hu uh...ga bim salabim gitu n semua butuh proses...yang penting berani aja 
memegang kebenaran...hehehehehe..... kalo emang polisinya salah ya dilawan aja, 
n ga mungkin kita sampe dipenjarakan yang penting benar......okey prend.....


--- Pada Sel, 4/8/09, novita ernawati <[email protected]> menulis:

Dari: novita ernawati <[email protected]>
Judul: Bls: [ MiteK-L ] tilang
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 4 Agustus, 2009, 1:06 AM






 




    
                  nice info dan berguna banget..

mmg memberantas korupsi tdk semudah membalikkan telapak tangan, barusan minggu 
kemaren saya dan suami kena tilang, di sebuah jalan di surabaya, krn salah 
jalur (masuk jalur MPU, roda 2), dan langsung 2 mobil yg kena, saya dan 
dibelakang saya..

salut buat sopir taxi di cerita dimaksud.. dia berani bgt dan kritis.. saya dan 
suami juga (krn tdk tau) dan tidak mau repot, akhirnya "damai" aja..

wah.. baca cerita ini jadi malu juga.. ternyata.. saya masih blm bisa 
memberantas korupsi meskipun mulai dari yg kecil macam gini .. 



--- Pada Sen, 3/8/09, wied dkw <wied_dkw2001@ yahoo.com> menulis:



Dari: wied dkw <wied_dkw2001@ yahoo.com>

Judul: [ MiteK-L ] tilang

Kepada: mi...@yahoogroups. com

Tanggal: Senin, 3 Agustus, 2009, 2:53 PM



 



semoga bermanfaat



Tilang...Tilang. ..



**Info seru FYI...***. *



Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja



kebutuhan, saya sekeluarga pulang dengan menggunakan



taksi. Ada adegan yang menarik ketika saya menumpang taksi



tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang oleh



polisi. Sempat teringat oleh saya dialog antara polisi dan



sopir taksi.



**Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK ?



**Sopir (Sop) : Baik Pak ..



**P : Mas tau kesalahannya apa ?



**Sop : Gak Pak.



**P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor 
taksi yang memang gak standar) sambil langsung mengeluarkan jurus sakti 
mengambil buku tilang, lalu menulis dengan sigap.



**Sop : Pak jangan ditilang deh. Wong plat aslinya udah gak tau ilang kemana. 
Kalo ada pasti saya pasang..



**P : Sudah saya tilang saja. Kamu tau gak banyak mobil curian sekarang ? 
(dengan nada keras !!)



**Sop : (Dengan nada keras juga) Kok gitu ! Taksi saya kan ada STNKnya Pak. 
Iini kan bukan mobil curian !



**P : Kamu itu kalo dibilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas). Kamu 
terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH).



**Sop : Maaf, Pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya. Saya mau yang warna 
BIRU aja.



**P : Hey ! (dengan nada tinggi), kamu tahu gak sudah 10 hari ini form biru itu 
gak berlaku !



**Sop : Sejak kapan Pak form BIRU surat tilang gak berlaku ?



**P : Ini kan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU. Dulu 
kamu bisa minta form BIRU, tapi sekarang ini kamu gak bisa. Kalo kamu gak mau, 
ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan ngotot)



**Sop : Baik Pak, kita ke komandan Bapak aja sekalian (dengan nada nantangin 
tuh polisi)



Dalam hati saya, berani betul sopir taksi ini..



**P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas ?



**Sop : Siapa yang melawan ? Saya kan cuman minta form BIRU. Bapak kan yang gak 
mau ngasih



**P : Kamu jangan macam-macam yah. Saya bisa kenakan pasal melawan petugas !



**Sop : Saya gak melawan ? Kenapa Bapak bilang form BIRU udah gak berlaku ? 
Gini aja Pak, saya foto bapak aja deh. Kan bapak yang bilang form BIRU gak 
berlaku (sambil ngambil HP)



Wah ... wah .... hebat betul nih sopir ! Berani, cerdas dan trendy. Terbukti 
dia mengeluarkan HPnya yang ada kamera.



**P : Hey ! Kamu bukan wartawan kan ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin 
(sambil berlalu). Kemudian si sopir taksi itu pun mengejar polisi itu dan sudah 
siap melepaskan shoot pertama (tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi 
lagi)



**P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu.



**Sop : Si Bapak itu yang bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk 
polisi yang menilangnya)



Lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi. Ada pembicaraan 
singkat terjadi antara polisi yang menghalau si sopir dan polisi yang menilang. 
Akhirnya polisi yang menghalau tadi menghampiri si sopir taksi.



**P 2 : Mas, mana surat tilang yang merahnya? (sambil meminta)



**Sop : Gak sama saya Pak. Masih sama temen Bapak tuh (polisi ke 2 memanggil 
polisi yang menilang)



**P : Sini, tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal)



Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil 
berkata : Nih kamu bayar sekarang ke BRI ! Lalu kamu ambil lagi SIM kamu 
disini. Saya tunggu.



**S : (Yes !!) OK Pak ! Gitu dong, kalo gini dari tadi kan enak.



Kemudian si sopir taksi segera menjalankan kembali taksinya sambil berkata pada 
saya, : Pak, maaf kita ke ATM sebentar ya . Mau transfer uang tilang . Saya 
berkata :



"Ya, silakan."



Sopir taksi pun langsung ke ATM sambil berkata, "Hatiku senang banget Pak, 
walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran berharga ke polisi itu. Untung saya 
paham



macam-macam surat tilang.



Tambahnya, : "Pak kalo ditilang kita berhak minta form biru, gak perlu nunggu 2 
minggu untuk sidang. Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAI ! Mending bayar 
mahal ke negara sekalian daripada buat oknum.



Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke Anda sebagai 
berikut :



**SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan dan mau membela 
diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat. Itu pun di pengadilan 
nanti masih banyak calo, antrian panjang dan oknum pengadilan yang melakukan 
pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilai tilang. Kalau kita tidak 
mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat.. Disini pun 
banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa 
pembengkakan nilai tilang...



**SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda. 
Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah 
norek Bank BUMN).



Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk ditukar



dengan SIM/STNK kita di Kapolsek terdekat di mana kita



ditilang.



*You know what ? Denda yang tercantum dalam KUHP



*Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu ! Dan dananya RESMI MASUK KE KAS 
NEGARA.



*Forward email ini, beritahukan teman, saudara & keluarga Anda.  



*Berantas korupsi dari sekarang ! * 



         



        



        



        



        



        



Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke 
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! 



http://downloads. yahoo.com/ id/internetexplo rer



[Non-text portions of this message have been removed]



        

         

        

        



        



        

        



Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, 
Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger .yahoo.com/ invite/



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      &quot;Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com&quot;

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke