----- Forwarded Message ----
From: Anto Tiger
Sent: Wednesday, February 13, 2008 9:45:10 AM

FYI.

Simulasi Curanmor Cuma 34 Detik!
Minggu lalu, MOTOR Plus menurunkan tulisan motor favorit yang jadi incaran
maling. Di situ dijelaskan pencoleng bedebah itu, menurut Kasat V Ranmor
Ditreskrim Polda Metro Jaya AKBP Nico Afinta, cuma
butuh kurang 1 menit untuk menggondol motor jarahannya. "Lewat dari waktu
itu, maling meninggalkan motor," ungkap AKBP Nico.

MOTOR Plus coba mensimulasikan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini.
Dengan bantuan beberapa 'teman' juga ahli kunci dan tersangka yang berada di
Polres Jakarta Barat. Berikut hasilnya.

TANPA PENGAMAN 34 DETIK

Menurut MS (41 th) pemain yang sudah malang melintang di dunia curanmor
selama 14 tahun ini, ia membutuhkan waktu kurang dari 1 menit untuk merusak
kunci kontak motor bebek lama.

Lebih lanjut dijelaskan. Model lama ini memiliki ciri, rumah kunci tidak
terlalu dalam melindungi anak kunci. Dengan kunci letter 'T' model pendek
dengan ujung tipis, sekali tekan dan putar dengan sedikit tenaga maka, anak
kunci akan rusak. Dan motor langsung on.

MOTOR Plus sempat melihat peragaannya hanya butuh waktu kurang 1 menit.
Tepatnya, 43 detik. Hal sama juga dilakukan oleh seorang ahli kunci di
bilangan Kebayoran Lama. Dengan kunci letter 'T' bikinan
MOTOR Plus, motor sudah bisa digondol dalam waktu kurang dari 2 menit. Si
ahli kunci ini bukan pemain, tapi bisa melakukan karena tiap hari mengerti
struktur anak kunci.

GEMBOK LEBIH DARI 5 MENIT

Simulasi berikutnya, dengan gembok rumah. Untuk gembok kualitas bagus
seharga di atas Rp 20 ribu, maling terbukti tidak bisa membongkar gembok.
"Bisa saja dibuka. Tapi dengan alat bantu. Dan itu berisiko," jelas ahli
kunci tadi.

Merusak dengan alat bantu memang berisiko tinggi. Apalagi, menurut AKBP Nico
Afinta, modus operandi maling motor berbeda dengan mobil. "Lokasi favorit di
parkiran dan siang hari. Jadi tambahan pengaman ini
membuat maling berpikir beberapa kali," jelasnya lagi.

Begitu juga dengan pengaman roda di suspensi depan. "Proses eksekusi dengan
alat tambahan jelas makan waktu. Saya selalu menghindarinya," jelas
tersangka yang berasal dari sebuah desa di Serang, Banten.

RB yang mengaku bukan pemain tapi kenal dekat dan tahu persis modus operandi
curanmor ikut kasih tambahan. "Lewat pengamatan lama, maling tahu mana motor
yang pakai alarm dan tidak. Bahkan mereka punya feeling kuat di soal ini,"
bukanya.

Jadinya, mereka akan memprioritaskan motor yang tanpa pengaman. "Yang tanpa
pengaman masih banyak kenapa harus mengincar yang pakai?" katanya dengan
nada tinggi.

MOTOR BARU TIDAK DISUKAI

Dibanding motor lama, motor bebek baru dan motor Sport lebih sulit untuk di
'T'. Honda Supra X 125, Suzuki New Smash, New Shogun, Honda Mega Pro baru.
Memiliki karakteristik anak kunci yang agak sulit
dirusak.

Seperti Honda Supra X 125 dan New Shogun sudah memiliki penutup anak kunci.
Honda menyebutnya key shutter. Sedangkan Mega Pro baru, posisi anak kunci
jauh ke dalam. Ini yang bikin sulit.

Menurut Kapolsek Ciledug, AKP Agus Widartono, maling profesional memiliki 9
model kunci 'T'. "Mereka melakukan simulasi lebih dahulu sebelum
mengeksekusi. Jadi, saat 'bekerja' target sudah jelas dan lokasi sudah
ditentukan," jelas polisi yang pernah menjabat Kanit Ranmor Polres Jakarta
Barat ini.

Encuy Samsudin ahli kunci sejak 1979 asal Bandung menambahkan. "Kelemahan
sistem kunci motor terutama motor bebek standar pada umumnya mempunyai
bentuk yang terlalu pendek dan mudah dijebol karena bahan getas. Dulu dari
baja atau kuningan, sekarang banyak dibuat
dari cor-coran," jelasnya.

Menurutnya lagi, kunci teraman yang menggunakan sistem pelor seperti
kebanyakan motor Eropa. "Saya kerap kesulitan kalau memperbaiki kunci model
begini. Selain secara konstruksi yang lebih rumit sehingga agak sulit buat
dibongkar. Sistem ini dinilai efektif untuk menghindari aksi curanmor yang
menggunakan kunci T. Nggak mudah dijebol," ujar pria praktik di seberang
komplek Metro Soekarno-Hatta Bandung ini.

MULAI OBSERVASI SAMPAI EKSEKUSI

Kalau dihitung total, sebenarnya untuk 'memetik'sebuah motor bisa mencapai
lebih 30 menit. "Ini karena si maling harus melakukan langkah
terlebih dahulu sebelum eksekusi," jelas AKBP Nico Afinta, Kasat V Ranmor
Ditreskrim Polda Metro Jaya.

Proses observasi ini bertujuan untuk melakukan pengamatan situasi. Termasuk
jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Misalnya, ketahuan sebelum motor
bisa digondol. "Biasanya butuh waktu sekitar 30 menit. Pelakunya juga tidak
sendiri. Satu pengawas dengan motor lainnya. Yang satunya pemetik,"
jelasnya.

RB menambahkan. "Maling sebenarnya bukan mengincar motor tapi mengincar zona
alias daerah. Yang jadi target utama adalah daerah yang aman lewat proses
'ngegambar' alias melihat situasi."

Katanya, mereka tak mengincar korban yang rutin ada di situ tetapi
kebalikannya. "Motor yang biasanya nggak ada di situ kok ada? Berarti faktor
kelengahan besar dan itulah target utama," jelasnya.

Buatnya maling yang tiba-tiba lihat motor langsung mau ngembat adalah maling
putus asa, modal nekad dan tidak professional. "Yang sejati nggak bekerja
seperti itu," jelasnya lagi.

SEKILAS SOAL MALING

* Kunci T diistilahkan Astag, jadi hirarki tertinggi para curanmor. Artinya
yang pakai astag adalah curamor paling professional. Konon, benda ini mirip
istri kedua si maling, sangat pribadi.
* Mereka punya bahasa khas. Misal di daerah Jawa Barat, terdapat istilah
aneh. Misal motor (utar monong), polisi (silop), mobil (ubal moning), maling
(ulang maning)
* Bintang sama tahun (misalnya dihukum 3 tahun, ia akan bilang dapat 3
bintang)
* Target utama bukan motor mahal atau motor yang lagi laris di penjualan.
Melainkan motor yang bisa dipakai ngojek di daerah terpencil.



-- 
.: Bram Andrian :.


[Non-text portions of this message have been removed]



================> HAPUS IKLAN DIATAS DAN FOOTER INI JIKA ME-REPLY 
<================
Posting   : [email protected]
Archive   : http://www.mail-archive.com/[email protected]/
                www.mitek.unibraw.ac.id || himamitek.brawijaya.ac.id
************************************************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mitek/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mitek/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke