Source:dicky_cokro<http://ca.f570.mail.yahoo.com/ym/[EMAIL PROTECTED]>
Modus Baru NII KW9!!
Semakin terdesak, maka semakin banyak akalnya. Mungkin idiom itu cocok
dengan kondisi yang sedang terjadi dikalangan mas'ul dan jamaah teritorial
NII KW9. Tiga hari yang lalu, saya mendapat sms dari beberapa teman. Mereka
mengadu bahwa ada jaringan yang sama sedang mengolah suatu modus untuk
membuat daftar perekrutan lewat respon sms. Bunyinya seperti ini, "tlg di
frwrd, dicari gol darah AB Rh- u/ mbantu Dian Ekonomi 06 UNPAD, kanker otak
stadium 4. jika ada tlg hub Ketut 081804167497. fwd please..kritis..tlg
frwrd ke semua"

Awalnya saya anggap sms biasa sebelum ada lima sms yang sama namun dengan
nama asal (DIAN) dari kampus yang berbeda. Di sms lain, Dian adalah anak UPN
Ekonomi 06, Binus dan FE UI. usut punya usut, ternyata Ketut itu adalah
kader NII KW9. Menurut kawan-kawan dari UI, modus ini digunakan untuk
merekrut orang-orang yang merespon ke nomor ketut yang bertindak sebagai CP
dalam sms tersebut. Luar biasa bukanÂ… Bayangkan kalau determinasi seperti
ini digunakan benar-benar untuk berjihad di jalan Allah.

Selain modus diatas, gaya baru yang digunakan untuk perekrutan anggota baru
dari kalangan SMU maupun mahasiswa baru adalah dengan menyebar questioner
dan meminta biodata peserta questioner yang kemudian menjadi bahan utama
perekrutan. hanya menunggu hari, para peserta questioner akan dihubungi
untuk diikutsertakan dalam survei lanjutan yang akan berkembang menjadi
perekrutan. Modus ini sedang berjalan di beberapa kampus di Jakarta,
terutama untuk mahasiswa baru. Jaringan yang menggunakan modus ini juga
menggunaka buku tahunan SMU-nya untuk mempermudah pergerakannya.

Menanggapi respon Mas Aji tentang Al Qur'an suci yang sempat heboh di
Bandung beberapa waktu lalu, Saya hanya bisa menyatakan satu hal, mereka
dari jaringan yang sama dengan NII KW9. Al Qur'an suci merupakan nama
gerakan yang diangkat media, namun secara eksplisit belum ada nama yang
muncul dari semua data yang ditemukan dirumah beberapa korban. Dari data
yang saya lihat di detik, tidak ada keraguan dalam diri saya bahwa mereka
KW9. namun, memang, jaringan yang berkembang bisa dari NII KW9 dari wilayah
7 (Jabar Selatan) atau Thaifah dari Jakarta yang banyak merekrut mahasiswa
Bandung. Perlu diketahui bahwa Teritorial yang merekrut menjadi jamaah hanya
enam wilayah, yaitu wilayah 1 (Jabar Utara), wilayah 2 (Jawa tengah),
wilayah 3 (Jawa Timur), wilayah 7 (Jawa barat Selatan), wilayah 9 (Jakarta
Raya) dan wilayah 18 (Malaysia). Selebihnya, kalau ada, hanya thaifah yang
berbaiatnya di Jakarta atau di sekitar Ma'had Al Zaytun. Hampir semua
Koordinator wilayah yang berasal dari masul Daerah dan Distrik yang
ditempatkan di 28 propinsi hanya merekrut calon santri dan menggalang
kekuatan simpatisan lewat dewan wali santri. Mereka tidak boleh merekrut
orang menjadi NII.

Setiap wilayah yang bergerak (terutama yang enam) memiliki modus yang
berbeda. Termasuk yang kini muncul dengan nama Al Quran suci. Gerakan ini
sebenarnya sudah masuk Jakarta. Bahkan, sudah pernah ditangkap di
Universitas Indonesia pada Bulan April olrh keamanan kampus. Dari empat
orang yang ditangkap, semuanya adalah mahasiswi UNPAD yang seang merekrut
mashsiswi UI. Data yang ada di deti dengan data yang saya temukan di
lapangan, sama persis. Justru jaringan ini lebih rapi dan termanage secara
tertulis. Dan, nuansa Multi Level Marketing sangat kental sekali. Dalam
data-data itu juga muncul nama tsani atau nama kiri, syahid hijrah (tetapi
bukan Isa Ilyas atau Malik Ridwan yang digubakan di Jakarta), daftar
setoran, tilawah dll. Pendeknya, mereka dari kelompok yang sama dengan NII
KW9.

Terakhir, tentang modus, terutama menjelang Idul Adha, mereka akan membuat
proposal untuk menampung uang qurban. Dari uraiannya, memang ada harga-harga
kambing yang menjadi pilihan bagi orang yang akan berkurban. Namun, ada
alokasi lain yang digunakan "seakan-akan" untuk memberikan bea siswa bagi
siswa berprestasi. Tahun lalu mereka menggunakan nama Ikatan Sarjana
Muslimin Indonesia, sekertariatnya konon di daerah Depok, tapi semua pake hp
jadi sulit dilacak. Target untuk modus ini biasanya orang tua yang anaknya
aktif di NII KW9.

