MODUS BARU DAN JARINGAN MAYA NII

Semakin ditekan, semakin banyak cara ditemukan mencari jalan keluar.
Sejeli apapun masyarakat terhadap gerakan NII tak membuat mereka
berhenti. Bahkan, semua langkah antisipasi akan dilakukan untuk
mengelabui siapapun yang akan membongkar jaringannya.

Selama enam tahun belakangan, sejak tahun 2002 hingga sekarang, saya
banyak menerima laporan dari masyarakat, terutama dari orang tua yang
anaknya terindikasi atau sudah terjerumus kedalam NII. Jaringan NII
Jakarta Selatan selalu menjadi mata rantai yang tak pernah putus
karena kasus-kasus kriminal yang bermunculan dari sana. Dari model
pencurian, penipuan dengan modul menghilangkan laptop teman,
kehilangan telepon genggam hingga merusak alat-alat praktek di kampus
terus berjalan hingga kini. Termasuk didalamnya pemalsuan surat-surat
yang meminta dana kepada orang tua lengkap dengan kop surat serta
tanda tangan pihak berwenang kampus. Begitu berhasilnya modus ini,
secara serentak menjadi modus utama yang gampang dikenali. Bayangkan,
saya menangani 80 mahasiswa dalam waktu empat bulan dan semua orang
tuanya harus mengganti laptop yang dihilangkan anaknya. Angkanya juga
fantastis, berkisar dari 3 hingga 30 juta rupiah. Bukan angka yang kecil.

Seiring waktu, modus yang sudah banyak dikenali ini bergeser kearah
lain. Alasan yang kini muncul adalah multi level marketing. Kebanggaan
orang tua adalah ketika melihat anaknya sudah mampu berdiri dengan
kakinya sendiri, cara inilah yang kemudian menjadi kemenangan secara
psikologis sehingga menganulir kecurigaan orang tuanya. Kasus-kasus
terakhir yang saya tangani, hampir semua menjadi angota MLM. Ada
beberapa nama yang disebutkan. Tapi yang paling sering adalah air
oxygen dan susu sehat. Setelah melakukan investigasi panjang, ternyata
jaringan ini terbentuk dari unit usaha NII di sebuah koperasi di
bilangan Jl. Podok Betung ruko 14B, Bintaro, Koperasi Kerta Jaya
Sejahtera. Banyak produk yang menjadi unggulan koperasi ini. Jamaah
NII menjadi konsumen serta produsen yang menjadikannya aman dengan
alasan tersebut menghabiskan waktunya diluar rumah tanpa orang tua curiga.

Cara lain yang menghasilkan dana cepat dan menjadi jaringan
terselubung NII, terutama Jakarta Selatan yang notabene kaum muda,
adalah sebuah motivational training yang dinamakan NAC (Neuro
Associative Conditioning) dan dipimpin oleh Arief Adinoto. Training
motivasi ini juga menjadi modus pencarian dana jamaah kepada orang
tuanya, minimal 1 juta per sesi akan menguap begitu saja. Jaringan ini
bukan hanya isapan jempol belaka. NAC memiliki blogspot yang
menjelaskan tentang kinerja mereka selama ini serta nomor kontak yang
bias dihubungi. Masalahnya adalah semua pengurusnya NII, jadi akan
mempermudah pengelabuan bila ada orang tua yang mulai curiga dengan
mereka.

Dua modus tersebut berjalan luas dikalangan NII Jakarta Selatan dan
menuai banyak hasil. Banyak orang tua yang tidak sadar dengan langkah
anaknya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.
Sebagai tambahan, bila anda ingin mengetahui jaringan ini, silahkan
anda login di facebook dan lihat jaringan NAC seta Arief Adinoto,
nanti anda akan melihat jaringan NII yang luas dikalangan pemuda. Ciri
lain yang semakin menetapkan mereka NII adalah selalu adanya nama
Miftah Jafar Subhani, Dani Kadarisman dan Imam Prawoto dalam list
pertemanan mereka. Kenapa? Karena Imam Prawoto itu caleg NII yang
wajib didukung. Dan dukungannya selama ini ditunjukkan dengan membuka
jaringan lewat facebook dan imamprawoto.com. Tipikal jamaah NII akan
selalu taat kepada pimpinan dan pemujaan berlebih kepada figuritas.
Jadi, menjalin hubungan dengan para pimpinan NII akan menjadi
kebanggaan besar bagi setiap jamaah.

Team Nii Crisis Center

profile arief adinoto di friendster : 
http://profiles.friendster.com/9384324

Kirim email ke