"Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan /*berharap*/ engkau akan berbicara kepada KU, walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau bersyukur kepada-KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin....."
kata berharap adalah suatu kata seolah-olah Allah berharap kepada kita. Padahal Allah maha Besar, tidak perlu berharap kepada siapapun apalagi berharap kepada kita sbg hambaNya. Dari bait di atas terkesan allah merengek-rengek kepada hambaNya supaya hambaNya bersyukur kepadaNya Padahal allah tidak butuh semua itu, tapi kitalah yang butuh akan syukur kepada Allah. " AKU kembali /*menanti*/ saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapa-KU, tetapi engkau terlalu sibuk......" Bait di atas kembali lagi seolah-olah Allah yang sangat membutuhkan kita......Sejatinya kitalah yang sangat membutuhkan Allah. " Percayalah AKU selalu mengasihimu. .... dan AKU tetap /*berharap*/ suatu saat engkau akan menyapa-KU..... memohon perlindungan-KU.....bersujud menghadap-KU......Yang selalu menyertaimu setiap saat........" Kembali lagi, bait di atas menyuguhkan ungkapan keberharapan Allah kepada hambaNya. Oleh karena itu hati-hatilah dalam mengirim suatu kalimat atau kata atau lain2 terlebih ini jika dihubungkan dengan ilmu Tauhid. Karena, jika ditinjau bait per bait ternyata hampir keseluruhan bait menggambarkan pengerdilan dari sifat2 Allah yang serba MAHA. Maha Besar, Maha Tinggi, Maha Kaya, dst. benar apa yang dikatakan Irfani dan Buchori..... Wallahu a'lamu bishowab. trisnawati faronika wrote: > > Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi > bekerja....... > > > > Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama lima belas menit > tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU Melihat engkau menggerakkan > kakimu. AKU berfikir engkau akan berbicara kepada-KU tetapi engkau > berlari ke telephone dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan > kabar terbaru. > > AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar > sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu > sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU. > > Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling, mungkin engkau > merasa malu untuk berbicara kepada-KU, itulah sebabnya mengapa engkau > tidak menundukkan kepalamu. Engkau memandang tiga atau empat meja > sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKU > dengan lembut sebelum menyantap rizki yang AKU berikan, tetapi engkau > tidak melakukannya....... > > Masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara > kepadaKU, meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya seakan-akan > banyak hal yang harus kau kerjakan. > > Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau menghabiskan > banyak waktu setiap hari didepannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya > menikmati acara yg ditampilkan. Kembali AKU menanti dengan sabar saat > engkau menontonTV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak > berbicara kepadaKU.......... > > Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan > selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ke tempat tidur dan > tertidur tanpa sepatahpun nama-KU, kau sebut...... Engkau menyadari > bahwa AKU selalu hadir untukmu. > > AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. AKU bahkan ingin > mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain. AKU sangat > menyayangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata, do'a, pikiran > atau syukur dari hatimu. > > Keesokan harinya...... engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti > dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberi sedikit waktu untuk > menyapa-KU........ > > Tapi yang KU tunggu........ tak kunjung tiba...... tak juga kau > menyapaKU. > > Subuh........ Dzuhur....... Ashyar.......... Magrib......... Isya dan > Subuh kembali, kau masih mengacuhkan AKU..... tak ada sepatah kata, tak > ada seucap do'a, dan tak ada rasa, tak ada harapan dan keinginan untuk > bersujud kepada-KU.......... > > Apa salah-KU padamu...... wahai Ummat-KU??? Rizki yang KU limpahkan, > kesehatan yang KU-berikan, harta yang KU-relakan,makanan yang > KU-hidangkan, anak-anak yang KU-rahmatkan, apakah hal itu tidak > membuatmu ingat kepada-KU............!!!!!!! > > Percayalah AKU selalu mengasihimu..... dan AKU tetap berharap suatu > saat engkau akan menyapa-KU..... memohon perlindungan-KU.....bersujud > menghadap-KU......Yang selalu menyertaimu setiap saat........ > > Note: apakah kita memiliki cukup waktu untuk mengirimkan surat ini > kepada orang - orang yang kita sayangi??? Untuk mengingatkan mereka > bahwa segala apapun yang kita terima hingga saat ini, datangnya hanya > dari ALLAH SWT...... semata. > > http://abiridha.multiply.com <http://abiridha.multiply.com> > > [Non-text portions of this message have been removed] > > __________________________________________________ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail.yahoo.com ------------------------------------ ================> HAPUS IKLAN DIATAS DAN FOOTER INI JIKA ME-REPLY <================ Posting : [email protected] Archive : http://www.mail-archive.com/[email protected]/ www.mitek.unibraw.ac.id || himamitek.brawijaya.ac.id ************************************************************************************Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/mitek/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/mitek/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