Perkembangan Terakhir NII KW9 dan Ma'had Al Zaytun
If you can't beat them, join them. Itu sepenggal peribahasa dari Barat, yang
kini sedang menjadi ancang-ancang NII KW9 dan Ma'had Al Zaytun. Begitu
banyak serangan dari mantan teman-temannya sendiri (bukan musuhnya ya, baca:
Republik Indonesia)lama-lama bikin gerah Panji Gumilang juga. Perjalanan NII
KW9 sejak reformasi di negara ini mengarah ke satu titik yang jelas,
kompromistis.

Dalam doktrinnya, memang sedang berjuang dan diluar kelompoknya adalah
kafir. Bahkan menggunakan hujjah, Nahnu Qaumu Yuharibu bi ma'unatil Musrikin
(maaf kalau ada yang salah kata). artinya, kami adalah orang yang berjuang
tanpa meminta bantuan dari orang-orang musyrik, dalam hal ini orang RI.
Namun, apa lacur, hujjah itu hanya untaian kata tanpa isi.

Tahun 1999, masul fungsional yang menetap di Al Zaytun dikomando untuk nusuk
GOLKAR. Tahun 2004, mas'ul fungsional diperintah imamnya untuk nusuk Partai
Karya Peduli Bangsa (PKPB) yang dipimpin R. Hartono dan Tutut. Tak lama
berselang, setelah negosiasi kompensasi uang=suara dengan Wiranto, masul
fungsional dan teritorial dikerahkan ke Al Zaytun untuk nusuk calon pasangan
presiden Wiranto-salahudin wahid. Bayangkan 13.000 suara bulat untuk
pasangan tersebut. Tentang penusukannya sendiri, anda pasti sudah tau
kelanjutannya tentang ramainya kasus penggelembungan suara ini dibicarakan.
lebih menyedihkan lagi, santri-santri Zaytun juga di paksa nusuk.

Kini, Al Zaytun dibawah naungan Partai Hati Nurani Rakyat
(HANURA)<http://www.hanura.com/>pimpinan Wiranto untuk membantu
memenangkan calonnya ke kursi kepresidenan.
Taukah umat NII KW9? Barangkali. Tapi beranikah mereka kritis menanggapi
ini? Tidak akan. Apa pasal? Mereka digambarkan bahwa Wiranto sudah menjadi
bagian dari mereka dan merupakan pintu untuk mencapai futuh. karena harus
taat dengan ulil amri, ya percaya saja. Sampai sini anda sudah bisa menebak
kan siapa menggalang siapa.

Sah-sah saja memang di negara yang tidak jelas ini melakukan itu semua,
apalagi azas demokrasi ukurannya. Tapi, apakah begitu mudahnya aqidah
digadaikan atas nama perjuangan, walaupun meminta bantuan kepada orang
musyrik?. Entahlah. Tapi itu yang diyakini sekarang.

Politik pencitraan yang dilancarkan Panji Gumilang telah lama dilakukan.
Panji mampu membayar dan menginstruksikan semua jamaah untuk membeli oplah
beberapa media cetak yang menjadi corongnya. Salah satu diantaranya majalah
Garda. Bayangkan, untuk artikel biasa saja, Panji menjamin pembelian
2.000eksemplar diluar uang yang dibayar dimuka. Berhasilkah? Ya. tapi
dilakalangan mereka sendiri untuk menaikan semangat umat. Diluar, citranya
masih belum membaik. Buktinya, ketika dia membayar sebuah Koran untuk memuat
dirinya sebagai calon DPRD di Jawa barat, ramai-ramai orang menjegalnya.

Dari kaum muslimin, ada beberapa langkah yang membuat Panji berbelok meminta
dukungan dari kaum sepilis (sekuler, pluralis dan liberalis). Tahun 2002,
FUUI membuat fatwa sesat tentang ajaran NII KW9, tahun 2003 MUI mengeluarkan
penelitian yang menghasilkan hal yang sama dengan FUUI, tahun 2004 Litbang
Depag memperuncing penelitian MUI. Hasilnya, NII KW9 sesat menyesatkan dan
jelas hubungannya dengan Ma'had Al Zaytun Untuk penelitian Depag sudah ada
buku yang diterbitkan tentang perkara ini.

Melihat perkembangan tersebut, Panji yang tahun 2003 diangkat menjadi ketua
Alumni IAIN Syarif Hidayatullah merapat terus ke tokoh-tokoh ynag
menempatkan dirinya menjadi tokoh islam moderat, seperti Nurcholis madjid
dan Azyumardi Azra. Untuk membuktikan bahwa Zaytun tidak radikal dan bukan
NII, Panji membangun gedung kalimatun sawa (kalimat yang sama) yang
menampung santri dari Kristen, katolik, Budha, Hindu dll. Tambah runyam
jadinya. Umat Kristen dijadikan teman, umat islam dikafirkan. Contoh yang
gres, ketika pendeta katolik datang ke Zaytun disambut dengan shalawat
badar. Sedangkan umat Islam yang datang, tidak akan ditemui Panji kecuali
membawa uang sumbangan minimal 100 juta.

Memang, hal-hal yang tersebut diatas merupakan kebohongan bila dilihat dari
dalam NII KW9. Bila dilihat dari luar, betapa nistanya perjuangan yang
sedang dijalankan.

---


[Non-text portions of this message have been removed]



================> HAPUS IKLAN DIATAS DAN FOOTER INI JIKA ME-REPLY 
<================
Posting   : [email protected]
Archive   : http://www.mail-archive.com/[email protected]/
                www.mitek.unibraw.ac.id || himamitek.brawijaya.ac.id
************************************************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mitek/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mitek/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke