programmer suka dengan lingkungan kerja yang
sangat nyaman (seperti rumah sendiri). Mungkin ini disebabkan oleh kerja
programmer yang selalu dikejar2 deadline n target sehingga butuh tempat kerja
yang senyaman mungkin. Tetapi perlu kita ingat bahwa sang programmer juga
mempunyai tanggung jawab besar terhadap proyek yang dia tangani (khususnya), n
perusahaan (umumnya).
Klo menurut saya, untuk tempat kerja bolehlah kita bikin senyaman mungkin
sehingga si programmer bisa kerja seperti di rumah sendiri, tetapi tetap perlu
adanya suatu aturan yang mengatur si programmer dalam bekerja. Supaya si
programmer tidak "semau gue" dalam bekerja, masalahnya keadaan nyaman seperti
rumah sendiri biasanya membawa programmer untuk cenderung "semau gue" dalam
bekerja. Makanya harus diseimbangkan antara keduanya.....
Di Surabaya contohnya, ada sebuah perusahaan IT yang lumayan gedhe....
Lingkungan kerjanya di daerah perumahan (kantornya), terdapat 2 ato 3 lantai,
di lantai ke 3 terdapat beberapa kamar tidur yang disediakan untuk para
programmer yang ingin bermalam di kantor, dan ada juga kamar mandinya. Wis
poko'e klo masuk kantor itu ndak keliatan seperti kantor, melainkan seperti
rumah biasa. Programmernya bebas mau mulai kerja jam berapa aja... Namun tetap
ada peraturan yang mebatasinya, misalnya waktu kerja dalam sehari adalah 8 jam.
Apabila pada akhir bulan penjumlahan waktu kerja kurang maka sang programmer
dianggap utang waktu kerja, dan harus mengganti sehingga waktu kerjanya cukup.
Nah disini jadi programmer bekerja tetap pada jalur, artinya tetep pada
aturan yang ditetapkan perusahaan. Sehingga kejadian ttg software house yang
bangkrut gara2 kerja programmernya "semau gue" dapat dihindari.
best regard,
bhajoe
[EMAIL PROTECTED] wrote:
Programmer Lebih Suka Kerja di Rumahan
Di tempat lain saya menulis bahwa saya berencana untuk membuat sebuah
perusahaan start-up baru di pembuatan software (software house). Kami
mencari lingkungan yang pas untuk programmer. Bagaimana pola kerja
mereka? Apa kesukaan mereka? Jawaban dari pertanyaan ini akan
digunakan untuk mencari tempat kerja yang paling cocok untuk mereka.
Pada awalnya ada dua alternatif jenis tempat; kantoran dan rumahan.
Yang saya maksud dengan kantoran adalah bangunan yang memang didisain
untuk kantor. Memang ruangannya tidak didisain khusus untuk software
house. Di Bandung ada beberapa tempat perkantoran yang cukup wah,
seperti misalnya di Jalan Asia Afrika.
Setelah tanya ke sana kemari dan juga melibatkan diskusi dengan
beberapa kawan, saya mengambil kesimpulan bahwa sebetulnya programmer
itu lebih suka bekerja di tempat yang rumahan.
Ada beberapa alasan mengapa hal ini dilakukan. Programmer sering
bekerja tanpa mengenal waktu. Kalau bekerja di tempat kantoran, akan
sukar bagi mereka untuk keluar dan masuk. Yang membuat mereka susah
juga adalah kadang-kadang mereka terpaksa harus menginap di kantor.
Ada masalah dengan kamar mandi, meletakkan alat-alat mandi (sikat
gigi, sabun, dan yang paling penting handuk). Umumnya kantor tidak
menyediakan fasilitas ini.
Alasan lain yang cukup populer juga di kalangan programmer adalah
kesulitan cari makan. Programmer sering kesulitan untuk mencari makan.
Bayangkan, jam 1 pagi sang programmer baru teringat bahwa dia belum
makan malam (saking asyiknya membuat kode). Perut baru terasa lapan.
Kemana mau cari makan? Kalau tinggal di lingkungan perumahan, dia bisa
ke luar dan mencari makan di warung atau menunggu tukang jualan yang
lewat di jalan.
Beberapa hari yang lalu saya putuskan untuk mengajak kawan melihat
beberapa tempat (rumahan) yang saya maksudkan tersebut. Di Bandung,
daerah yang sering dijadikan tempat untuk perusahaan start-up antara
lain di Jalan Tubagus Ismail dan Sukaluyu. Pertama-tama kami
mengunjungi kantor IZI (sebuah tempat konsultasi pendidikan) di Jalan
Ambon. Tempatnya kelihatan kecil dari depan akan tetapi ternyata cukup
luas di dalamnya. Banyak siswa yang sedang mengerjakan soal di sana,
baik di kelas maupun di luar kelas. Menarik tempatnya, meskipun bukan
diisi oleh programmer dari software house.
Tempat kedua yang kami kunjungi adalah markas dari Sharing Vision,
yang sering menyelenggarakan training, workshop, survey, dan
konsultasi di bidang IT dan telekomunikasi. Mereka sudah
menyelenggarakan lebih dari 100 training untuk top management ke atas.
Markas mereka yang baru di Jl. Tubagus Ismail adalah sebuah rumah
biasa. Di dalamnya ada belasan orang yang sedang bekerja. Bahkan waktu
kami datang ke sana sedang ada sembilan mahasiswa informatika ITB yang
sedang kerja praktek. Ramai. Saya tunjukkan kepada kawan saya bahwa
model beginilah yang disukai oleh programmer. Bukan kantoran.
Tempat ketiga yang kami kunjungi adalah kantor dari Elda Sarana
Informatika, sebuah perusahaan yang bergerak di elektronika - lebih
khusus lagi di bidang vechicle tracking. Mereka memiliki produk yang
disebut ESItrack. Kantor mereka adalah sebuah rumah (2 atau 3 lantai)
di daerah Sukaluyu. Ketika kami mengunjungi mereka, ada beberapa
pekerja yang sedang sibuk membuat rangkaian elektronika. Lagi-lagi
model rumahan ini disukai oleh mereka.
Setelah ini semua kami menyimpulkan bahwa nampaknya software house di
Bandung lebih cocok dilakukan di rumahan.
Bagaimana pendapat Anda?
---------------------------------
Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from real people
who know.
[Non-text portions of this message have been removed]
================> HAPUS IKLAN DIATAS DAN FOOTER INI JIKA ME-REPLY
<================
Posting : [email protected]
Archive : http://www.mail-archive.com/[email protected]/
www.mitek.unibraw.ac.id || himamitek.brawijaya.ac.id
************************************************************************************
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/mitek/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/mitek/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/